Reggae
(Ras Muhammad) dan Perjuangan Kebudayaan   

19 Agustus, 2008

Oleh: RUDI
HARTONO

Dengan peralatan seadanya, puluhan grup band
reggae, diantaranya Primitive, Babylonian, Local Ambience, Primitive, dan Ras
Muhammad, tetap bersemangat memperdengarkan lagu-lagu yang terkenal
“membebaskan” ini, untuk merayakan “63 tahun” kemerdekaan Indonesia. Penonton
yang sudah terbawa lirik dan melodik lagu-lagu reggae, semakin
berjingkrak-jingkrak, ketika sebuah band melantunkan lagu “gendjer-gendjer”,
lagu yang identik dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang terlarang itu.
Bukan Cuma itu, lagu “Ke Selatan” ciptaan Yayak Kencrit pun begitu enak
dilantungkan oleh band reggae ini, mengingatkan aku dengan Band “Modena City 
Rambler”
ketika melantungkan Bella Ciao. Ratusan kaum muda dan penikmat reggae sengaja
datang untuk menikmati acara ini. Salah satu band favorit yang ditunggu-tunggu
mereka-mereka ini adalah Ras Muhammad, grup musik reggae yang baru saja
menggebrak penggemar reggae Indonesia dengan “reggae hari ini”, “siempre”,
“leaving Babylon”, dan lain-lain. 


Baca Selengkapnya di 
http://arahkiri2009.blogspot.com/2008/08/reggae-ras-muhammad-dan-perjuangan.html



"Tugas Manusia adalah Menjadi Manusia" (Multatuli)
Stand up for Democracy! Website http://www.arahkiri2009.blogspot.com



      

Kirim email ke