Bukan salah religinya pak...tapi salah dari sumber anda dalam menukil 
nash-nash agama. Karenanya setiap atsar atau riwayat yang beredar itu 
disaring dalam ilmu hadits namanya...sehingga ga ada atsar TOLOL yang 
sampai ke kita bahwa nabi DAUD BERSELINGKUH dengan istri orang ATAU 
NABI ISA BERZINA DENGAN PELACUR...semua ITU DUSTA DAN RIWAYAT PALSU 
YANG DI TELAN MENTAH-MENTAH OLEH ORANG_ORANG BODOH SEMACAM ANDA.

KAREnanya Semua Punya KAidah dan Ilmu, bukan seperti hewan ternak 
yang memakan dan melalap seluruh apa yang ia dengar tanpa ia memilah 
dan mengetahui kaidah yang memisahkan antara yang haq dan bathil.

Karenanya orang-orang Yang JAHIL MUROKKAB lebih baik DIAM...agar 
tidak menciptakan kerusakan.

wassalam 



--- In [email protected], leonardo rimba <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> FANTASI SEKSUAL & FANTASI RELIJIUS
> 
> Friends, to be honest, I am fed up with the talks about religion. 
Rasanya cappe aja. I don't think religion has any use for human 
beings because, kalo emang bener religion is so good, kenapa kelakuan 
orangnya itu BEDA JAUH dengan apa yang dikhotbahkan ?
> 
> Lalu, solusi yang very TYPICAL Indonesia adalah dengan menyalahkan 
oknumnya. Oknum ? Oknum apa nih ? Oknum yang dikenal sebagai si Nabi 
atau si Tuhan ? Mereka itu kan termasuk OKNUM juga. Siapa bilang 
Tuhan bukan oknum, siapa bilang si nabi bukan oknum ? 
> 
> Nabi2 itu banyak, dan semuanya itu OKNUM. Yang namanya si Isa 
pernah galang gulung dengan PSK yang bukan muhrimnya. Siti Maryam 
(Bunda Maria) jelas tidak pakai jilbab. Yang namanya si Daud pernah 
selingkuh sama bini orang. Yang namanya si Mamat pernah fucking sama 
wanita usia SEMBILAN taon (ini yang paling sadis bo !). Dan banyak 
lagi lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Semuanya itu 
oknum. Lalu, kenapa orang2 pada memuja-muji segala oknum2 itu 
setinggi langit seolah-olah tidak ada yang lebih oke buat dipuja-puji
 ? 
> 
> The answer is FANTASY, my friends. Manusia itu memiliki kemampuan 
untuk berfantasi. Dan jadilah segala macam fantasi. Ada fantasi mesum,
 dan ada pula fantasi jenis relijius. Kalau fantasi mesum akan 
membayangkan foreplay dengan sesama wanita/sesama pria/lawan jenis 
yang bukan muhrimnya, sehingga bukankah logis pula kalau kita 
berkesimpulan bahwa fantasi jenis relijius akan membayangkan hal2 
yang tidak semestinya pula ?
> 
> Contoh: Nabi yang namanya si Isa itu diagungkan sebagai perjaka 
tingting, pedahal dia udah galang gulung sama seorang PSK yang pasrah 
diapain aja. Malah ada orang yang fanatik banget dan bilang kalo Isa 
tidak punya titit. Yee... punyalah. Ada penisnya dan bisa erection 
juga walaupun, maybe, tidak sampai segila si Mamat yang fucking sama 
anak wanita usia sembilan taon. Jebol booo !!!
> 
> To be honest, I tend to believe bahwa semuanya itu FANTASY. Kita 
berfantasi tentang hal2 yang tidak kita alami sendiri. Kita 
berfantasi bahwa non muhrim sejenis/berlawanan jenis itu enak kalo 
diajak esek2, so kita memperoleh kepuasan, walaupun hanya 
membayangkan saja dan meng esek2 barang sendiri saja. As fantasy in 
sexual matters, so is fantasy in religious matters. Kita membayangkan 
si nabi itu BUKAN manusia biasa. Kalaupun kelakuannya itu keterlaluan,
 kita bisa memaklumi karena kita berargumentasi bahwa si nabi itu 
bukan manusia biasa. 
> 
> Nabi2 juga membunuh, we KNOW that to be sure. Tapi kita beralasan 
bahwa mereka itu nabi, dan kita itu BUKAN nabi. Tapi, pernahkah kita 
mau jujur terhadap diri sendiri bahwa nabi2 itu sebenarnya manusia 
biasa saja, exactly the same like you and me. Jadi, kalau dia itu 
keterlaluan dan fucking sama anak bawah umur sehingga the vagina itu 
JEBOL, mbok ya diumumkan dengan sejelas-jelasnya sehingga mereka yang 
mengirimkan doa2 agar si nabi itu masuk Surga lebih BERGIAT 
mendoakannya. Memang harus didoakan, sebab vagina jebol is a very 
SERIOUS matter, dan Tuhan gak mao tau because jelas itu dorongan 
syahwat dan bukan ridho dari Tuhan.
> 
> Lalu, mereka yang tergila-gila sama Yesus dan teriak2 "Yesus, aku 
cinta kau" mbok ya diperingatkan bahwa Yesus itu doyannya jalan2 sama 
seorang PSK tanpa menggunakan surat nikah, sehingga selayaknya para 
PSK diikut-sertakan dalam kegiatan keagamaan yang mengkultuskan Yesus,
 dan itu TANPA syariat harus mengaku menerima Yesus, sebab para PSK 
itu sudah jelas2 menerima BANYAK YESUS dalam bentuk penis2 berbagai 
macam rupa, ukuran, dan rasa yang keluar masuk di mereka punya alat 
vital, for free or for a fee. (Leo)
> 
> +++
> 
> [Leonardo Rimba adalah seorang praktisi Psikologi Transpersonal. 
Bersama Audifax, Leo menulis buku "Psikologi Tarot" (Pinus, Maret 
2008). Diskusi dengan Leo bisa dilakukan di Milis SI; just click:
> <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>. Anybody is 
welcomed to join tanpa membedakan latar belakang Suku, Asal, Ras, 
Antar-golongan, Usia, Gender, dan Orientasi Seksual.]
> 
> Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.
yahoo.com
>




------------------------------------

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke