Kesejukan Hati

By: M. Agus Syafii

Pada suatu hari ada pengendara sepeda motor yang berboncengan dengan temannya 
karena terlihat seorang ibu yang menggendong bayinya sedang menyeberang 
pengendara motor itu mengerem laju motornya. Ternyata dibelakangnya ada bus 
angkutan kota, Tak pelak lagi, kondektur bus itu turun dan memarahi 
habis-habisan sang pengendara motor. Setelah kondektur itu memaki-maki, dia 
berlalu begitu saja. Temannya yang membonceng begitu sangat geramnya sampai 
mengatakan, 'kenapa engkau tak biarkan aku menghajar kenek itu?' 

'Oh, tidak perlu,'jawab pengendara motor itu, 'Jika dia bisa bertahan 
menghadapi dirinya dengan sikap seperti itu seumur hidupnya, saya yakin, saya 
bisa menghadapi sikap dirinya seperti itu selama tiga menit saja.'

Teman, akhir-akhir iniĀ  orang gampang tersulut marah, di jalanan, di koran, 
televisi, mudah sekali menyulut kemarahan, bahkan didalam kehidupan sehari-hari 
kita mudah jumpai hanya perkara sepele bisa membakar sumbu yang meledakkan 
semua orang dengan kemarahan. Sudah sepatutnya kita sebagai orang yang beriman 
untuk menjaga sejukkan suasana yang sedang tidak kondusif ini. Yuk, kita 
ciptakan kesejukan untuk orang-orang disekeliling kita dengan ucapan yang baik 
dan membangun.

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Terima kasih atas dukungan & partisipasi anda pd kegiatan 'Sahabat Amalia' 
Ahad, 23 Januari 2011, di Rumah Amalia. Jl. Subagyo IV Blok ii, no.24 Komplek 
Peruri, Ciledug. Tangerang. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi 
kami. Info: [email protected] atau SMS 087 8777 12 
431,http://www.twitter.com/agussyafii, http://agussyafii.blogspot.com/




      

Kirim email ke