Pagi tadi (13/9) aku lewat di Jalan Basuki Rahmat, Cipinang Besar. Aku melihat rumah-rumah kumuh sedikit demi sedikit mulai dibongkar menyisakan tanah lapang. Pagi hari menjelang ramadhan para penghuni mulai meninggalkan rumah mereka yang penuh dengan kenangan. Tak jauh dari perumahan, dipinggir jalan sudah menunggu bus Dewi Sri, tujuan Bumiayu Purwokerto.
Aku teringat kisah tentang perlawanan penghuni rumah sekitar pasar tersebut terhadap pasukan Tramtib dari DKI yang dibantu aparat keamanan sebulan lalu. Salah seorang penghuni mengungkapkan bahwa mereka sadar bahwa mereka tinggal bukan di tanah milik mereka, tapi mereka hanya ingin agar penghancuran rumah mereka tidak saat itu, tetapi menunggu sampai lebaran datang.
Ketika para penghuni rumah bersatu, pihak Tramtib mendapat perlawanan keras, tetapi seiring berjalannya waktu, satu per satu dari penghuni meninggalkan tanah yang bukan miliknya itu menuju kampung halamannya. "Hujan batu di negeri orang mendingan pulang kampung walaupun kemarau", entah apa yang akan mereka garap nanti sesampai di kampung halamannya. Menjadi petani ataupun apapun usaha mereka, mereka mulai lagi dari nol, di sana kelak akan lahir pengusaha baru atau petani baru, di kampung sana kelak akan berubah suasana baru, tidak lagi monoton dengan pertanian, bisa jadi akan ada pengusaha garmen, percetakan dan lain-lain, sesuai kapabilitas warga Cipinang Besar yang mudik ke kampungnya. Terlepas ada juga yang tidak mau merubah nasibnya sendiri. Itulah dinamika kehidupan mantan warga Cipinang Besar.
-o0o-
Demikianlah dalam kehidupan, seperti yang terjadi pada warga Cipinang Besar. Kita hidup diberi pinjaman roh oleh Sang Pemilik Kehidupan, harus kita relakan apabila Sang Pemilik Roh mengambilnya kembali. Kendaraan penjemput selalu siap sedia untuk mengangkat roh kita kapanpun berkenan. Baik kita ikhlas ataupun terpaksa, semestinya kita selalu mempersiapkan diri menghadapNya. Surga dan Neraka yang dijanjikan sangat bergantung dengan amalan kita di saat hidup di dunia ini melakukan kewajiban kita dan menghindari larangan yang diberikan oleh-Nya, itulah usaha kita.
Salam,
Http://ferrydjajaprana.multiply.com
__._,_.___
******************************************************
Milis Filsafat
Posting : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
