KARENA-NYA KITA BERSAUDARA

Aku sangat Sedih...
Ketika kita semakin bermusuhan

Aku Sangat Sedih...
Ketika Islam jadi Mainan

Aku Sangat Sedih...
Ketika Umat Islam saling Tuding

Saudaraku...
Dalam hati...
Terkadang aku bertanya...
Mengapa kita harus terkotak-kotak?
Mengapa kita harus saling menyalahkan?
Mengapa kita harus saling hujat?

Aku takut...
Ketika aku sudah merasa benar
Maka aku akan menyalahkan yang lain

Aku takut...
Ketika aku merasa telah ber Islam
Maka aku telah mengkafirkan yang Lain

Ya Allah...
Ikatlah hati kami dengan Kalimah-Mu

Wahai Saudaraku sesama Islam
Ingatlah...
Tak ada yang dapat menyatukan kita dalam Islam
Kecuali kalimat
Laa Ilaaha Illa Llah
Muhammadan Rasulullah

Karenanya maka  Kita Adalah Bersaudara

====
Pekabaru, 15 Desember 2005
Dari Hamba yang menginginkan Kedamaian dan Persaudaraan

===================

Quoting pasukan muhammad <[EMAIL PROTECTED]>:

> Salafy Bukan Teroris, Lha Siapa Yang Nuduh?
>   Senin, 05 Desember 05 - oleh : saksi  Paska  terbunuhnya Azahari,‭
> ‬Salafy Indonesia banyak sekali melakukan  manuver:‭ ‬menuding Ikhwanul
> Muslimin,‭ ‬Hasan al Banna,‭ ‬Sayyid  Quthb,‭ ‬Yusuf
> Qaradhawy,‭ ‬Abdullah Azzam,‭ ‬sebagai dalang terorisme  di
> Indonesia‭; ‬menerbitkan buku mengkanter buku Imam Samudera,‭ 
> ‬menulis baner secara amat menyolok di situsnya:‭ “‬Salafy bukan 
> Teroris,‭ ‬Teroris bukan Salafy‭”‬,‭ ‬dan sebagainya.‭
> ‬Mengapa reaktif  seperti ini‭?
>     
>     
>   ‭“‬Ketahuilah,‭ ‬Salafy‭ ‬-‭ ‬Ahlussunnah wal  Jama'ah
> dan Ulamanya MENGECAM KERAS perbuatan anarkhis,‭ ‬peledakan 
> membabi-buta,‭ ‬teror bom bunuh diri,‭ ‬dst.‭ ‬Hal ini
> diakibatkan oleh  racun yang ditebar oleh tokoh Khawarij plus Ikhwanul
> Muslimin,‭ ‬Hasan  al Banna dan diamini kadernya Sayyid Quthb,‭
> ‬Yusuf Qardhawi,‭ ‬Usamah  bin Ladin,‭ ‬Abdullah Azzam,‭
> ‬termasuk pembebeknya,‭ ‬Imam Samudra,‭  ‬Amrozy,‭ ‬Dr.‭
> ‬Azahari Husin,‭ ‬Nurdin M.‭ ‬Top,‭ ‬dkk.‭”  
>   
> Kalimat ini terpampang dalam berita utama di situs resmi Salafy
> Indonesia‭‬,‭  pasca penyergapan sarang teroris di Vila Nova,
> Batu-Malang,‭ ‬pekan  kedua November lalu.‭ ‬Di situ dikatakan bahwa
> Imam Samudera,‭  ‬Amrozy,‭ ‬dan lainnya adalah pengikut Hasan al
> Banna,‭ ‬Yusuf  Qaradhawy,‭ ‬dan sebagainya.‭ ‬Benarkah‭?  
>   
> Siapa Amrozi dan kawan-kawan‭? ‬Ada baiknya kita simak kabar dari  Kantor
> Berita Antara tertanggal‭ ‬3‭ ‬November‭ ‬2005,‭ ‬bertepatan 
> dengan‭ ‬Hari‭ ‬Raya Idul Fitri lalu.‭ ‬Berita yang diposting
> pada  pukul‭ ‬22.10‭ ‬wib itu berjudul‭ “‬Amrozi cs Semakin
> Tidak Disukai di  LP Nusakambangan‭”‬.‭ ‬Dalam berita tersebut
