Kearifan

Saya biasanya menemukan kearifan dimana-mana justru pada orang-orang
biasa bukan orang yang luar biasa atau orang yang hebat. Seperti itu
karena kebiasaan yang tanpa saya sadari yang diajarkan oleh bapak.
setiap hari bapak selalu mempersilahkan mampir dan menjamu siapa aja
orang-orang yang kebetulan lewat. Entah pengamen, sales, penjual jamu,
tukang becak, penjual bubur ayam, tukang sampah, pak erte. Kalau sudah
begitu terkadang ibu suka keberatan karena kita mesti menjamu yang
terkadang memang tidak ada yang bisa disuguhkan.

kalau kebetulan ada pengamen atau siapapun yang mampir ngobrol dengan
bapak, yang ditanya bisa macem-macem. mulai mengapa mengamen, berapa
penghasilannya, atau tinggalnya dimana sudah berkeluarga apa belum.
Pertanyaan- pertanyaan yang sebenarnya hanyalah seputar kehidupan
sehari-hari. Dulu saya pernah, bertanya, apa maksudnya mengundang
mereka untuk mampir. Katanya, "Karena dari mereka kita bisa banyak
belajar tentang kearifan."

Wassalam,
agussyafii
http://agussyafii.blogspot.com





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Everything you need is one click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/AHchtC/4FxNAA/yQLSAA/pyIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke