Lebaran sudah satu pekan berlalu. Di desa-desa, masih ada yang merayakan 
Lebaran Ketupat. Apa itu alasannya pemerintah memberikan libur yang begitu 
lama? Toh ternyata masih banyak pegawai yg membolos. Apa libur satu pekan 
kurang lama? Rasanya tidak akan pernah yg namanya kemalasan membuat puas. 
Selalu kurang dan kurang. 
  Perlu kita pertanyakan, lantas apa setelah Lebaran?
  Mengulangi lagi rutinitas 11 bulan yang tak peduli Tuhan? Merepetisi 
dosa-dosa untuk kemudian pura2 bertobat lagi Ramadhan depan? Ah, andaikata saja 
Tuhan mendahulukan sifat Maha Pengadilnya daripada Maha Pengasihnya... 
Untunglah Tuhan tidak begitu.
  Selamat Idul Fitri bagi yang merayakan, semoga tak lupa pada amalan selama 
Ramadhan.
   
  Salam dari yg merasa tak pantas merayakan Lebaran,
   
  Bhayu M.H.


 
  
 
  Good communication is the key factor for success 
  visit my blog= http://www.bhayu.wordpress.com

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke