FILSAFAT MANUSIA
DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN BARAT
“Pengetahuan modern telah secara luas mempelajari manusia melalui cabang-cabang sains namun kita semakin tidak tahu apa dan siapa sesungguhnya manusia itu.”
(Ernst Cassirer, Essay on Man)
Rasulullah bersabda : “Barangsiapa mengenal dirinya, maka Ia akan mengenal Tuhannya.” Krisis manusia modern berawal dari ketidakmampuannya untuk mengenal dirinya sendiri. Ketidakmampuannya untuk mengenal dirinya sendiri inilah yang akhirnya membuat kegamangan dalam hidupnya. Erich Fromm mengatakan : “ … manusia modern tengah mengidap penyakit akut, yaitu reifikasi (pembedaan), alienasi (keterasingan) schizophrenia (ketidakmampuan membedakan realitas sejati dengan realitas semu), skeptisisme, dan
sikap nihilistik; suatu penyakit jiwa sistemik yang belum pernah terjadi pada sejarah umat manusia sebelumnya … “ Dan krisis tersebut berakar karena kaebanyakan kita dikendalikan oleh epistemologi yang salah, sebagaimana dikemukakan oleh Gregory Bateson : “Kebanyakan kita dikendalikan oleh epistemologi yang kita ketahui salah. Telah jelas sekarang bagi banyak orang bahwa banyak bahaya katastropik yang telah tumbuh akibat kekeliruan-kekeliruan epistemologi Barat (Occidental errors of epistemology). Jika kita melanjutkan untuk mengoperasikan dualisme Cartesian tentang kesadaran versus materi, kita akan melihat dunia dalam pengertian-pengertian Tuhan versus manusia, elite versus jelata, ras terpilih versus ras yang lain, bangsa versus bangsa, dan manusia versus lingkungan. Keseluruhan cara berpikir kita tentang siapa kita dan tentang yang lain harus direstrukturisasi.”
Oleh karena itu, untuk mengatasi krisis di atas, kita harus membangun epistemologi yang benar. Ada dua jalan untuk membangun epistemologi yang benar tersebut: yang pertama adalah mengkritisi epistemologi yang ada dan berkembang dewasa ini, dan yang kedua adalah membangun epistemologi yang benar, yang memiliki daya tahan uji yang kuat secara ilmiah. Salah satu filsuf kontemporer, filsuf Islam kontemporer, yang serius membangun epistemologi yang benar tersebut untuk mengatasi krisis manusia modern tersebut adalah Prof. Dr. Ayataullah Muhammad Taqi Misbah Yazdi.
Dalam lawatannya ke
Indonesia, kami mengundang rekan-rekan untuk membahas lebih dalam mengenai filsafat manusia ini dengan Prof. Dr. Taqi Misbah Yazdi dalam :
Nama Acara :
STUDIUM GENERAL
Tema :
Filsafat Manusia, dalam Perspektif Islam dan Perbandingannya dengan Pemikiran Barat
Pembicara :
Prof. Dr. Ayatullah Taqi Misbah Yazdi
Hari /
Tanggal :
Senin, 22 Mei 2006
Waktu :
Pukul 14.00 – 16.00 WIB
Tempat :
Kampus UI Salemba
Gedung IRSTH Lt. 4
Salemba, Jakarta Pusat
Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
******************************************************
Milis Filsafat
Posting : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
SPONSORED LINKS
| Philosophy beauty product | Philosophy | Philosophy beauty |
| Philosophy of | Philosophy amazing grace | Philosophy hope in a jar |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "filsafat" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
