Penjual Peci

By: M. Agus Syafii

Setiap kali saya bertemu orang seperti berenang dilautan kearifan. Kearifan itu 
seolah menjadi satu pada diri sosok yang biasa dan tidak bernama. Pertemuan 
dengan orang lain buat saya berarti sama halnya mendidik diri sendiri, 
berempati bahkan juga terlibat dalam pergumulan batin yang melahirkan 
pencerahan.

Pencerahan itu juga saya dapatkan ketika saya bertemu dengan penjual peci yang 
beberapa hari menjelang lebaran yang lalu. Sosok raut mukanya berseri, dia 
bertutur bahwa sudah puluhan tahun dirinya berjualan peci. Saya bertanya 
padanya, "Bapak apa yang menarik dari menjual peci?"

Katanya menjual peci adalah pekerjaan yang mulia yang memiliki makna untuk 
selalu mawas diri. "adek tau apa artinya peci?" tanya si penjual peci. "Tidak 
pak." Jawab saya. "Peci itu artinya pikiran suci, Maknanya agar kita menjaga 
kesucian pikiran kita dari belenggu dan kotoran-kotoran hawa nafsu." Kata si 
penjual peci itu.

Sungguh beruntunglah orang yang mensucikan jiwanya dan sesungguhnya merugilah 
orang yang mengotorinya (QS. Asy- Syams (91) : 9-10).

Wassalam,
M. Agus SYafii
--
Yuk, hadir di kegiatan 'Amalia Tersenyum' Ahad, 26 Desember 2010, di Rumah 
Amalia. Bila  berkenan mewaqafkan buku2, Majalah, Komik, Novel, Cerpen,Kaset 
VCD, CD, DVD ( ISLAMI ),IPTEK, buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak 
pakai. silahkan kirimkan ke Rumah Amalia,Jl. Subagyo Blok ii 1, no.24 Komplek 
Peruri, Ciledug. Tangerang 15151 untuk program kegiatan 'Amalia Tersenyum' 
.Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info selanjutnya 
[email protected] atau SMS 087 8777 12 431,http://agussyafii.blogspot.com/
 




      

Kirim email ke