Pedoman Common Ground News Service bagi Para Penulis

The Common Ground News Service (CGNews) adalah sumber pemberitaan dan
informasi independen. Didirikan dengan tujuan (1) menyebarkan artikel
baru berorientasi solusi, (2) mempromosikan perspektif konstruktif dan
dialog, (3) menerbitkan artikel dari para ahli lokal dan internasional
tentang isu-isu Timur Tengah dan hubungan Muslim dan Barat di seluruh
dunia. Pelayanan ini adalah inisiatif nirlaba dari Search for Common
Ground, sebuah organisasi non-pemerintah internasional yang berpusat di
Washington dan Brussels, yang ingin mengubah cara dunia menangani
konflik- dari pendekatan permusuhan menuju ke solusi kerjasama.

CGNews adalah layanan berita mingguan yang terbit dalam lima bahasa -
Arab, Inggris, Perancis, Yahudi, dan Indonesia. Didistribusikan ke
ratusan media di seluruh dunia dan 12.000 pelanggan yang mencakup,
antara lain, para pembuat kebijakan, para penasehat (think-tanks),
diplomat, jurnalis, aktivis, akademisi, dan mahasiswa. Diluncurkan pada
2001, CGNews bergerak melintasi rintangan bahasa, geografi dan politik
untuk mendistribusikan artikel ke media-media dan pribadi-pribadi yang
mungkin tidak pernah mendapatkan manfaat dari pertukaran seperti ini,
tak pernah bekerjasama menyumbang dan mencetak ulang artikel dari
layanan berita yang sama.

CGNews menerbitkan artikel orisinil, pesanan, maupun cetak ulang dari
berbagai penerbitan. Artikel-artikel CGNews telah dicetak ulang lebih
dari 2500 kali di lebih dari 400 media, seperti The Christian Science
Monitor (US), Al Hayat (Saudi Arabia/UK), The Jakarta Post, Pakistan
Link, The Daily Star (Lebanon/Egypt), Al Arab Online (UK), Al Wasat
(Bahrain), The Yemen Times, Al Jazeera Online, The Jordan Times, The
Washington Times, dan United Press International.

Dewan Redaksi CGNews terdiri atas individu-individu dari Timur Tengah,
Asia Tenggara, dan Amerika Utara yang memiliki pengetahuan luas tentang
Timur Tengah, isu-isu yang releven dengan hubungan Muslim-Barat dan atau
Israel-Palestina, serta orientasi mencari "landasan bersama".

CGNews terbit dalam dua edisi. Pertama, CGNews-Middle East, menampilkan
artikel berorientasi solusi tentang konflik Arab-Israel. Edisi ini
menggunakan bahasa Arab, Inggris dan Yahudi. Kedua, CGNews-Partners in
Humanity, membicarakan isu-isu hubungan Dunia Muslim dan Barat, dengan
bahasa Arab, Inggris, Perancis dan Indonesia sebagai pengantarnya.
Brosur ini adalah pedoman umum untuk dua edisi tersebut, meski lebih
dikhususkan untuk tipe edisi yang kedua.

Misi CGNews - Partners in Humanity:

Pada masa sekarang, di seluruh dunia hanya ada sedikit pertukaran
perspektif secara langsung antar individu, komunitas, dan bangsa di
dunia Muslim dan Barat. Dalam komunitas global, media modern telah
dipakai untuk secara cepat menyebarkan berita dan unsur-unsur radikal.
Untuk itu, kami di Common Ground, dan mereka yang sejalan dengan kami,
memakai media sebagai alat utama untuk mengupayakan perdamaian,
rekonsiliasi dan sebuah dunia yang lebih aman.

CGNews - Partners in Humanity berusaha sebisa mungkin menyebarluaskan
artikel-artikel aktual yang berkualitas tinggi dan penuh renungan, yang
membantu mempromosikan berpikir positif dan konstruktif untuk
memperbaiki hubungan Dunia Muslim-Barat yang memburuk. Tujuannya adalah
melahirkan perubahan paradigma berpikir para pembaca media-media utama
hubungan Dunia Muslim-Barat.

