Bung Arya, santai aja..
Coba cek di sistem email anda, apa ada fungsi block sender. 
Saya pakai outlook express dan kedua orang tersebut sudah saya block shg saya 
tdk pernah lagi menerima email mrk.

Saya yang termasuk tidak percaya psikologi dan sejenisnya dapat digolongkan 
sebagai ilmu/science.
Psikologi dan sejenisnya, menurut hemat saya adalah pseudo science. 
Dan konsekuensinya, psikolog dan psikiater juga adalah fake scientist. 
Mereka berpretensi utk ilmiah tp yg terjadi malah dagelan. 
Saya lebih suka mendengar Tukul arwana daripada mendengar psikolog/psikiater 
berbicara...hehe..

Jadi saya anggap apa yg disampaikan kedua org tsb tidak lebih dari percakapan 
non sense belaka.
tapi sayangnya, saya tidak punya hak utk melarang mereka berdua berpendapat.
So, jalan terbaik adalah memblock mereka dari sistem email saya--

mudah2an membantu.

salam,





  ----- Original Message ----- 
  From: arya kresna 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, July 10, 2007 12:53 PM
  Subject: [filsafat] MUAK!!! Ampuuuuuunnnn....cukuuuup.....


  MUAK SUDAH AKU DENGAR DEKON2-AN, MATA KETIGA-MATA KETIGAAN, VINCENT LIONG2AN 
DAN LEO RIMBAWAN2AN!!!!!!!! AKU MO KELUAR DARI MAILING LIST INI GIMANA 
CARANYA?????!! MODERATOR, TOLOOOOOOOOONG SAYA UDAH NEGH BANGET MA VINCENT LIONG 
DAN KONCO2NYA..........

  leonardo rimba <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

    Dear Friends, Berikut percakapan antara Rekan Fathoni
    (nama samaran) dan saya di Yahoo Messenger tentang
    MATA KETIGA dan PENGERTIANNYA. Semoga bermanfaat bagi
    rekan-rekan lainnya. (Leo).

    +++++++++++++

    F = Fathoni
    L = Leo

    F: Salam kenal Mas Leo..

    L: Salam kenal lagi mas, anything I can do for you?
    Anda di Jakarta?

    F: Iya..

    L: Hm.

    F: Ini besok saya mo didekon sama si Vincent.. Hari
    ini jam 12 ntar kita mo ngobrol2 di Senayan City..

    L: Good.

    L: Kalo acara rekon saya besok jam 2 siang di PIM 2.

    F: Yang tentang Mata Ketiga itu ya?

    L: Ya, tentang Mata Ketiga. Selasa lalu sudah saya
    coba untuk satukan dekon dan rekon, tapi kayaknya
    belom bisa. Kalau dijadikan satu dengan dekon akan
    terlalu berat buat pesertanya... Dekon itu tarik ke
    "bawah" mas. Kalau rekon tarikkannya ke "atas".

    F: Kenapa ya, dari semua cakra yang ada.. yang paling
    sering dibicariin cuma Mata Ketiga doank?

    L: Itu yang paling tinggi mas, cakra yang paling
    tinggi kalau mau pakai pengertian Metafisik.

    F: Bukannya cakra mahkota ya?

    L: Bukan, cakra mahkota perkembangan baru saja, itu
    kan nempel di tubuh... Cakra kita yang asli, malahan,
    cuma satu saja yaitu cakra Mata Ketiga.

    F: Ow.. baru tau saya..

    L: Itu tempat kita turun ke dunia fisik dari dunia
    ruh, dan itu tempat kita kembali ke dunia ruh setelah
    hidup di dunia fisik ini berakhir. Semua cakra2 lain
    adalah perluasan dari cakra Mata Ketiga. Jadi, aslinya
    kita ini cuma satu titik, yaitu cakra Mata Ketiga
    itu,... dan waktu kita kembali ke dunia ruh, kita
    kembali menjadi satu titik di cakra Mata Ketiga itu
    juga. Setelah lewat di situ, semuanya balik kembali ke
    dimensi ruh. Yang ada di fisik semuanya terlebur
    kembali ke alam semesta untuk, akhirnya, di daur
    ulang.

    Well, itu pengertian metafisika versi saya. Not that
    important lah. Itu kan teori saja. Buat kebanyakan
    orang, pada pihak lain, yang penting adalah kegunaan
    praktisnya. Well?

    F: Well kenapa mas? Trus pertama kali Mata Ketiga kita
    dibuka.. apakah udah bisa untuk melihat hal2 yang
    aneh?

    L: Well, mas, yang aneh2 itu kan cuma fabrikasi saja.
    Buatan saja. Seperti di TV itu kan? Aslinya gak gitu
    mas. Aslinya Mata Ketiga itu alamiah. Contoh: waktu
    pertamakali meditasi hadap2an dengan Vincent (Liong)
    aku langsung melihat Dewi Kuan Im ada di atas kepala
    Vincent. Jubahnya putih, kerudungnya putih, tubuhnya
    putih, teratainya putih. Serba putih.

