Filsafat oh filsafat....,
filsafat yang kita sebut hasil pemikiran para filosof/ pendahulu kita,
entah di eropa, asia, dan dimana-mana,
saling terkait satu sama llain,
yang dari eropa menyebar ke asia,
padahal yang dieropa sebenarnya berasal dari pemikir dari Asia, Yunani
dan Timur Tengah dll,
sebenarnya pula tidak ada yang murni berasal dari satu tempat. semua sudah
saling bercampur.
Persoalannya, siapa menguasai alat media dan ekonomi dialah yang menang
menyebarkan hasil pemikiran/ atau filosofinya.
Baik-buruknya, benar-salahnya, cocok-tidak cocoknya pemikiran para filosof
tersebut, menjadi tanggung jawab setiap akal budi dan hati nurani untuk
menyaringnya, dan lalu diamalkan dalam kehidupan sehari.
Pormadi
qalam26 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Filsafat...filsafat..
kalo di fikir-fikir banyak sekali
bentuk pemikiran filsafat yang dikembangkan
oleh sekian banyak kepala
dimana tiap-tiap kepala punya selera
filosofisnya sendiri-sendiri.
Hmmm ada satu persoalan metafilosofis
dikatakan meta karena berupaya mempertanyakan eksistensi
filsafat itu sendiri...
hehehe pertanyaannya mungkin sederhana
hasil-hasil produk pemikiran kepala para filosof
kenapa juga seeeh gua musti percaya ?????
ama tuh..para filosof...dan segala ucapan mulut-mulut mereka
kenapa gua musti yakin bahwa si hegel itu benar...
kenapa gua musti percaya bahwa marx itu dapat dipercaya....
kenapa juga gua musti mengikuti aristoteles, plato, socrates
mungkin aja mereka boong...mungkin aja pemikiran mereka
cuma perangkap belaka...dusta....kepalsuan....
gua ga pernah tau apa yang ada dalam isi hati mereka...
mungkin aja mereka membuat filsafat agar dapet jabatan
agar dapet kekayaan...atau mereka berfilsafat agar
dibilang orang pinterrrrrr.....
niat dia apakah mulya menyelamatkan manusia..
mencerahkan dan mendidik manusia...
manusia mana???
manusia eropa....???
agar dapat menjajah bangsa asia kayak indonesiaaaaa
ah walau eropa itu penuh dengan timbunan pemikiran filsafat
tetap aja mereka adalah para penjajah dan pemerkosa perempuan
indonesia.....kakek buyut kita diindonesia jadi korban
kerja rodi mereka...apa prancis (negeri filsafat)
itu lebih beradab dari belanda (penjajah)
...apakah saat ini eropa dan anak keturunannya yakni barat
itu telah berubah menjadi orang-orang bijak dan berhenti menjajah
bangsa asia???? apa wong properti publik kita sudah di privatisasi
dan diteken orang barat / eropa...
trus apakah filsafat itu merupakan kebenaran universal, mutlak
kan dia itu cuma produk kepala orang eropa....dan sudah usang, produk
zaman dulu yang di negeri asalnya sudah ga laku...udah diganti
teknologi dan sains...
siapa yang bisa menjamin filsafat bakal cocok untuk indonesia
dan konteks zaman sekarang ini yang orang-orangnya gila materi...
lucunya orang-orang kita mau niru-niru filsafat orang barat
malu-maluin...
padahal filsafat itu cuma sebuah fase dalam masyarakat eropa menuju
masyarakat materialistis
...filsafat digunakan untuk melepaskan diri dari doktrin agama di
eropa....nah sekarang orang-orang eropa ya pragmatis aja hidupnya
dia bangun mall, dia cari harta, dia gempur irak, taliban untuk
dapetin minyak...pokoknya ga dalem-dalem amat kok...
dinegeri asal filsafat yakni eropa...orang-orangnya kagak filosofis
tuh...MONEY itu aja otak mereka
jadi diri sendiri donk kita udah dijajah trus sekarang dijajah
ekonominya ama eropa dan barat nah trus...apa kita mau dijajah
isi otak kita dengan produk pemikiran mereka yakni filsafat??????
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com