CGNews-Partners in Humanity percaya bahwa kemampuan dan kemauan untuk
menangani secara damai dan konstruktif isu-isu yang menjauhkan komunitas
Muslim dari komunitas Barat bukan wilayah para birokrat dan pembuat
kebijakan. Ada banyak proyek dan kerja bersama tingkat bawah di seluruh
dunia, namun sayangnya tidak banyak yang sampai ke media utama dan meja
pembuat keputusan serta para individu yang berkepentingan. Para
pelanggan kami mencakup ribuan orang dengan berbagai profesi, dan lebih
dari seratus outlet media.

Para Penulis di CGNews:

  Setiap orang yang tertarik tentang hubungan Muslim-Barat diundang untuk
mengirimkan artikelnya ke CGNews - Partners in Humanity melalui situs -
www.commongroundnews.org <http://www.commongroundnews.org/> , atau via
email - [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> . Para
kontributor rutin mencakup, antara lain, para sarjana, pemimpin agama,
penulis, pembuat kebijakan, praktisi masyarakat madani, aktivis dialog
dan rekonsiliasi, ekonom, seniman, dan musisi.

Kami juga mendorong para penulis muda - para pemikir utama di masa depan
- untuk menyerahkan artikel mereka ke kolom ~Pandangan Kaum Muda. Setiap
minggu, kami memilih dan menyebarkan artikel penulis muda yang berumur
di bawah 27 tahun.

Gaya dan Format:

Jumlah Kata: semua artikel dibatasi sebanyak 750 kata, sesuai dengan
jumlah kata penerbitan-penerbitan besar, sehingga lebih mudah untuk
dicetak ulang.

Bahasa: Kami menerima artikel dalam bahasa Inggris, Perancis, Indonesia,
dan Arab. Namun, untuk memperlancar penilaian dan penyuntingan, kami
lebih suka menerima artikel dalam bahasa Inggris. Semua artikel yang
berbahasa Inggris akan diedit sesuai dengan konvensi bahasa Inggris
British untuk distribusi internasional.

Gaya: Karena akan disebarkan secara luas, artikel harus ditulis dengan
gaya jurnalistik yang sesuai dengan konsumsi utama kami: pembaca yang
cerdas namun tidak akrab dengan topik yang Anda tulis. Kami mendorong
para penulis untuk menggali secara mendalam segala topik, membicarakan
isu ruwet dan ikut serta dalam dialog yang bermakna. Artikel tidak boleh
terbaca seperti esai, tetapi seperti opini-editorial, dan paragrafnya
harus pendek.

Terminologi: pakailah sesedikit mungkin jargon, klise, dan istilah
teknis untuk memudahkan penerjemahan ke dalam bahasa lain. Kami tahu,
ada banyak kata asing yang tidak memiliki padanan dalam bahasa lain.
Dalam kasus ini, jika Anda menggunakan sebuah kata asing, silahkan
letakkan dalam huruf miring dan berikan penjelasan singkat dalam bahasa
Inggris.

Ada istilah-istilah seperti Muslim, Islami, dan Islamis yang sering
disalahgunakan, yang menyebabkan kebingungan dan kesalahpahaman tentang
Islam dan para penganutnya. Untuk itu, kami telah membuat beberapa
ketetapan. Muslim (kata sifat/kata benda) harus digunakan untuk menunjuk
seorang pemelukt Islam, dan Islami (kata sifat) menunjuk pada agama atau
institusinya. Dengan kata lain, negeri Muslim, sebuah negeri yang
penduduknya terutama beragama Islam, tidalah sama dengan Negeri Islam,
sebuah negara yang sistem politiknya didasarkan pada hukum Islam atau
syariah.

Islamisme (kata benda) harus digunakan untuk menunjuk Islam politik.
Islamis (kata benda/kata sifat) harus digunakan untuk menggambarkan
seorang Muslim yang berusaha mencari peran formal ide-ide Islam dalam
sistem politik, dan atau institusi atau asas yang hendak mencapai tujuan
tersebut. Istilah Islamis tidaklah sama dengan teroris, militan, aktivis
fundamentalis.