> dipaparkan,‭ ‬tidak  disukainya Amrozi cs oleh napi lain di Nusakambangan
> karena selalu  merasa lebih benar dan pandai dalam setiap percakapan.  
>   
> Kepala LP Batu Nusakambangan,‭ ‬Sudijanto mengatakan,‭ ‬Amrozi cs 
> sering berkata dan berbuat yang semestinya tidak dilakukan oleh para 
> narapidana.‭ “‬Ada kesan,‭ ‬tiap bicara selalu menggurui atau
> merasa  lebih pintar dibanding lawan bicaranya dalam bidang agama.‭”‬. 
> 
>   
> Sudijanto mencontohkan,‭ ‬saat malam takbiran hari Rabu malam‭ 
> (‬2/11‭)‬,‭ ‬napi lainnya bertakbir memukul bedug masjid,‭
> ‬tapi oleh  Amrozi cs suara bedug itu malah dibilang suara‭
> “‬mengundang setan‭”‬.‭  ‬Amrozi cs memang diketahui
> mengharamkan bedug dengan alasan hal itu  merupakan bid’ah.‭ 
>   
> ‭“‬Hal itu diungkapkan pada petugas saya yang kebetulan malam itu 
> bertugas menjaga ruang tahanan Amrozi cs.‭ ‬Pokoknya segala tindakan  dan
> perkataannya sering memancing emosi orang lain,‭” ‬tutur  Sudijanto,‭
> ‬akibatnya Amrozi cs diisolir dari napi lainnya demi  menjaga keselamatan
> mereka.  
>   
> ‭“‬Bayangkan saja,‭ ‬begitu datang ke sini,‭ ‬napi-napi lain 
> berteriak agar Amrozi cs dibunuh saja.‭ ‬Padahal waktu itu ketiganya 
> dikawal ketat oleh petugas,‭ ‬bahkan ada saya dan Kapolres Cilacap,‭”
>  ‬tambahnya.  
>   
> Benarkah Ikhwanul Muslimin‭ (‬IM‭)‬,‭ ‬Hasan al Bana,‭ ‬Yusuf
>  Qaradhawi,‭ ‬dan sebagainya pernah melarang bedug‭? ‬Tidak
> pernah.‭  ‬Dalam berdakwah,‭ ‬IM punya yang namanya fiqhud dakwah,‭
> ‬yang tidak‭  ‬gebyah-uyah‭ ‬dan menjauhi sikap merasa paling
> pintar dan paling  benar.‭ ‬Bahkan Yusuf Qaradhawi menulis dua buah buku
> fiqhud dakwah  secara khusus.‭ ‬Sebab itu,‭ ‬IM berkembang dengan
> pesat di banyak  negara,‭ ‬karena cara mereka berdakwah dilakukan dengan
> amat simpatik.‭  ‬Beda dengan kelompok jamaah lain yang paling senang
> mengharamkan  sesuatu,‭ ‬walau hal-hal yang amat tidak prinsipil sekali
> pun seperti  bedug.‭ ‬Sebab itu,‭ ‬amat naif jika dikatakan Amrozi
> cs‭ ‬pembebek‭  ‬Hasan al Bana,‭ ‬Yusuf Qaradhawy,‭ ‬dan
> sebagainya.‭ ‬Apalagi Amrozi  cs juga menghalalkan merampok harta
> orang-orang di luar kelompok  mereka—disebutnya kafir,‭ ‬ini jelas
> tidak ada dalam ajaram IM,‭
>  ‬Hasan  al Bana‭ ‬,‭ ‬dan lain-lain.‭ 
>   
> Di tahun‭ ‬1990-an pernah terjadi di beberapa kampung di sekitar 
> pinggiran Jakarta,‭ ‬sekelompok jamaah pengajian—yang pria berbaju koko
>  dengan celana‭ ‬cingkrang‭ ‬dan yang perempuan berjilbab plus cadar 
> hitam—diusir oleh warga asli gara-gara melarang bedug dibunyikan di 
> mushola kampung dengan alasan haram.‭ ‬Mereka kalau bicara merasa  paling
> benar.‭ ‬Ini sama dengan kelakuan Amrozi cs yang juga merasa  paling
