http://www.utankayu.org/in/index.cfm?action=detail&cat=event&id=125
Rabu, 16 Januari 2008, 19:00 WIB
Diskusi dan Pemutaran Film Dokumenter
PEREMPUAN ACEH & SYARIAT ISLAM
Narasumber: Lisabona Rahman, Ratna Batara Munti, dan Ariani Djalal.
--------------------------------------------------------------------
Bagaimana nasib perempuan Aceh di tengah jerat-jerat syariat Islam? Anda bisa
menyaksikannya melalui tiga film dokumenter yang dibuat langsung oleh
perempuan-perempuan Aceh. Film pertama, berjudul Meuneunggui (Mode),
menggambarkan penerapan syariat Islam di Acehyang dimulai dengan kewajiban
berjilbab pada kaum perempuan Acehjustru menggairahkan dunia fashion, dengan
maraknya pelbagai mode jilbab yang dipakai perempuan-perempuan di Aceh. Marak
pula praktik sweeping yang dilakukan oleh sekelompok laki-laki bersarung dan
berbaju putih.
Film kedua, Bungong (Bunga), menayangkan gambaran dan nasib yang penuh kontras
antara perempuan dan lelaki di Banda Aceh dalam kehidupan sehari-hari. Kaum
ibudalam balutan busana muslimahharus mengasuh anak, mencuci piring, menjaga
rumah, sedangkan kaum laki-laki dengan santai menghabiskan waktu ngobrol di
kedai kopi. Film ini juga menampilkan kesaksian seorang perempuan yang telah
berjilbab tapi ternyata belum aman dari gangguan; ia mengaku payudaranya pernah
diremas seorang lelaki tak dikenal ketika berada di jalan raya yang sepi.
Film ketiga, Bak Lon Kaloen (Kala Aku Melihat), berupaya menggali informasi
dari Wilayatul Hisbah (polisi syariah): apa tugas mereka, apa prosedur-prosedur
yang harus ditempuh, termasuk merazia jilbab. Dan tentu saja apa pemahaman
mereka tentang syariat Islam yang tak lebih dari masalah jilbab, busana
muslimah, dan menjadikan perempuan lebih berakhlak.
Setelah pemutaran film dokumenter yang masing-masing berdurasi 10 menit, akan
diadakan diskusi dengan Lisabona Rahman, pengamat film dan peneliti masalah
jender, Ratna Batara Munti, direktur Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan
Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) yang banyak melakukan advokasi hukum
terhadap kasus-kasus yang menimpa kaum perempuan Aceh dan Ariani Djalal,
manajer pogram Ragam Media Network. Diskusi ini merupakan kerja sama Komunitas
Utan Kayu dengan Ragam Media Network.
Diskusi ini dilaksanakan di Teater Utan Kayu (TUK) Jl. Utan Kayu No 68H,
Jakarta. Diskusi ini dibuka untuk umum dan tidak dipungut biaya sedikit pun.
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.