saya bisa jadi menyetujui apa yang anda katakan...
ada beberapa tokoh lain, yang seakan mengalami sebuah proses penyendirian (uzlah yang anda maksud), entah untuk menghindari dan memikirkan budaya, adat-istiadat buruk masyarakatnya atau merenungi kembali apa yang diyakininya, atau bahkan meragukannya..dan kemudian datang dengan bangunan-bangunan paradigma baru yang bisa jadi bertentangan..anda bisa mengakses fenomena-fenomena ini dalam biograpi imam al-Asy'ari atau bahkan imam al-Ghazali...yang biasanya tercatat dalam buku-buku tentang mereka.., jika itu adalah pendidikan spiritual seperti yang anda katakan, bagi saya hal tersebut lebih cenderung sebagai proses perenungan terhadap seluruh apa yang terjadi..hal ini bisa saja sama dengan apa yang dialami nabi Ibrahim ketika ingin menyaksikan bagaimana Allah menciptakan makhluknya.., atau dalam metofara sang pencipta yang berawal dari bintang hingga matahari kemudian berakhir dnegan pernyataan bahwa pencipta
seluruh benda-benda itulah sang pencipta yang sesungguhnya..(lihat dalam al-Quran)
nah permasalahannya adalah: dari mana kita mendapatkan informasi tentang hal tersebut. terlebih jika terjadi para diri Nabi Saw, saya kira buku-buku hadis atau sejarah klasik punya informasi tentang hal tersebut, karena seingat saya..ada cerita tentang apa yang Beliau Saw alami diceritakan kepada Para sahabatnya...
mari kita cari...
jongga silaen <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Maaf jika pernyataan saya sedikit menyinggung anda dan kepercayaan anda,saya hanya ingin menemukan suatu kebenaran.Saya sangat ingin tahu atas dasar apa anda menyatakan bahwa SAW mengajarkan pendidikan spiritual melalui kegiatannya dalam Gua Hira?karena setau saya saat SAW berada dalam Gua Hira tiada saksi mata atas apa yang dilakukannya didalam sana dan itu bagi saya sangat berpengaruh atas pendapatnya sekitar apa yang didapat didalam Gua Hira tersebut, lalu jika anda seorang yang skeptis, mengapa anda bisa percaya terhadap yang tidak logis sedemikian tersebut?sekali lagi saya minta maaf, jika pernyataan tersebut sangat menyinggung anda. karena saya seorang yang paling menolak terhadap DOGMA-DOGMA Agama yang menyebarluaskan ketidakbenaran dan pembodohan umat manusia dalam keberadaanya dalam dunia ini, sekian terima kasih, Amin.(B.A.S)
agussyafii <[EMAIL PROTECTED]> menulis:Pendidikan Spiritual (Tarbiyyat Ar Ruh)
Pendidikan adalah salahsatu proses yang bertujuan membentuk pola
perilaku. Misalnya pendidikan kemiliteran, pendidikan
kewiraswastaan, pendidikan agama dan sebagainya. Proses itu biasanya
membutuhkan peran pendidik (murabbi), tetapi juga bisa mendidik diri
sendiri setelah berjumpa dengan pengalaman mendidik. Oleh karena itu
pendidikan spiritual lebih menekankan pada pemberian kesempatan agar
seseorang mengalami sendiri atau pengalaman spiritual. Jika
bercermin pada perilaku nabi SAW. Maka nampaknya pendidikan
spiritual yang dialami oleh nabi Muhamad sebelum menjadi nabi adalah
gua Hira. Nabi beruzlah menyendiri didalam gua Hira, bertafakkur,
mengasah nurani, menajamkan hati dan mengelola emosi serta
mengendalikan nafsu.
Dalam perspektif Islam, pendidikan spiritual adalah proses
tranformasi sistem nilai Qurani ke dalam potensi kejiwaan seseorang
melalui perjuangan dan pelatihan jiwa (mujahadah) agar setiap kali
merespon stimulus dalam kehidupan, jiwanya tunduk kepada nilai-nilai
tersebut dengan tenang, senang dan yakin. Wujud mujahadah itu adalah
zikir, salat malam (qiyam al lail) puasa sunah, zuhud yang
disembunyikan(zuhd al qalbiy). Secara sufistik, pendidikan spiritual
dilakukan melalui proses perjalanan (asyr wa as suluk) menembus
stasiun-stasiun taubat, zuhud, faqr, wara' terus hingga mencapai
maqam ma'rifat yang dengan pencapaian itu ia bisa melihat dengan
pandangan Allah SWT. Mendengar dengan pendengaran Allah SWT. Orang
yang mencapai kecerdasan spiritual disebut dengan 'arif atau min
al 'arifin secara sosiologis sering disebut sebagai arif bijaksana.
Sedangkan Ma'rifat tidak menetap, melainkan sesaat-sesaat (sa'atan
sa'atan) seperti hadist riwayat Hanzalah, tetapi pengaruhnya
menghunjam dalam kejiwaan seseorang, mempengaruhi persepsi dan
mewarnai perilaku. (Wallahu a'lam)
Wassalam,
agussyafii
http://mubarok-institute.blogspot.com
__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com __._,_.___
******************************************************
Milis Filsafat
Posting : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
![]()
SPONSORED LINKS
Philosophy beauty product Philosophy Philosophy beauty Philosophy of Philosophy amazing grace Philosophy hope in a jar
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "filsafat" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
__,_._,___
- [filsafat] Pendidikan Spiritual (Tarbiyyat Ar Ruh) agussyafii
- Balasan: [filsafat] Pendidikan Spiritual (Tarbiyyat A... jongga silaen
- Re: Balasan: [filsafat] Pendidikan Spiritual (Tar... suhardiansyah -
Kirim email ke
