FPI: 'Sweeping' anggota DPR/DPRD yang menolak RUU APP!
 
Komentar:

FPI kini berulah lagi. Mereka ingin 'menyapu' anggota DPR/DPRD yang menolak RUU APP, entah apa bentuk dari ancaman itu. Anehnya, selama ini pemerintah dan aparat  keamanan diam seribu bahasa atas ulah FPI yang kerap meresahkan masyarakat itu.   Ulah FPI mirip dengan Front Pemuda Pancasila pada masa Orba. Bedanya, FPI membawa simbol agama, sedangkan FPP mengibarkan simbol Pancasila.
 
"FPI mirip Hitlerjugend, organisasi pemuda pada zaman Hitler. Bersama Gestapo, polisi rahasia NAZI, mereka mengancam orang-orang yang berani menentang rezim Hitler," tulis RM Danardono Hadinoto, pria asal Solo yang mukim di Jerman.  "Kala itu kaum nasionalis dan intelektual sempat ketakutan, lalu pura-pura tidak tahu dan buang muka. Akhirnya, saat Hitler berkuasa, mereka yang sok diam itu kena ciduk juga dan dimasukkan ke kamp konsentrasi. Rezim fasis selalu mulai dengan menakut-nakuti di jalanan. Tetapi, PD II membuktikan, bagaimana rezim fasis  semacam itu, yang naik secara konstitutional sambil menakut-nakuti kelompok  lain, akhirnya dihancur-leburkan di medan perang," tambahnya. 
 
Apa komentar SBY dan Jusuf Kalla? Apakah mereka berdua setuju tindakan FPI dan kelompok-kelompok lainnya?

__________________________________________________________________________
 
FPI Jabar Ancam Sweeping Legislator Penolak RUU APP

http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/03/tgl/05/time/11\5234/idnews/552656/idkanal/10
 
Ahmad Yunus - detikcom
Bandung - Massa Front Pembela Islam (FPI) Jawa Barat (Jabar) mengancam
akan men-sweeping anggota DPR/DPRD yang menolak RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi (APP). Saat ini FPI Jabar sedang memantau sejumlah anggota
yang menolak RUU itu.
 
"April nanti mulai jalan, kita sweeping khususnya yang di Jabar," kata
Koordinator FPI Bandung, Asep Syarifuddin, saat demonstrasi di depan
Masjid Agung, Jalan Asia Afrika, Minggu (5/3/2006).
 
Dalam RUU itu, Asep menilai terdapat 13 pasal kontroversial. Namun dia
tidak merinci pasal-pasal apa saja itu. Selain legislator, FPI juga akan
menyisir Majalah Playboy jika jadi terbit dan ATM kondom.
Massa FPI yang turun jalan ada 20-an orang. Mereka mengenakan pakaian
putih-putih dan membawa spanduk besar bertuliskan "Sweeping anggota DPR
yang menolak RUU APP". Juga ada poster "Dukung RUU APP."
 
Dalam aksi ini, turut bergabung juga massa Hizbut Tahrir Indonesia
(HTI). Mereka mengenakan pakaian hitam putih. Total massa ada 200-an orang. Mereka long-march dari Masjid Al Ukhuwah menuju Masjid Agung Bandung yang jauhnya sekitar 3 km. Massa HTI membawa spanduk bertuliskan "Tegakkan Syariat Islam".
 
Aksi ini mengitari jalanan utama sehingga menyebabkan kemacetan lalu
lintas hingga 1 km. Tapi pada pukul 11.30 WIB, jalanan sudah lancar
kembali karena massa telah masuk ke dalam Masjid Agung.
 
Aa Gym
Sementara itu, di kawasan Telalega, Bandung, Aa Gym memimpin kegiatan
mendukung aturan anti pornografi. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB
ini dihadiri ribuan orang. Pukul 10.30 WIB, acara ini sudah berakhir.(nrl)
 
__________________________________________________________________________
 
"Di-"sweeping" Anggota DPR yang Menolak RUU APP
 
BANDUNG, (PR).-
Ratusan umat Muslim yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) Bandung, berseru untuk melakukan sweeping terhadap anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang menolak disahkannya Rancangan UU Antipornografi dan Pornoaksi (RUU APP). Seruan disampaikan dalam aksi damai menuntut UU Antipornografi dan Pornoaksi segera disahkan, Minggu (5/3).
 
"Undang-Undang Antipornografi dan Pornoaksi merupakan satu keharusan. Karena kondisi gaya hidup dan juga bentuk-bentuk hiburan di Indonesia saat ini
sudah benar-benar mendesak agar pengesahan UU tersebut. Oke, kita memang bukan negara Islam, tapi bukan berarti kita biarkan maksiat bebas merajalela begitu saja tanpa ada aturan yang melarang itu semuanya," ungkap koordinator aksi FPI Bandung, Asep Syarifudin.
 
Sweeping akan mereka berlakukan bagi anggota DPR RI yang menolak UU
Antipornografi dan Pornoaksi. "Ada indikasi anggota DPR RI yang akan kami
sweeping, yaitu anggota dari Bali yang tampak menolak UU tersebut. Dia
memang menyuarakan aspirasi masyarakat di Pulau Dewata. Akan tetapi,
pornografi dan pornoaksi ini sudah menjadi penyakit sosial yang dampaknya
semakin luas," tandas Asep.
 
Bentuk sweeping yang akan mereka lakukan, dikatakan Asep, tidak akan sampai melanggar HAM dan KUHP. Mereka hanya akan mendatangi rumah anggota DPR RI yang menolak RUU APP di daerah Kalibata, Jakarta. Kepada mereka, FPI akan mempertanyakan langsung soal keberatan sehingga menolak RUU Antipornografi dan Pornoaksi.
 
Dalam aksi tersebut, FPI juga menolak keberadaan ATM kondom di Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung. Mereka menggelar satu spanduk besar
bertuliskan, "ATM Kondom Dipasang, Kami Hancurkan,". "ATM Kondom Didasari oleh kebatilan, bukan kebaikan, ujar Asep. (A-154)***
 
http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2006/032006/06/0206.htm
 
__________________________________________________________________________


Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!


******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************




SPONSORED LINKS
Philosophy beauty product Philosophy Philosophy beauty
Philosophy of Philosophy amazing grace Philosophy hope in a jar


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke