Agama adalah sebuah kepercayaan dan keyakinan untuk mengenal Tuhannya.
Pemahaman seseorang terhadap sebuah agama sehingga menganutnya, 
bergantung kepada keadaan lingkungan, pengalaman spiritual serta 
hal lain misalnya pendidikan juga suri tauladan yg diberikan

Pemahaman seseorang terhadap sebuah agama belum tentu sama
dengan yang lain, dan ini susah terbantahkan, karena agama
merupakan suatu kepercayaan pribadi seseorang akan Tuhannya.
Namun seseorang akan dengan sendirinya berpaling ke agama
/kepercayaan lain, apabila menurut hematnya lebih baik utk dirinya.
Dan agama itulah yang menuntun seseorang kearah yang baik.
Baik yang bagaimana? Baik untuk masyarakat pada umumnya.
Dalam hal ini tujuan yang lebih penting daripada jalannya.

Karena itu lebih baik bila agama itu diterapkan pada diri pribadi
agama akan membentuk pribadi kita masing2 menjadi lebih arif dan
bijaksana. Bila membandingkan atau diperdebatkan dengan 
kepercayaan lain, maka yang timbul hanyalah perbedaan yang 
membawa kearah pertengkaran, maka hilanglah nilai2 luhur dari 
ajaran yg jadi tujuan agama, begitupula rusaklah tata kehidupan
yang saling bertoleransi dalam masyarakat 

Perlukah agama dibela? Perlukah Tuhan yang kita percayai dibela?
Sejarah telah mencatat banyak pengurbanan yg dilakukan manusia.
Kepercayaan sendiri susah bergeming. Tuhan adalah sesuatu yg kita
percayai serba "maha", sebaliknya agama sering dimanipulasi
oleh kekuatan tertentu untuk mencapai kekuasaan .
Sebaliknya sebuah kepercayaan akan sirna sendiri bila
kehilangan pengikutnya, banyak agama/kepercayaan yang meskipun
baik dan pernah berjaya, kini punah ditelan peradaban.
Jika pun ingin membela sebuah ajaran/agama/kepercayaan, baiklah
memulai dengan diri sendiri memberikan contoh bukti berperilaku
kehidupan yang baik.

Siapa yang sebenarnya berhak justify sebuah agama itu yg terbaik?
Beruntunglah dahulu ada Reformasi oleh Martin Luther, sehingga
agama Kristen Katholik bisa mengkoreksi diri, misalnya. 
Lalu apa Kristen Protestan jelek, tidak juga. Banyak hal2 yg 
dianggap prinsip yang dikoreksi dalam ajaran gereja. Sebelumnya 
hal ini tidak mungkin, karena sangat berkuasa dan dikaitkan
pada hal2 yg berdasar wahyu. Bahkan filsafat abad pertengahanpun 
didominasi oleh pemikiran2 yang berpusat pada Ketuhanan Kristen. 
Spinoza adalah contoh tepat yang membuka pemikiran2 keagamaan 
dalam kehidupan. Pada saat lain saya akan menuliskan ttg buah 
pikiran Baruch Spinoza, ttg Pantheisme di mail list filsafat ini, 
dan itupun terbuka, mau dianggap baik ataupun buruk terserah saja.


Kusnady Dharmawan



******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke