Kita tidak bisa menafikkan fungsi akal
dia adalah alat bagi kita dalam menjalani realitas
Namun saya mengkritik pandangan Descartes
bahwa ia menenpatkan akal pada posisi yang berlebihan.
Rasioanalisme menenpatkan akal sebagai standart
ukuran dari segala sesuatu.
Standart kebenaran...standart...moral....standart Etika

ironis
Sedangkan akal setiap orang berbeda-beda dan relatif.
Para rasis yahudi berpendapat
bahwa merekalah manusia sedangkan selain mereka hewan.
itu adalah bentuk pemikiran
tapi apa anda mu disebut hewan?

bangsa jerman bilang mereka ras aria yang unggul
selain mereka rendah dan harus dimusnahkan

apa anda ras yang rendah seperti pemikiran orang  nazi

Akal relatif dan amat variatif antar setiap orang
oleh kerenanya dibutuhkan acuan kebenaran yang pasti
Yakni Kitab suci dan COntoh pengamalan dari nabi

tentu akal dalam urusan nonkeagamaan tidak lah terlarang
seperti untuk menciptakan teknologi, mobil, Sains IpTEK
komputer tidak terlarang. Teknologi tidak haram
selama kontentnya baik seperti acara-acara yang bermanfaat
keilmuan, berita, hiburan yang baik.

Tapi akal tidak dapat menjawab pertanyaaan yang mendasar
seperti 

Siapa diri kita ini?
Asal usul kehidupan kita
Posisi dan kedudukan kita di alam?
Apakah kita ada dengan sendirinya ?
Atau adakah pencipta ?
Bagaimana hubungan kita dengan pencipta semesta Alam?
Apa Hikmah dari penciptaan diri kita?
tentu menyembah pencipta
Bagaimana menyembah pencipta?
APa yang terjadi setelah kematian?

akal sangat relatif karena tiap orang
memiliki kadar akalnya masing-masing
seperti pilot pastilah berbeda dengan tukang becak dalam 
akal teknik perkapalnnya. 

bahkan diantara para filusuf sendiri
mereka tidak sama pandangannya

Memang didalam agamapun tercipta 
sekte dan firqoh(aliran-aliran)

seperti sabda nabi muhammad SAW

Umat ku ini (islam) akan terpecah belah 
menjadi 73 golongan
semuanya ada dineraka kecuali satu...
siapa dia ya nabi...
mereka adalah yang mengikuti (mencontoh cara beribadah/beragama)
aku dan sahabatku. 

ini pentingnya menggembalikan penafsiran
agama kepada contoh nabi...(sunnah) 

dan terjadinya perpecahan dalam agama akibat
orang-orang menjadikan wahyu dikendalikan oleh
hawa nafsu pemikiran mereka
sehingga mereka merubah agama
mengada-adakan hal-hal yang baru yang tidak pernah dicontohkan
nabi dalam agama. 
SUPAYA TIDAK SALAH FAHAM
" ingat kebaharuan dalam urusan dunia tidak dilarang
  seperti pembaharuan Sains dan IPTEK"

Perpecahan dalam agama pun diakibatkan manusia menafsirkan 
kitab suci tanpa berpegang kepada sunnah
contoh nabi dalam menjalankan agama...
Akal mereka membuat-buat pembaharuan...

ini menempatkan akal juga bukan pada tempatnya
akal menggembangkan pemikiran tidak terlarang'
tapi harus di bimbing oleh wahyu dan sunnah

itulah relativitas akal yang berbahaya
jika demikian tentu setiap orang akan 
bicara menurut akal mereka yang relatif
dan tidak memiliki ukuran yang pasti

akal cenderung menciptakan perpecahan
pemikiran
dan sudah menjadi sifat manusia yang
cenderung berpecah belah




******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke