emang sorga dan neraka itu ada? yang mana sih...........?

----- Pesan Asli ----
Dari: as as <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Sabtu, 1 September, 2007 11:48:26
Topik: Re: [filsafat] Re: Moyang kita dari Neraka, bukan Sorga.

ya , misalnya merubah agar tv menjadi baik, tidak merusak
dunia akan selalu ada bagi yang hidup
yang tidak sesai ialah tv yang merusak itu
merasakan ketiadaan adalah bentuk putus asa
pada kenyataannya kan ada
realitasnya kan ada
hidup, jelas lebih banyak yang dapat dibuat
nafas memang diperlukan bila ungin hidup
merasa di sorga, itu yang harus diusahakan

temon_brangti <temon_brangti@ yahoo.com> wrote:
Merubah apa as as, maksudnya ?
Dan yang tidak sesuai itu apa ?
Lalu merasakan ketiadaan apakah suatu bentuk pesimistis ?
Apakah yang merasakan keberadaannya lebih optimis daripada yang 
merasa tiada ?
Lalu hidup menjadi lebih disukai daripada mati ?
Selama ini manusia terpenjara nafas
dan masih saja merasa dirinya berada di surga , tujuannya
...
Itu hanya perasaan saya saja
atau, kebenaran ?
Entahlah 

--- In [EMAIL PROTECTED] s.com, as as <as2004as_as@ ...> wrote:
>
> Kenapa pesimis sekali, Selo ?
> Semua berhak untuk merubah yang tidak sesuai bila 
mau ............ ....
> 
> temon_brangti <temon_brangti@ ...> 
wrote: Kesimpulan dari semua teori 
itu adalah...mungkin.
> Sungguh kasihan memaksakan diri untuk memahami sesuatu yang tak 
> logis seperti memasukan nun semesta sedalam lubang jarum. 
> Jangankan bigbang ataupun kiamat, bahkan setiap detik pun semesta 
> dihancurkan dan diciptakan kembali. Layar TV tidak serta merta 
> menayangkan gambar melainkan ditembakkan secara berulang-ulang 
> setiap sepersekian detik. Kapanpun juga dunia bisa lenyap bahkan 
> sebelum kita sempat berkedip. Surga ataukah neraka ? sudah tak 
> terpikirkan sebagai pilihan lagi.
> --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, Kibroto <Kibroto@> wrote:
> >
> > Moyang kita dari Neraka, bukan Sorga.
> > 
> > Jaman dulu ada tahayul bahwa manusia berasal dari Adam dan Hawa.
> > Lantas muncul Darwin yang menggoyahkan tahayul lama. Tetapi 
Darwin
> > tidak menjelaskan bagaimana asal muasal kehidupan pada day-one. 
Ia
> > hanya berteori bahwa organisme yang sekarang berevolusi dari 
> mikroba
> > sederhana lama kelamaan semangkin kompleks. Bagaimana makluk 
> pertama
> > pada day-one tidak jelas. Maka ada dua teori pokok.
> > 
> > a. Teori Abiogenesis
> > Yang menduga bahwa kehidupan bersal dari benda2 mati yaitu CHON 
=
> > Carbon + Hidrogen + Oksigen + Nitrogen + bahan2 minor lainnya.
> > Berbagai percobaan telah dilakukan tetapi hasilnya mengecewakan.
> > 
> > b. Teori Panspermia.
> > Teori ini berpendapat bahwa dibumi tidak ada kehidupan. Jaman 
dulu 
> ada
> > mikroba2, virus2, atawa bakteria2 yang ada dijagat raya ini baik
> > beruba debu2, komet2, ataupun meteor2 jatuh kebumi, kecemplung 
> dilaut.
> > Terjadilah evolusi Darwin dari mikroba2 berevolusi menjadi 
tanaman 
> dan
> > binatang2.
> > 
> > Teori ini memiliki beberapa bukti adanya virus2 dalam batuan 
> meteorit.
> > Bahkan ada yang menduga wabah SAR datang dari angkasa luar. 
Teori 
> yang
> > lebih canggih disampaikan Fred Hoyle dan Chandra Wickramasinghe 
> yang
> > menyatakan adanya kemungkinan virus yang mampu menjebol DNA 
> sehingga
> > lahirlah gene baru. Misalnya, ada virus dari luar angkasa jatuh 
dan
> > melakukan penetrasi ke primata, orang-utan misalnya. Akibatnya 
DNA
> > berubah sikit dan lahirlah manusia yang DNAnya hanya 1.2-4.0% 
> selisih
> > dengan chimpanse.
> > 
> > Ada lagi teori lain yaitu kemungkinan mikroba2 dari kerak bumi, 
> jauh
> > dibawah landasan laut dalam, yang sepanas neraka jahanam.
> > 
> > Pada 1970an ada ilmuwan menyelidiki ventilasi vulkano di 
Pasifik. 
> Pada
> > cerobong vulkano dilautan ini mereka menemukan binatang2 ganjil
> > seperti ketam dan cacing. Juga ditemukan adanya bakteria yang 
tahan
> > pada suhu 100°C. Dulu orang tidak percaya ada makluk yang tahan 
> pada
> > suhu didih, ternyata ada! Mikroba2 ini mampu merubah bahan2 
> inorganik,
> > tanpa batuan matahari karena dipalung laut, menjadi biomasa.
> > 
> > Pada 1980an Tomas Gold yang terlibat peneboran minyak laut 
> menjumpai
> > adanya bakteria dalam bebatuan sampel. Pada masa itu kehidupan 
> digelap
> > gulita dipalung laut dipercayai sebagai hil yang mustahal. 
Habis 
> itu
> > orang rame2 memburu batuan palung laut antara lain biolog USA
> > menemukan di Karolina Utara. Banyak drilling companies 
menemukan 
> hil
> > yang sama. Mikroba2 itu direbus sampai 169°C tidak dut.
> > 
> > Implikasinya, ada sumber biomasa dipalung laut dan kerak bumi 
sama
> > halnya dengan dipermukaan bumi. Kemudian orang melakukan bedah 
dan
> > menghasilkan silsilah moyang mikroba. Hasilnya mengagetkan. 
> Ternyata
> > engkongnya para engkong mikroba yang paling engkong adalah 
superbug
> > yang penggemar tempat yang panasnya sepanas neraka jahanam. 
> Mikroba2
> > ini adalah makluk2 purbakala yang mangsih hidup sejak day-one
> > kehidupan muncul sampai sekarang. Tidak seperti dinosaurus yang 
> punah.
> > 
> > Maka munculah teori baru bahwa kehidupan awal justru bermula 
dari
> > kerak bumi, di godog dineraka jahanam. Mikroba2 itu kemudian 
keluar
> > ketempat yang lebih dingin lantas kelaut dan sebagian kedaratan
> > berevolusi menjadi tumbuhan dan binatang seperti sekarang.
> > 
> > Cerita itu klop dengan kisah kelahiran bumi. Umur matahari 
adalah 
> 4.5
> > milyar tahun dan semilyar tahun bumi adalah bola membara, ... 
> neraka
> > jahanam, ... dalam keadaan gonjang ganjing yang diberondong 
> berbagai
> > komet, meteor, debu2 yang berjatuhan kebumi ... huru hara. 
> Superbug2
> > ini bertahan hidup.
> > 
> > Maka, mikroba2 itu
> > a. bisa berasal dari kerak bumi, asli dari bumi,
> > b. bisa berada dikerak bumi ekspor dari angkasa luar,
> > c. dan bisa pula jatuh dar luar angkasa ketika bumi sudah tidak
> > gonjang ganjing.
> > d. bisa pula dari penghuni bumi asli yang DNAnya di-obok2 virus 
> yang
> > datang belakangan.
> > 
> > Maka dibumi ada aneka ragam tumbuhan binatang dan tumbuhan yang
> > asalnya dari mana2. Binatang jenis A dari planet-a, B dari 
planet-
> b,
> > dst. Manusia dari mana? Embuh, bisa dari mikroba asli bumi, 
bisa 
> dari
> > planet zog kecemplung kekerak bumi, bisa dari planet zig 
kecemplung
> > kelaut sesudah bumi stabil, bisa pula dari planet zug yang 
ngobok2
> > Lutung Pasundan ;-)
> > 
> > Maka tidak mustahal kita adalah blasteran Lutung Kasarung dengan
> > mikroba dari planet Zog ;-). Dan orang2 bule blasteran dari 
raden
> > Hanoman ;-)
> > 
> > Jika teorema adanya mikroba2 yang tahan suhu neraka jahanam 
benar, 
> dan
> > bukan spekulasi mistis awur2an tanpa bukti apapun, maka 
seharusnya
> > mikroba2 itu dibuktikan ada diplanet lain, Mars misalnya. 
Ternyata
> > memang ada.
> > 
> > Ini masih menyisakan pertanyaan, mikroba2 itu, entah lokal 
ataupun
> > impor berasal dari mana? Dari benda matikah? Seperti 
abiogenesis? 
> Maka
> > ilmuwan mempertimbangkan kembali abiogenesis yang sudah lama 
> dibuang
> > karena gagal2 mlulu. Kegagalan itu, demikian dugaan ilmuwan,
> > disebabkan asumsi bahwa kehidupan baru muncul pasca bumi gonjang
> > ganjing. Maka sekarang ilmuwan sedang membuat eksperimen neraka
> > jahanam. Akankah muncul mikroba? Belum ada hasilnya, sejauh ini.
> > 
> > Metaphor atau tahayul bahwa kehidupan berasal dari sorga yang
> > <katanya> toto titi tentrem kerto raharjo, sarwo ijó róyó2, ... 
> dst,
> > ... menjadi tidak klop. Kehidupan berasal dari neraka jahanam 
yang
> > panasnya naudzubilah, penuh huru hara, siksaan berondongan 
benda2
> > angkasa, dan gonjang ganjing selama milyaran tahun. Andaipun 
yang
> > benar adalah panspermia dimana kehidupan dibumi 100% impor maka
> > sangkan paraning ngaurip = the origin of life = berasal dari 
big 
> bang.
> > Suatu keadaan huru hara gonjang ganjing penuh siksa dan 
panasnya
> > naudzubilah. Moyang kita dari neraka jahanam.
> > 
> > Jika teori big bang benar, mudah2an keliru, maka sekarang ini 
jagat
> > raya sedang mengembang. Suatu saat semua akan mengempis dan 
kembali
> > menjadi kesatu titik. Ketika itu jagat raya akan membara penuh 
huru
> > hara gonjang ganjing, maka neraka akan menjemput semua 
kehidupan.
> > Tidak seorangpun bisa lepas!
> > 
> > Seandainya, seandainya sesudah dut kita masih ada, entah 
dimana, 
> maka
> > ketika jagat runtuh kita akan tersedot neraka jahanam. 
Semuanya, 
> tanpa
> > kecuali. Jagat lantas akan kembali seperti dulu, seperti 
sebelum 
> big
> > bang : suwung = kopong blong.
> > 
> > Well come to the hell.
> >
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ------------ --------- --------- ---
> Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with 
Yahoo! FareChase.
>






Choose the right car based on your needs. Check out Yahoo! Autos new Car Finder 
tool. 



      
________________________________________________________ 
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
http://id.yahoo.com/

Kirim email ke