> benar dan senang menuding pihak lain,‭ ‬dengan lain kata‭ “‬satu 
> fikrah‭”‬.‭ 
>   
> Bukan kebetulan,‭ ‬Kapolri Jenderal Sutanto menuding aliran dana  teroris
> di Indonesia berasal dari Saudi,‭ ‬bahkan seorang kurir dari  Saudi
> bernama Abdullah Sonata pada bulan Juli‭ ‬2005‭ ‬telah ditangkap 
> kepolisian.‭ ‬Jika temuan polisi ini‭ ‬shahih,‭ ‬maka tudingan
> Salafy  seperti yang ditulis dalam situsnya juga salah alamat.‭ ‬Bukan
> rahasia  umum lagi,‭ ‬Saudi amat alergi dengan gerakan IM.‭ ‬Mustahil
> jika Saudi  mengucurkan dana kepada IM yang berbasis di Mesir dan
> Yordania.‭ ‬Kalau  pun mau,‭ ‬pasti Saudi mengucurkan dana kepada
> kelompok yang selama ini  terus dipelihara dan dilindunginya.‭ ‬Namun itu
> pun jika benar Saudi,‭  ‬bukan Israel seperti yang disinyalir pengamat
> intelijen Suripto dan  juga pengamat Timur Tengah Riza Sihbudi.  
>   
> ‭ “…‬Salafy‭ ‬-‭ ‬Ahlussunnah wal Jama'ah dan Ulamanya
> MENGECAM  KERAS perbuatan anarkhis,‭ ‬peledakan membabi-buta,‭ ‬teror
> bom bunuh  diri,‭ ‬dst‭…” ‬Jika ini benar,‭
> ‬alhamdulillah.‭ ‬Lalu bagaimana  menjelaskan kasus meledaknya sebuah
> bom di satu rumah di Gang Abdul,‭  ‬Jalan Bhakti ABRI Rt.‭ ‬03/08,‭
> ‬Kampung Sindang Karsa,‭ ‬Kelurahan  Sukamaju Baru,‭
> ‬Cimanggis-Depok‭ (‬23/9/04‭)‬.‭ ‬Saat itu,‭ ‬bom  meledak
> di sebuah rumah kontrakan di mana puluhan orang tengah  menggelar pengajian
> di mana salah satu materinya belajar merakit bom.‭  ‬Setelah bom
> meledak,‭ ‬polisi langsung ke TKP dan berhasil menciduk  sekurangnya‭
> ‬26‭ ‬orang yang terdiri dari laki-laki berjenggot dan  bercelana‭
> ‬cingkrang‭ ‬dan perempuan berjilbab lebar dan bercadar.‭  ‬Sepuluh
> orang langsung dijadikan tersangka.‭ ‬Pengajian IM tidak ada  materi‭
> ‬bikin‭ ‬bom.  
>   
> Di TKP,‭ ‬polisi menemukan senjata api laras pendek dengan lima  butir
> peluru kaliber‭ ‬22,‭ ‬laptop,‭ ‬VCD jihad Afghan,‭ ‬dana
> bahan  peledak berupa‭ ‬33,5‭ ‬kg potassium klorat,‭ ‬dua kantong
> plastik  arang seberat‭ ‬1,5‭ ‬kg,‭ ‬sembilan tabung berdiameter
> sekitar‭ ‬4‭  ‬cm,‭ ‬batu penumbuk,‭ ‬ayakan,‭
> ‬timbangan,‭ ‬delapan unit sepeda  motor,‭ ‬sebuah dokumen berisi
> ajakan tidak ikut pemilu‭ ‬2004‭ ‬dengan  memakai dalil-dalil
> Qur’an,‭ ‬dan sebagainya.‭ ‬Dalam pemeriksaan,‭  ‬Widi,‭
> ‬salah satu tersangka mengatakan bahwa bom berkekuatan rendah  itu meledak
> saat diadakan pelatihan merakit bom di rumah tersebut.‭ 
>   
> Sikap Salafy yang juga menuduh Usamah bin Ladin sebagai dalang  teroris juga
> sebangun dengan sikap pemerintah Saudi yang berdiri di  samping Amerika
> memburu Usamah.‭ ‬Ini sangat mengherankan.‭ ‬Bukankah  Ustadz Jafar
