UNLIMITED BEING Di jaman modern seperti sekarang ini sudah menjadi sebuah rahasia umum bahwa semakin banyak orang yang mengalami stress, depresi, keputus- asaan, bahkan tidak sedikit yang menjadi gila. Perbandingan antara kemajuan teknologi yang semakin canggih (yang seharusnya dapat membantu penyelesaian masalah manusia) dengan peningkatan jumlah manusia yang mengalami masalah-masalah psikis ternyata berbanding lurus. Pada tahun 2005, Vidiachandra Research Division beberapa kali mengadakan riset, hasilnya sungguh sangat menakjubkan. Dari 100 orang, ternyata 80 orang diantaranya mengalami depresi mental. Sisanya, 10 orang mengalami keputus-asaan. 8 orang menganggap setiap permasalahan yang mereka hadapi adalah cobaan dari Tuhan, namun selalu mengeluh. Dan 2 orang dengan sangat bijaksana memandang masalah yang mereka hadapi adalah karena Tuhan masih mencintai mereka. Mereka menjalani kehidupannya dengan dengan penuh ketenangan dan kedamaian. 2 orang inilah yang disebut mencapai Ketakterhinggaan diri (Unlimited Being).
Apa sebenarnya yang telah dilakukan ke-2 orang ini sehingga mereka bisa mencapai Unlimited Being ? Apakah kita tahu bahwa sistem operasi teknologi yang berkembang begitu pesat, terutama komputer, di dominasi oleh angka 0 dan 1 (Bilangan Biner). Tahukah kita bahwa kalimat di dalam Agama Islam "Laa Illaha Illa Allah" yang artinya Tiada Tuhan (0) Selain Allah (1). Begitu juga didalam 10 Hukum Taurat ajaran Nasrani. Salah satunya menyatakan, "Jangan ada padamu Allah lain (0) dihadapan-Ku (1)". Demikian juga sebuah kalimat dari Buddha yang begitu terkenal, "Kosong (0) adalah Isi (1)". Apa hubungannya Bilangan Biner dengan Unlimited Being ? Seandainya jika setiap kali kita menghadapi masalah, kita bisa instropeksi diri, kita mampu mengosongkan diri kita dari hal-hal negatif (0), dan kita mengembalikan setiap permasalahan kepada Tuhan (1). Seandainya jika kita selalu memandang bahwa diri kita bukan siapa- siapa (0), dan kita sama sederajad dengan semua orang sebagai sesama kita (1). Kita akan mencapai Unlimited Being. Untuk lebih memahami lagi, kita akan mengibaratka teori Unlimited Being sebagai teori Limit Matematika untuk menembus rahasia ketakterhinggan. Untuk mengawalinya, sangat perlu dimengerti bahwa dalam teori Limit Matematika 1 / 0 (satu dibagi nol) sama dengan tak terhingga. Selanjutrnya perlu diketahui sistem pengerjaannya sebagai berikut : 0 = 0 0 X 7 = 0 X 1000 Sampai disini operasi pengerjaan ini masih bisa diterima oleh logika dan kaidah Matematika umum. Namun, kali ini kita akan memasuki suatu sistem pengerjaan yang "sedikit" keluar dari logika dan kaidah matematika umum saat ini, dengan tetap memakai dalil diatas ( X = Y maka X / Z = Y / Z ) : 0 X 7 / 0 = 0 X 1000 / 0 Selanjutnya jika ketakterhinggaan ditembus (yang membolehkan pembagian 0 / 0 dengan hukum X / X = 1) maka akan terungkap rahasia ketrakterhinggaan bahwa 1000 pun sama dengan 7. 0 X 7 / 0 = 0 X 1000 / 0 1 x 7 = 1 X 1000 7 = 1000 Dari pengerjaan tersebut dapat disimpulkan bahwa angka 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, dst, pada dasarnya sama. Seperti itu juga manusia, semuanya memiliki harkat, martabat yang sama sekalipun berbeda pangkat. Kembali kepada bagaimana caranya mencapai Unlimited Being : 1. Kita selalu instropeksi diri dan mengembalikan segala sesuatunya kepada Tuhan (0) ; 2. Kita memandang bahwa setiap manusia itu sama dengan kita (harkat, derajat, martabat) (1). Memang tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk mencapai Unlimited Being, tidak semudah teori yang kami jabarkan ini. Hanya saja yang perlu dipahami bahwa segala sesuatu memerlukan sebuah proses. Seperti saat kita dilahirkan hingga menjadi dewasa saat ini, merupakan sebuah proses. Dengan penuh kerendahan hati kami undang Anda untuk bergabung dengan Vidiachandra mailing list. View Our website: http://vidiachandra.tripod.com view Our Best Program: http://vidiamanashakti.tripod.com Semoga bermanfaat. NAMASKAR ! Ananda Vidia ****************************************************** Milis Filsafat Posting : [email protected] Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ Website : http://filsafatkita.f2g.net/ Berhenti : [EMAIL PROTECTED] ****************************************************** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