    Menurut aku itu tidak "aneh", melainkan natural saja.
    Biasa saja. Cuma, memang yang seperti itu tidak setiap
    saat,.. datangnya tidak tentu. Kalau mau diharapkan
    muncul terus malahan orangnya bisa gendheng.

    Dan kalaupun muncul, seperti Dewi Kuan Im di atas
    kepala Vincent itu. Itupun artinya simbolik. Cuma
    simbol saja mas... Bukan berarti ada Dewi Kuan Im
    disana. Artinya simbolik. Segala sesuatu yang kita
    lihat dengan mata ketiga kita almost always simbolik.
    Dewi Kuan Im itu, for instance, artinya adalah welas
    asih. Aura putih. Vincent itu, aslinya auranya putih,
    bukan indigo,... aku lihat sendiri.

    Pengalaman2 yang muncul akan semacam itu. Tetapi lebih
    banyak berupa pengertian2 tentang hal2 spiritual dan
    hubungan antar manusia. Yang aneh2 itu malahan jarang
    mas.

    F: Mmm.. saya pernah tau ada orang yang sepanjang
    waktunya itu dia kemana-mana selalu melihat hantu.
    Apakah itu juga sesuatu yang bersifat simbolik?

    L: Bukan mas, dia itu agak rada2, jiwanya gak stabil.

    F: Bisa begitu ya? Apakah hal itu bisa disembuhkan?

    L: Bisa mas, malahan aku suka kasihan kalau lihat
    orang seperti itu. Bisa disembuhkan, perlahan-lahan,
    diajak bicara, diajak untuk refreshing.

    F: Ada beberapa yang mengatakan membuka Mata Ketiga
    secara sembarangan itu berbahaya, salah2 bisa jadi
    gila, benar nggak mas?

    L: Iyalah, kalo yang dibuka adalah naluri2 hewani
    manusia, dan bukan Mata Ketiga. Mata Ketiga is Mata
    Batin, mas... itu cuma untuk orang yang sudah ready...
    Aku lihat orang per orang. Kalau masih nguthek di
    keduniawian yang kasat mata saja, aku akan sarankan
    untuk belajar dulu... cari pengalaman dulu. Untuk yang
    sudah siap,... kita akan langsung merasa mas. Dan itu
    mintanya kepada YME, bukan kepada aku. Aku cuma
    membantu menyelaraskannya dengan frekwensi Mata Ketiga
    yang ada di aku sehingga orang tidak usah susah payah
    menemukan frekwensi yang bisa jebrat jebret langsung
    lihat dan langsung bicara seperti yang aku dapatkan
    setelah jatuh bangun bertahun-tahun. Rekon itu cuma
    untuk penyemaan frekwensi dan tanya jawab. Untuk
    mereka yang mampu, memang sebaiknya ketemu aku
    langsung.

    F: Kalau menurut mas, saya sudah siap belum?

    L: Udah, tapi dekon dulu ya? Setelah dekon, well, one
    week after that boleh minta ketemu aku langsung di
    PIM.

    F: Bayar mas? (he...he..he..)

    L: Rp 500 thousand. But itu untuk yang mampu saja.

    F: Kalau cuma mampu setengahnya mas?

    L: No problem.

    F: Ok deh kalo gitu... Aku off dulu ya mas.. mo ketemu
    sama si Vincent..

    L: Ok, mao ketemu kapan?

    F: Wah kalo bulan ini uangku udah abis buat dekon sama
    si Vincent... Bulan depan bisa nggak?

    L: Ok, bulan depan bisa, nanti sms ke aku aja di
    0818-183-615.

    F: Ok deh.. Thanx ya mas...

    L: Welcome. Bye!

    +++++++++++++

    [Leo adalah alumnus UI dan PennState, seorang praktisi
    Psikologi Transpersonal. Untuk membuat appointment
    REKON MATA KETIGA please contact him at HP:
    0818-183-615. E-mail: <[EMAIL PROTECTED]>.
    Tentang REKON MATA KETIGA, please see these links:
    <http://groups.yahoo.com/group/SpiritualIndonesia/message/1046>,
    <http://groups.yahoo.com/group/Spiritual-Indonesia/message/1047>,
    <http://groups.yahoo.com/group/Spiritual-Indonesia/message/1055>.
    Tentang LEONARDO RIMBA, please see this link:
    <http://groups.yahoo.com/group/Spiritual-Indonesia/message/992>.
    Untuk bergabung dengan MILIS SPIRITUAL INDONESIA,
    please click this link:
    <http://groups.yahoo.com/group/Spiritual-Indonesia/join>].

    Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 





------------------------------------------------------------------------------
  Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with the added security of 
spyware protection. 

   

Kirim email ke