> Thalib pernah bilang bahwa dirinya pernah dekat Usamah  ketika di Afghan‭?
> ‬Padahal di Afghan,‭ ‬Usamah selain berjihad dengan  diri juga berjihad
> dengan seluruh hartanya.‭ ‬Para mujahidin yang dekat  dengannya makan
> dari uangnya Usamah.  
>   
> Dalam kasus pemberantasan terorisme di Indonesia,‭ ‬sikap Salafy 
> terlihat sangat reaksioner.‭ ‬Dalam situsnya Salafy menulis,‭ 
> “‬Alhamdulillah,‭ ‬satu-persatu jaringan teroris‭ (‬baca:‭
> ‬tukang  bunuh diri dgn bom‭) ‬dapat ditumpas oleh pemerintah
> Indonesia.‭ ‬Demi  melihat perkembangan ini,‭ ‬maka kami
> mengucapkan‭ ‬Jazakumullahu  khoiron katsiro,‭ ‬semoga Allah membalas
> amalan baik tersebut presiden  kami Dr.‭ ‬Susilo Bambang Yudhoyono dan
> Kapolri Jendral Sutanto beserta  timnya.‭” 
>   
> Lalu di bawahnya menebarkan fitnah terhadap IM,‭ ‬Hasan al Bana,‭ 
> ‬Yusuf Qaradhawy,‭ ‬Abdulah Azzam,‭ ‬dan lainnya.‭ ‬Hal ini
> tentu  mengundang tanda tanya besar,‭ ‬mengapa Salafy begitu reaksioner 
> menghadapi perkembangan politik kontemporer‭? ‬Padahal sejauh ini belum 
> ada pihak-pihak resmi yang menuduh Salafy berada di belakang aksi-aksi 
> pengeboman di Nusantara,‭ ‬misalnya.‭ ‬Mengapa harus‭
> ‬over-protectif‭  ‬dengan mengangkat-angkat penguasa dan menginjak
> sesama aktivis Islam‭?  ‬Padahal salafy seharusnya merupakan satu barisan
> dengan aktivis dakwah  di mana pun,‭ ‬tentu tidak dengan terorisme.‭ 
>   
> Ini mengundang pertanyaan,‭ ‬adakah intelijen telah menanam  orangnya‭
> (‬planted agent‭) ‬di kelompok tersebut tanpa sepengetahuan  otoritas
> kelompok itu‭? ‬Besar kemungkinan hal itu dilakukan untuk  memecah-belah
> kelompok dakwah di Indonesia.‭ ‬Sayangnya,‭ ‬tidak semua  aktivis
> Islam sadar sejarah.‭ ‬Jika keledai saja tidak akan terperosok  ke lubang
> yang sama dua kali,‭ ‬maka ada saudara-saudara kita yang  malah dengan
> bangga memerosokkan dirinya berkali-kali.‭ ‬Naudzubillah.  
> 
>     
>   
> 
> 
>  
> Mengikuti Jejak Salafus Shalih
> 
> __________________________________________________
> Apakah Anda Yahoo!?
> Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap
> spam  
> http://id.mail.yahoo.com 


-- 
Hasanuddin,
Staf Teknik Takaful Keluarga
Perkantoran Takaful Pekanbaru
Jl. Tuanku Tambusai No. 132 E 
Pekanbaru
Telp : +62 761 567223, +62 761 567311

----------------------------------------------------------------------
This mail sent through Takaful Mail System


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Know an art & music fan? Make a donation in their honor this holiday season!
http://us.click.yahoo.com/.6dcNC/.VHMAA/Zx0JAA/pyIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke