Airmata Tak Pernah Kering

By: agussyafii

Ditengah informasi cepat menyebarluas, pertama kali saya mendengar ada orang 
meninggal karena flu burung, saya juga salahsatu orang yang panik. 
Jangan-jangan akan banyak orang yang meninggal karena flu burung. Informasi 
bahaya virus flu burung atau sering yang disebut dengan H5N1  membuat orang 
terkejut & juga kaget. Takut ketemu ayam dan takut makan ayam. Kalo Tika 
Pangabean Poject Pop takut ketemu ayam karena trauma masa kecil, masyarakat 
takut ketemu ayam karena flu burung.

Ketakutan masal terjadi, iklan di tv, penyuluhan pada peternak, aparat desa, 
bahkan pembelian vaksin flu burung terjadi besar-besaran. penghamburan uang 
rakyat ditengah makin susahnya kehidupan masyarakat kecil seolah menjadi 
"bancakan" (pesta pora) ditengah kecemasan masyarakat.

Entah berapa trilyun uang yang dihabiskan oleh departemen terkait untuk 
mengkampanyekan isu bahaya flu burung. secara vulgar masyakarat dianggap bodoh, 
dengan tidak ada penjelasan sebenarnya apa yang terjadi? Tiba-tiba terdengar 
berita vaksin flu burung yang menghabiskan anggaran negara memasuki masa 
expired. 

Ditengah ketidakmengertian saya apa yang terjadi tentang virus flu burung, pagi 
tadi didalam metromini saya sempat berbincang dengan seorang anak berseragam 
sekolah, saya tanya "dek, cita-citanya pengen jadi apa?" "pengen jadi 
pembantu..." katanya. "jadi pembantu? kenapa pengen jadi pembantu?"

"kan enak pak, bantu2 orang trus dapet duit banyak.." katanya polos.

Tanpa terasa air mata saya menetes, Airmata keprihatinan untuk sebuah kenyataan 
ada anak yang tidak bercita-cita menjadi dokter atau menjadi presiden namun 
bercita-cita menjadi pembantu. apa jadinya jika anak-anak dinegeri ini 
bercita-cita menjadi pembantu?

Ah, airmata tak pernah kering untuk negeri ini...

----

Mereka beriman kepada Alloh dan hari Akhir, mereka menyuruh kepada yang ma’ruf 
dan mencegah dari yang mungkar dan bersegera kepada (mengerjakan) pelbagai 
kebajikan; mereka itu termasuk orang-orang yang saleh.  (QS Al-Imran, 3: 114).



Wassalam,
agussyafii

---
Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye "Untukmu Ananda." selanjutnya silahkan 
kirimkan dukungan dan kepedulian anda kepada "Untukmu Ananda" di 087 8777 12 
431 atau di http://agussyafii.blogspot.com


      

Kirim email ke