Sesungguhnya semua agama pada awalnya hanyalah filsafat hidup yang mengajarkan manusia memahami fenomena alam sebagai proses hukum keseimbangan alam semesta berupa etika / moral / ilmu bermasyarakat sehingga menjadikan manusia dapat hidup dengan Damai, aman, Tenteram.... selamat di dunia & aherat.
Contoh : Tao & Kong Hu Cu karena menggunakan bahasa universal (lambang) menjadikan Filsafat hidup yang sesungguhnya pedoman bermasyarakat yang dapat dijelaskan secara masuk akal tetap apat dipahami sebagai filsafat hidup saja.
Tetapi filsafat hidup yang tidak menggunakan bahasa universal (lambang) sejalan dengan perkembangan teknologi & ilmu pengetahuan serta kebudayaan menjadikan banyak kata2 berubah artinya dan menjadikan pemahaman filsafat hidup yang tadinya masuk akal menjadi tidak lagi masuk akal / logis.
Untuk menjaga kelestariaanya pemahaman filsafat hidup yang menjadi semakin tidak masuk akal perkembangannya menjadi lebih mengutamakan Rituil-rituil / Sembahyang / Meditasi / Dogma dan disaat itulah mereka yang percaya pada "Rituil-rituil / Sembahyang / Meditasi / Dogma" tersebut menyebutnya "Agama" dan semakin terpecah menjadi "Sekte2 Agama" yang mereka anggap paling benar.
Walaupun Rituil-rituil, Sembahyang / Meditasi / Dogma tersebut belum tentu masih sesuai dengan situasi kondisi dizaman sekarang ini.

[EMAIL PROTECTED]> wrote:

bila kita pobi dengan sesutau yng berasal dari luar, sebaiknya kita
tidak perlu mengutif dan meyakini pemikiran siapa pun, termasuk Tao,
Budhisme, Islam, Kriten, Yahudi, Hindu dlsb......

Dan tidak perlu pula kita mencari pencerahan dan penerangan... karena
penerangan dan pencerahan model apa pun dimaksudkan untuk supaya kita
mampu menapaki dunia di luar diri kita........... kalau hanya untuk
menapaki diri sendiri, tak perlulah kita dengan penerangan, pencerahan
dan sejenisnya.......






--- In [email protected], "Methos" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> ----- Original Message -----
> From: "kare Yo" <[EMAIL PROTECTED]>
> > Wahyu / penerangan sempurna diturunkan sesuai dengan tingkat
penguasaan
> > ilmu pengetahuan & teknologi serta kebudayaan disaat itu.
>
> M :
> apa wahyu = penerangan sempurna?
> wahyu kayaknya lebih berasal dari eksternal, kalo penerangan
sempurna lebih
> berasal dari internal.
>
> > Karena kebudayaan cina menggunakan bahasa universal / lambang,
maka bisa
> > saja untuk itu banyak kata-kata baru dipergunakan. Seperti
perkembangan
> > bahasa dari kelompok manapun juga evolusi kata2 yang dipergunakan
zaman
> > itu sekarang diwakili oleh banyak kata.
> > Karena itu Tao bisa ditulis dalam bahasa filsafat, begitu pula The
Art of
> > War dari Sun Tzu dan Budi Pekerti dari Kong Hu Cu tidak banyak
berubah
> > artinya dan mudah dipahami hingga sekarang ini.
> > Dalam Buddha menggunakan bahasa pali berupa syair-syair. Evolusi
> > kebudayaan dan bahasa menjadikan pemahaman inti sari ajarannya sulit
> > dipahami originalnya.
> > Dalam Kristen banyak berupa kisah petualangan. Kebenaran kisah
petualangan
> > banyak buku yang memberikan komentar.
> > Dalam Islam lebih ke pedoman hidup sehari-hari, seperti agama-agama
> > lainnya evolusi kebudayaan dan bahasa menjadikan pemahaman inti sari
> > ajarannya sulit dipahami originalnya. Contoh : Ada ayat yang dapat
> > ditafsir sebagai penjelasan adanya reinkarnasi, tetapi kebanyakan
mereka
> > menafsirkan lain.
>
> M :
> kalo gue bilang, Tao itu ndak banyak berubah dan cenderung "mudah"
dipahami,
> karena isinya lebih mendasar.
>








Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click.

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************




SPONSORED LINKS
Philosophy beauty product Philosophy Philosophy beauty
Philosophy of Philosophy amazing grace Philosophy hope in a jar


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke