> Apa sebenarnya kebahagiaan? Apakah uang adalah kebahagiaan??? # Webster : a pleasurable or satisfying experience = mengalami rasa nikmat atau puas. Rasa nikmat lebih bersifat indrawiyah semacem makan enak, lagu merdu, sampai merasa empot2an naik roller coaster. Sementara puas lebih bermakna sebagai : puas mendapatken apa yang diingini.
Maka, seseorang bisa saja bahagia mendapatken penghasilan 100 j/t karena semula misalnya ia menginginken 75. Orang lain bisa saja tidak bahagia karena yang diinginken adalah 200 j/t. Kebahagiaan tidak sebatas yang bersifat materi tetapi juga meliputi kepuasan akan misalnya penghargaan, balas kasih, rasa aman, dll. Termangsuk kepuasan akan tata ekonomi, politik, budaya, dll. Bisa saja seorang yang sangat kaya raya tetapi tidak hepi karena tata politik tidak sesuai dengan yang diharapken, kasih tak berbalas, dst. Sebaliknya, bisa saja seseorang yang secara materi susah tetapi ia sangat hepi dengan kawan2nya, lingkungan tinggalnya, dst. Dari situ kita bisa menyimpulken bahwa bahagia tidak ada sangkut pautnya dengan uang. Penelitian2 membuktiken bahwa bahkan ditempat2 samsara, misalnya dipenjara, kamp tawanan, perkampungan kumuh, kaum marjinal, kaum2 yang dijauhi misalnya teorist, penjahat2, dst, diketemuken.kebahagiaan. Namun demikian ada juga penelitian2 yang menunjukken bahwa uang bisa mendapatken kebahagiaan. Ada survei yang ditayangken dimajalah Reader's Diggest yang menghasilken kesimpulan yang ndak terlalu mengheranken. Yang menempati rangking bahagia papan atas adalah mereka yang tampan/cantik, kaya, cerdas, banyak kawan, dll. Juga yang sudah berumur. Tua? Ya, itu bukan karena mereka mampu mendapatken apa yang diingini lebih banyak tetapi lebih `pas' dalam menetapken apa yang diingini. Akibatnya rate kegagalan meraih apa yang diingini menjadi rendah. Yang muda cenderung banyak keinginan dan setelah kegagalan beruntun, dimasa tua orang2 lebih pandai menetapken apa yang bisa diraih. Ada juga survai yang membuktiken bahwa kemakmuran <=banyak uang> memang membahagiaken. http://www.smh.com.au/articles/2004/06/15/1087244918438.html Melbourne Institute of Applied Economic and Social Research, at Melbourne University, shows that when wealth - not just income - is measured, the rich are indeed happier than the poor. "Assets were far more important than income in determining happiness," said Professor Wooden. "And when you combine income and assets, money seems to matter more than people thought before." http://www.medicalnewstoday.com/medicalnews.php?newsid=29109 Financially richer people tend to be happier than poorer people, according to sociological researcher Glenn Firebaugh, Pennsylvania State University, and graduate student Laura Tach, Harvard University. The researchers found a relative income effect--the richer you are relative to your age peers, the happier you will tend to be. http://www.theconnection.org/shows/2003/03/20030306_b_main.asp Somewhere along the way, some wise person in your life, probably your mother, told you that money doesn't buy happiness. And you believed her. Now researchers say that isn't exactly true; money can in fact buy happiness, sort of. http://www.foxnews.com/story/0,2933,165793,00.html Psychology has shown that richer people generally rank the overall quality of their lives more favorably than poorer people do. At the same time, their actual happiness seems to be motivated less by their ability to buy more than by being able to keep up with those with comparable resources in their own age group (five years older or younger), according to a new study. http://www.backwoodshome.com/articles2/silveira72lw.html "Anyone who thinks money can't buy happiness just doesn't know where to shop." Survay membuktiken Bahwa uang bisa membeli kebahagiaan Orang yang bilang bahwa Uang tidak bisa membeli kebahagiaan Adalah mereka Yang tidak tahu dimana tokonya Ada orang yang tahu Dimana tokonya berada Tetapi, ia tidak tahu mau beli apa Ada juga yang tahu Dimana tokonya berada Dan ia tahu apa yang harus dibeli Akan tetapi, ... Mereka ndak punya uang. Maka, bacalah nasehat dibawah ini Dengan uang kau bisa beli bangunan Tetapi bukan rumah Dengan uang kau bisa beli jam Tetapi bukan waktu Dengan uang kau bisa beli kasur empuk Tetapi bukan tidur Dengan uang kau bisa beli buku2 Tetapi bukan pengetahuan Dengan uang kau bisa beli kedokter Tetapi bukan sehat wal afiat Dengan uang kau bisa beli pangkat Tetapi bukan respek Dengan uang kau bisa beli darah Tetapi bukan bukan kehidupan Dengan uang kau bisa beli sex Tetapi bukan cinta Maka uang Tidak bisa membeli kebahagiaan Akan tetapi Survay membuktiken Bahwa uang bisa membeli kebahagiaan Orang yang bilang bahwa Uang tidak bisa membeli kebahagiaan Adalah mereka Yang tidak tahu dimana tokonya Demikian seterusnya, baca lagi dari atas Ber ulang2. Sampai qiamat ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> See what's inside the new Yahoo! Groups email. http://us.click.yahoo.com/2pRQfA/bOaOAA/yQLSAA/pyIolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ****************************************************** Milis Filsafat Posting : [email protected] Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ Website : http://filsafatkita.f2g.net/ Berhenti : [EMAIL PROTECTED] ****************************************************** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
