Selamat Pagi Akal adalah tidak terbatas sekaligus sangat terbatas. Tiga dimensi kehidupan memungkinkan untuk mengatasi berbagai problem rasionalitas, kewahyuan dan alasan penalaran ilmiah. dimensi tersebut adalah keseimbangan antara akal (penalaran/filsafat), irfaniyah (intuisi-intuisi) dan amal shalih. Berbagai problematka ketuhanan bisa jadi begitu terbatas karena akal, sekaligus akal menjadi tidak terbatas. Tetapi kebutuhan akal akan penalaran dalam kehidupan begitu dibutuhkan sebagai fasilitas ilmiah sebagai manusia, dan irfan adalah penyeimbangnya. Bersambung..
----- Pesan Asli ---- Dari: qalam26 <[EMAIL PROTECTED]> Kepada: [email protected] Terkirim: Senin, 14 Januari, 2008 3:07:12 Topik: [filsafat] KETIKA AKAL DIPERTUHANKAN akal menjadi tuhan ketika ia menggantikan posisi tuhan sebagai pembuat hukum atau penetap hukum halal dan haram. ________________________________________________________ Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/