Pedoman:

Artikel "Common Ground":

    1.   a.. Memberi perspektif konstruktif dan berorientasi solusi serta
langkah kongkret untuk kerjasama dan kesepahaman.
   b.. Mencari landasan bersama atau tujuan dan kepentingan bersama.
   c.. Mempromosikan dialog dan kerjasama.
   d.. Menekankan contoh positif interaksi budaya Barat dan Muslim.
   e.. Mengungkapkan kritisisme diri yang konstruktif.
   f. Menanamkan harapan dan optimisme pada pembaca bahwa solusi konflik
tanpa permusuhan adalah mungkin.
   g. Menyoroti pengalaman positif antara individu yang memanusiakan
orang lain dan menawarkan harapan.
   h.. Membantu kesepahaman antara kebudayaan Muslim dan Barat.


Tema dan Pendekatan:

   a.  Menyoroti organisasi dan orang-orang yang bekerja untuk perbaikan
lingkungan global, regional, dan nasional.
   b.  Menafsirkan informasi, peristiwa, jajak pendapat, dan analisa
melalui cara-cara yang mendorong berpikir positif, moderat dan rasional.
   c.  Mendidik pembaca tentang pendekatan resolusi konflik yang tanpa
permusuhan
   d.  Menjelaskan pada pembaca bahwa "common ground" menginginkan
pencapaian yang tinggi, bukan yang rendah.
   e.  Memberitahu pembaca tentang proyek dialog di seluruh dunia yang
belum diketahui.
   f. Menjelaskan teori dan perspektif resolusi konflik non Barat atau
Muslim yang bisa membantu kesepahaman hubungan Barat-Dunia Muslim.
   g.  Mendorong para pembuat kebijakan dan pembuat keputusan
internasional untuk memakai pendekatan yang lebih damai dalam kebijakan
mereka.
   h.  Menekankan kemanusian bersama dan kesalingbergantungan umat
manusia.
   i.  Menghilangkan mitos dan stereotip negatif, dan saling menyebarkan
informasi tentan konsep yang kontroversial atau disalahpahami secara
luas, yang merintangi rasa hormat, kerjasama atau kesepahaman.


Hak Cipta dan Perijinan:

Seorang penulis bertanggung jawab sendiri atas isi artikelnya dan
diharapkan menunjukkan kejujuran intelektual (dilarang melakukan
penjiplakan/plagiarisme) dan keakuratan (mengecek fakta), dan
memberitahukan semua informasi yang diambil dari sumber lain. Kami
berharap semua artikel yang diserahkan memiliki kekhasan dan belum
diterbitkan di tempat lain.

Siapa saja mencetak ulang artikel yang dimuat dalam CGNews - Partners in
Humanity, dengan syarat tetap mencantumkan nama penulisnya dan CGNews.

Proses Pengiriman:

Artikel dapat dikirim melalui situs kami di at www.commongroundnews.org
<http://www.commongroundnews.org/> , atau lewat email ke
[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> . Untuk Asia Tenggara
bisa ke [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]>

Proses Penilaian:

Untuk mendapatkan hasil jangka panjang terbaik, dewan redaksi
CGNews-Partners in Humanity terdiri atas 7 editor dengan 6 latar
belakang/kebudayaan yang berbeda. Mereka bermarkas di Amman, Genewa,
Jakarta, dan Washington. Secara bersama-sama, mereka menghasilkan
pengetahuan yang luas dan bernuansa tentang poin-poin
pertentangan/pendirian dalam hubungan Muslim-Barat. Melalui email, para
individu ini berkonsultasi tentang semua artikel yang akan diterbitkan
oleh CGNews-Partners in Humanity untuk memastikan hasil yang terbaik.

Setiap artikel yang diterbitkan akan dinilai secara rinci.

Artikel Kiriman

Semua artikel yang dikirim akan menjalani proses penilaian oleh tim
editor CGNews. Kami menghargai artikel yang diserahkan ke kolom rutin
CGNews-Partners in Humanity's maupun ke kolom ~ Pandangan Kaum Muda.
Proses penilaian biasanya memakan waktu hingga dua minggu.

Tentang SFCG

Didirikan tahun 1982, Search for Common Ground (www.sfcg.org
<http://www.sfcg.org/> ) bekerja untuk mengubah penanganan konflik
dunia-dari pendekatan permusuhan menuju ke pemecahan masalah melalui
kerjasama. Kami bekerja dengan rekanan lokal untuk menemukan pendekatan
kebudayaan yang sesuai dalam memperkuat kemampuan masyarakat menangani
konflik secara konstruktif: memahami perbedaan dan bertindak menurut
persamaan.


Kirim email ke