Sudah sunahtullah / hukum alam, bagai roda kehidupan selalu berputar, jejak dan pola tersingkap dalam siklus yang berulang.
Ari Ginnanjar pada pelatihan ESQ menyampaikan bahwa melatih otot dengan cara latihan berulang-ulang, demikian juga melatih motivasi bahkan keimanan salah satunya dapat ditempuh dengan cara mengingatkan secara berulang-ulang dengan mengucapkan kata semangat atau sifat-sifat mulia yang universal secara periodik berulang.
Sudah lazim agama mengajarkan kita untuk menjalankan suatu amalan secara kontinu atau berulang-ulang, misal agama islam mewajibkan sholat sehari lima kali, dan dzikir berulang-ulang, perumpamaan otot maka otot "nya" makin berisi.
Instruktur kebugaran saya berkata bahwa melatih otot fisik untuk menjadi tubuh yang berotot lebih cepat dibandingkan melatih otot jantung yang membutuhkan waktu relatif lebih lama, namun hasilnya melemahnya otot jantung akan lebih lama dibandingkan melemahnya otot fisik tak kala tidak lagi berlatih.
Pemanfaatan "otot" secara intensif berdampak pada hasil "otot" makin kuat.
Semakin besar usaha dalam melatih untuk membuahkan hasil semakin lama untuk menikmati hasilnya.
Dalam belajar sepertinya lebih efektif jika dilakukan metode drill secara berulang-ulang baik pada saat belajar bahasa maupun matematika, perumpamaan otot maka otot "nya" makin berisi.
Berulang akan membentuk efek kebiasaan, reflek, spontan ....perumpamaan otot kaki seorang supir yang tanpa diperintah otak lagi dalam mengemudi.
Memang benar hasilnya baik tidaknya tergantung apa yang intensif kita latih.
Salam,
Narko's

yohanes sutopo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Budaya Spiritual:
 
 
Melatih Daya Jiwa
 
 
Jika Anda pernah melihat seorang pemuda yang rutin melatih otot-otot tubuhnya di pusat kebugaran, Anda akan takjub melihat betapa kekar otot-otot tubuhnya: kuat dan perkasa. Begitulah hasilnya jika seseorang rajin melatih otot-otot tubuhnya. Sebaliknya jika seseorang tidak pernah melatih atau bahkan menggunakan ototnya, otot-ototnya bukan saja tidak berkembang tapi bisa jadi malah mengalami pengecilan atau antropi: akhirnya tidak bisa berfungsi secara normal.
 
Bagaimanakah dengan otot-otot jiwa? Tak ubahnya seperti otot-otot tubuh, otot-otot jiwa pun bisa dilatih. Seorang anak yang sering mengasah otaknya dengan mengerjakan soal-soal matematika misalnya, 'otot-otot otaknya'-nya pun akan berkembang, maka dia tumbuh menjadi anak yang pintar.
 
Dalam literatur kebatinan Jawa, disebutkan terdapat empat macam nafsu yang menyertai perjalanan hidup manusia: luamah, amarah, supiyah, dan mutmainah. Keempat nafsu tersebut adalah daya-daya jiwa yang selalu bisa dilatih agar semakin besar kekuatannya. Keempat nafsu tersebut ibarat pohon: pohon mana yang paling sering Anda sirami, Anda kasih pupuk, itulah yang akan tumbuh menjadi pohon yang paling besar, sehingga menaungi pohon-pohon lainnya: sehingga pohon-pohon lainnya pun akan kehilangan daya kekuatannya atau bahkan mati tidak berkembang.
 
Daya-daya tersebut bukan saja bisa tumbuh dan berkembang, tapi juga memiliki alamnya sendiri-sendiri. Nafsu amarah, misalnya, berada di alam yang gelap dan panas, orang menyebutnya neraka. Nafsu mutmainah berada di alam yang terang dan sejuk, orang menyebutnya surga.
 
Seseorang yang cenderung mengeluh dan menghitung-hitung kesalahan orang lain, dia sedang melatih daya amarah-nya, sehingga daya itu pun makin lama makin besar sehingga mendominasi sikapnya dan perilakunya sehari-hari, dan akhirnya menaunginya dengan sifat yang terdapat di dalam daya amarah, yaitu gelap dan panas. Sebaliknya seorang yang selalu mensyukuri apapun yang ia terima, dan menghitung-hitung kebaikan orang lain: dia sedang melatih daya-daya mutmainah-nya, sehingga ibarat pohon yang terus disirami dan diberi pupuk akan tumbuh menjadi pohon yang besar, dan mendominasi sikap dan perilakuknya dan menaunginya dengan sifat di dalam daya mutmainah: terang dan sejuk.
 
Salam,
 

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com __._,_.___

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************





SPONSORED LINKS
Philosophy beauty product Philosophy Philosophy beauty
Philosophy of Philosophy amazing grace Philosophy hope in a jar


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke