Hihihi, Mon
alergi itu cuman metafora, kok, Mon.
Coba pelajari secara keseluruhan pelajaran itu
Akan banyak ditemui hal2 yang buruk.
Jangan marah, yah, Mon

Kalau aku membuat sesuatu
o, ternyata ada yang jelek
ya saya perbaiki, to, Mon

Bukan lalu bilang
Ini buatanku
ini grupku
pasti paling benar
pasti paling baik

kalau tak mau nurut
pasti kubawakan pentungan
hihihi

maaf, yah, Mon
hihihi

temon_brangti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               Dulu 
adik saya pernah sangat menyukai udang. Dia makan banyaaak 
 banget, eh ternyata akhirnya keracunan dan sekarang malah jadi 
 alergi.
 Jadi pak as as pada kondisi alergi bisa terjadi berbagai 
 kemungkinan :
 1. Kita makan terlalu banyak . Makanan yang walaupun tidak berbahaya 
 bisa jadi malah membahayakan kalau berlebihan
 2. Kita memakannya pada saat yang tidak tepat.
 3. Tubuh yang alergi bereaksi pada kemungkinan  yang bisa jadi 
 justru tidak membahayakan, tapi antibody yang menanggapinya 
 terlalu "serius" menganggapnya sebagai ancaman, jadilah alergi.
 
 Nah, untuk kasus pak as as ini apakah mungkin terlalu banyak 
 mengkonsumsinya atau mengkonsumsinya pada saat yang kurang tepat 
 (pada waktu kondisi hati sedang kecewa misal) atau jangan-jangan 
 hanya reaksi yang berlebihan ?
 
 Oh, ya Pak as as do'a rabithah itu saya sampaikan pada semua merasa 
 jatuh cinta (terutama mba sisc). 
 Do'a semoga sembuh emang buat pak as as hehe.
 
 Sekarang pak as as kok jadi gampang panik gitu .Melihat bahasa arab 
 segitu aja udah langsung menyimpulkan ekslusivisme dan sebagainya. 
 Padahal itu doa orang-orang yang jatuh cinta. Siapapun, apapun 
 bahasanya.
 
 --- In [email protected], as as <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 >
 > Aku justru berasal dari lingkungan itu, Mon.
 > Sangat pekat melingkupiku.
 > Makin lama aku bersama lingkungan itu
 > Aku tau, harus diadakan revisi
 > 
 > Kita tau kondisi pada waktu itu adalah kondisi jahiliyah
 > Solusi zaman jahiliyah, pasti beda dengan solusi terhadap orang2 
 yang sudah tercerahkan.
 > 
 > Terima kasih atas do'amu, Mon.
 > Semoga juga tercerahkan, Mon.
 > Hihihi. 
 > 
 > temon_brangti <[EMAIL PROTECTED]> 
 wrote:                               Konon pak as as untuk 
 menyembuhkan alergi bukan hanya menghindari si 
 >  alergen tersebut tapi bahkan justru dengan sengaja membiasakan 
 diri 
 >  dengan sesuatu yang jadi penyebab alergi.
 >  
 >  Nanti tubuh dan pikiran akan mudah beradaptasi. 
 >  
 >  Semoga lekas sembuh. 
 >  Hehehe...
 >  
 >  --- In [email protected], as as <as2004as_as@> wrote:
 >  >
 >  > Hihihi, Mon
 >  > Aku alergi terhadap exclusivism, kok Mon.
 >  > Aku menentang kepada yang merasa terbaik di dunia, kok, Mon.
 >  > Maafkan aku, yah
 >  > 
 >  > temon_brangti <temon_brangti@> 
 >  wrote:                               Pak as as ini selalu 
 terjebak 
 >  dengan menggolongkan bahasa dengan 
 >  >  versi ini, itu. Apakah kalau disebut will akan lebih humanity 
 >  >  daripada syariah ?
 >  >  atau lord lebih humanity dari pada Allah ?
 >  >  membaca dengan hati pak as as, bahasa hanya jembatan. 
 >  >  
 >  >  --- In [email protected], as as <as2004as_as@> wrote:
 >  >  >
 >  >  > Ah, Mooooon
 >  >  > 
 >  >  > My version is more dedicated to humanity, Mon, as follows :
 >  >  > 
 >  >  >  O, my Lord, 
 >  >  > You know this hearts meet by the love of you, 
 >  >  > gathered by the obedience to your commands, 
 >  >  > united to your will and promise to do  your will , 
 >  >  > So strength it my Lord, the binder, 
 >  >  > make the love  eternal, 
 >  >  > show the path, 
 >  >  > fill it with your light that won't  off, 
 >  >  > wide the chests by faith in you and total surrender to you. 
 >  >  > Live it by  knowing you and let it directed in your path. 
 >  >  > You are the best  guard and the best helper,
 >  >  > My Lord.
 >  >  > 
 >  >  > temon_brangti <temon_brangti@> 
 >  >  wrote:                               Allahumma Innaka  ta'lamu 
 >  anna 
 >  >  haadzihil quluuba qodijtama'at `alaa 
 >  >  >  mahabbatik wattaqot `alaa thoo'atik Watawahhadat `alaa 
 >  da'watik 
 >  >  >  wata'aahadat `alaa nushrorika syariatika Fawatsiqillahumma 
 >  >  >  roobithataha waadimwuddaha Wahdihaa subulahaa wamla'haa bi 
 >  >  nuurika 
 >  >  >  lladzi laa yakhbu wasyroh shuduuroha bifaidhil iimaani 
 bika  
 >  >  >  Wajamilittawakkuli `alaik Wa ahyiha bima'rifatika Waamitha 
 >  `alaa 
 >  >  >  syahaadati fii sabiilik. Innaka ni'mal maulaa wa 
 ni'mannashiir.
 >  >  >   
 >  >  >  Yaa Allah, You know this hearts meet by the love of you, 
 >  gathered 
 >  >  by 
 >  >  >  the obedience to your commands, united to your will and 
 >  promise 
 >  >  to do 
 >  >  >  your syariah , so strength it Yaa Allah, the binder, make 
 the 
 >  >  love 
 >  >  >  eternal, show the path, fill it with your light that won't  
 >  off, 
 >  >  wide 
 >  >  >  the chests by faith in you and total surrender to you. Live 
 it 
 >  by 
 >  >  >  knowing you and let it die by syahid in your path. You are 
 the 
 >  >  best 
 >  >  >  guard and the best helper.
 >  >  >  
 >  >  >  
 >  >  >      
 >  >  >                                
 >  >  > 
 >  >  >        
 >  >  > ---------------------------------
 >  >  > Got a little couch potato? 
 >  >  > Check out fun summer activities for kids.
 >  >  >
 >  >  
 >  >  
 >  >      
 >  >                                
 >  > 
 >  >        
 >  > ---------------------------------
 >  > Yahoo! oneSearch: Finally,  mobile search that gives answers, 
 not 
 >  web links.
 >  >
 >  
 >  
 >      
 >                                
 > 
 >        
 > ---------------------------------
 > Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect.  Join Yahoo!'s 
 user panel and lay it on us.
 >
 
 
     
                               

       
---------------------------------
Boardwalk for $500? In 2007? Ha! 
Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at Yahoo! Games.

Kirim email ke