Dalam sejarahnya, agama membutuhkan tekanan agar senantiasa terjaga, dan 
tidak terjebak dalam  ignoransi pengembalaan. Apa yang  enggan disentuh agama 
dibongkar secara radikal. Banalitasi  dunia transendental  kegemaran Nietzsche, 
 tak urung membuat agama  kaget dan dipaksa mawas diri. Itulah sumbangsih 
Nietzsche. Adalah Paul Ricoeur, dengan ancangan hermeneutik, dengan  
menggunakan metode fenomenologi  terusik untuk   menggali harta karun  
humanitas warisan Nietzsche......(Dr. Boas Boang Manalu)
   
  Selengkapnya baca di  http://meontology.blogdrive.com/

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke