dari milis tetangga ....
dengan tidak mengurangi rasa hormat, email ini bukan
untuk menyinggung siapapun..
> **
> **
> *Tubuhku Adalah Milikku*
> 
> * *
> 
> * *
> 
> Ada sebagian wanita berpendirian: karena tubuhnya
> adalah miliknya maka ia
> bebas memperlakukan tubuhnya itu. Bebas menampilkan
> tubuhnya melalui
> dandanan sesuai keinginannya di depan publik.
> 
> 
> 
> Kisah nyata berikut ini terjadi di apotek bilangan
> Jakarta Barat. Seorang
> wanita muda masuk ke dalam apotek dan langsung
> menuju petugas penerima
> resep. Ia berpenampilan seksi, dengan rok pendek dan
> kaus ketat membalut
> sebagian tubuhnya sehingga masih nampak bagian perut
> (pusar).
> 
> 
> 
> Setelah menyerahkan resep dokter, ia mengambil
> tempat duduk persis disebelah
> laki-laki muda yang sejak awal mengikuti kedatangan
> wanita muda ini dengan
> tatapan matanya.
> 
> 
> 
> Dengan suara perlahan namun dapat didengar orang
> sekitarnya, lelaki muda itu
> membuka percakapan, "Mbak tarifnya berapa?"
> 
> 
> 
> Si perempuan muda tampak terkejut. Ia menatap dengan
> marah kepada lelaki
> tadi. Kemudian dengan nada ketus menjawab, "Saya
> bukan pelacur, bukan wanita
> murahan!"
> 
> 
> 
> Si lelaki muda tak kurang marahnya. "Siapa yang
> bilang Mbak pelacur atau
> wanita murahan? Saya cuma menanyakan tarif, karena
> cara Mbak berdandan
> seperti sedang menjajakan sesuatu." Terjadi 'perang
> mulut' yang membuat
> pengunjung apotek ikut menyaksikan. Dengan nada
> tinggi si wanita muda
> berkata ketus, "Tubuh saya milik saya, saya bebas
> mau ngapain aja dengan
> tubuh ini, dasar pikiranmu saja yang kotor!"
> 
> 
> 
> Si lelaki muda tak mau kalah, "Saya bebas
> menggunakan mata saya. Saya juga
> bebas menggunakan mulut saya termasuk untuk
> menanyakan berapa tarif kamu.
> Saya juga bebas menggunakan pikiran saya!"
> 
> 
> 
> Si wanita muda tak kehabisan argumen. "Saya bisa
> melaporkan kamu ke polisi
> dengan tuduhan telah melakukan perbuatan tidak
> menyenangkan."**
> 
> "Silahkan," kata si lelaki. "Saya juga bisa menuntut
> kamu dengan tuduhan
> yang sama yaitu telah melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan, 
> antara lain karena kamu telah mengganggu ketenangan 'adik'
> saya. Kamu ke apotek mau
> nebus obat atau mau membangunkan 'adik' saya?"
> 
> 
> 
> Mungkin karena malu, si wanita muda itu
> sekonyong-konyong meninggalkan
> apotek, padahal urusannya sama sekali belum selesai. Sedangkan si 
> lelaki, setelah selesai urusannya, ia pergi ngeloyor dengan
> wajah bersungut-sungut.
> 
> 
> 
> 
> 
> *Harian BERITA KOTA – Rabu 10 Mei 2006
> Rubrik KAPLING RAKYAT
> Halaman 10***









------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives
http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/pyIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke