Rasa Malu

By: agussyafii

Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wa Salam mengingatkan kepada kita bahwa cabang 
iman adalah iman kepada Allah dan salah satu cabang iman adalah al-haya' atau 
rasa malu. Malu merupakan bagian dari kemuliaan pada diri seorang Muslim. 
'Setiap agama memiliki etika dan etika Islam adalah rasa malu .'(HR. Ibnu 
Majah).

hadist diatas menyiratkan bahwa rasa malu merupakan penyempurnaan akhlaq. 
Itulah sebabnya Nabi diutus dimuka bumi untuk menyempurnakan akhlaq. Menurut 
pendapat Ibnu Qayyim kata al-Haya'u berarti malu sekaligus berasal dari kata 
al-haya' artinya kehidupan. 

Rasa malu berarti dimaknai sebagai perangai yang dapat menolong kita 
meninggalkan hal-hal yang buruk, mencegah diri kita dari kemungkaran. Rasa malu 
juga membatasi diri kita karena takut kepada keburukan dan berhati-hati 
terhadap diri sendiri agar kita tidak mencemooh atau mengejek orang lain.

Rasa malu yang tercela adalah malu untuk belajar dan malu untuk memperbaiki 
diri. Imam Bukhari menyebutkan, 'Orang malu yang sombong tidak pernah mau 
menuntut ilmu dan tidak mendapatkan hidayah Allah.'  Sedangkan malu yang 
memiliki kemuliaan adalah malu dihadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 
Beruntunglah kita masih memiliki malu untuk selalu bersujud dan menundukkan 
kepala dihadapan Allah yang senantiasa memohon dan berharap mendapatkan 
hidayahNya.

Wassalam,
agussyafii
----
Yuk hadir pada kegiatan 'Amalia Nan Fitri' (MANAF) di Rumah Amalia, Jl. Subagyo 
IV Blok ii, No. 23 Komplek Peruri, Ciledug. pada hari Ahad, tanggal 10 Oktober 
2010. Jam 9 s.d 11 Pagi. Kirimkan dukungan dan partisipasi anda di 
http://agussyafii.blogspot.com/, http://www.twitter.com/agussyafii atau sms di 
087 8777 12 431.





      

Kirim email ke