bung M yang terhormat,
tujuan saya mengajukan contoh-contoh konstanta adalah bahwa sains pada tingkatan tertentu memang membuka peluang bagi adanya 'sesuatu yang tidak terjelaskan'... dengan kata lain, ada semacam bentuk 'indoktrinasi' dalam dunia sains sendiri bahwa ternyata kemampuan manusia untuk menjelaskan realita yang melingkupi mereka sangatlah terbatas... kita 'dituntut' untuk menerima hasil konstanta yang telah dihasilkan oleh bapak2 ilmuwan yang dahsyat tersebut... apakah mungkin konstanta2 tersebut salah? mungkin sekali, toh...?
lebih dalam lagi, saya hanya ingin mengingatkan bahwa manusia - melalui sains - 'terpaksa' melakukan penyederhanaan-penyederhanaan atas realita agar mudah dipahami... dan, sebagaimana dikemukakan oleh fritjof capra, penjelasan realita yang didapat atas penyederhanaan bukanlah gambaran mengenai realita itu sendiri... dan agama berusaha untuk memberikan penjelasan pada sisi lain tersebut...
apakah artinya agama menjadi lebih penting daripada sains? jelas tidak... bagi saya, keduanya saling mengisi dan tidak saling menegasikan... dengan kata lain, bagi saya, baik agama maupun sains sama2 membuka peluang adanya eksperimen / pembuktian atas segala asumsi yang mendasarinya, walaupun ternyata keduanya pada tingkat tertentu sama2 mengakui adanya keterbatasan manusia...
salam hormat,
Methos <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
tujuan saya mengajukan contoh-contoh konstanta adalah bahwa sains pada tingkatan tertentu memang membuka peluang bagi adanya 'sesuatu yang tidak terjelaskan'... dengan kata lain, ada semacam bentuk 'indoktrinasi' dalam dunia sains sendiri bahwa ternyata kemampuan manusia untuk menjelaskan realita yang melingkupi mereka sangatlah terbatas... kita 'dituntut' untuk menerima hasil konstanta yang telah dihasilkan oleh bapak2 ilmuwan yang dahsyat tersebut... apakah mungkin konstanta2 tersebut salah? mungkin sekali, toh...?
lebih dalam lagi, saya hanya ingin mengingatkan bahwa manusia - melalui sains - 'terpaksa' melakukan penyederhanaan-penyederhanaan atas realita agar mudah dipahami... dan, sebagaimana dikemukakan oleh fritjof capra, penjelasan realita yang didapat atas penyederhanaan bukanlah gambaran mengenai realita itu sendiri... dan agama berusaha untuk memberikan penjelasan pada sisi lain tersebut...
apakah artinya agama menjadi lebih penting daripada sains? jelas tidak... bagi saya, keduanya saling mengisi dan tidak saling menegasikan... dengan kata lain, bagi saya, baik agama maupun sains sama2 membuka peluang adanya eksperimen / pembuktian atas segala asumsi yang mendasarinya, walaupun ternyata keduanya pada tingkat tertentu sama2 mengakui adanya keterbatasan manusia...
salam hormat,
Methos <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
----- Original Message -----
From: "Dedi Gojali" <[EMAIL PROTECTED]>
> Akan tetapi, jika kita mau fair, bukankah pengertian
> dogmatik juga tercakup di dalam sains itu sendiri?
> Bagaimana kita menjelaskan suatu postulat yang
> dikemukakan oleh para ilmuwan di dalam menjelaskan
> suatu fenomena? Sebagai contoh, bagaimana kita dapat
> membantah mengenai gaya gravitasi yang dikemukakan
> oleh Sir Isaac Newton, karena nyatanya nilai g=10 m/s2
> sampai sekarang masih berlaku? Atau contoh lain,
> bagaimana kita dapat membantah postulat Einstein
> mengenai tiada benda yang mempunyai massa intrinsik
> yang mampu menyamai kecepatan cahaya (c=3x100.000.000
> m/s?
M :
kayaknya beda deh.
di sains, selama belon ada teori yang bisa matahin teori lama (dengan
itungan dan eksperimen=pembuktian), ya teori itu dipake terus.
sampe sekarang, gue ndak tau apa ada orang yang mau ngitung lagi nilai-nilai
konstanta yang dipake sekarang.
di agama, apa ada itungan dan eksperimen (pembuktian)?
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
******************************************************
Milis Filsafat
Posting : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "filsafat" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
