Kesepian Dapat Menyebabkan Kematian

By: M. Agus Syafii

Kesendirian karena tidak adanya teman menyebabkan kita merasa kesepian. 
Kesepian adalah perasaan terasing dalam pikiran seseorang. Kita dapat sendiri 
tanpa merasakan kesepian. Kesepian merupakan masalah umum bagi setiap orang, 
laki-laki dan perempuan dapat melanda siapapun, tidak mengenal batas usia. 
Dalam abad kini kita semua bisa menjadi korban dari modernitas dari kemajuan 
teknologi dan masyarakat yang semakin individu. Akibatnya sering tidak disadari 
dari awal dan baru terasa setelah berjalan jauh yang berakibat merugikan 
kehidupan bersama. Kesepian menjadi sumber bermacam-macam penyakit pisik dan 
psikologis, seperti, sakit kepala, nyeri punggung, darah tinggi, emosional, 
gampang tersinggung, bahkan depresi berat sampai bunuh diri.  

Manusia di zaman modern lebih takut kesepian daripada bahaya kelaparan.  Kita 
pada dasarnya makhluk sosial sehingga kita merasa takut kehilangan, takut akan 
ditinggalkan, memerlukan kebersamaan dan sapaan dari orang lain. Kita takut 
akan perasaan kehilangan dalam hubungan pribadi, terlebih orang yang kita 
cintai atau kita butuhkan keberadaannya. Tak seorangpun mampu yang terbebas 
dari belenggu kesepian. Disinilah orang kemudian melakukan aktifitas apapun 
agar tidak kesepian yang malah justru makin membuat dirinya merasa sepi.

Ketakutan yang terbesar dari orang-orang yang mengalami kesepian yang hebat 
adalah depressi atau kehilangan keseimbangan emosional untuk sementara waktu 
atau lama. Banyaknya pertimbangan sangatlah menentukan kepastian, harga diri, 
nilai dan pandangan dunia terhadap realitas yang ada. sering membuat orang 
menjadi terombang ambing dan menjadi merasa 'gila.' Hal itu bukan berarti 
kesepian adalah penyakit psikologis. Dr. Robert S Weiss dari Kedokteran 
Universitas Harvard menyebutkan bahwa kesepian adalah tanggapan normal dari 
kurangnya dua kebutuhan pokok sosial yang utama: Pertama, bila kita memiliki 
ikatan dilengkapi hubungan akrab dengan pasangan atau seseorang yang kita 
cintai. Kedua, rasa berkelompok dilengkapi dengan jaringan teman-teman yang 
ikut berbagi kepentingan yang sama dalam masalah tertentu. Dua kebutuhan pokok 
inilah yang menjadi pondasi diri kita. Bila kita kehilangan salah satunya maka 
hal itu menyebabkan kita menjadi kesepian.
 Pengobatannya bisa melalui cara mengaktifkan atau mencari hubungan yang lebih 
berarti dan mengisi hari-hari yang ada dengan pekerjaan atau aktifitas yang 
menyenangkan. Meski kesepian bukan penyakit mental namun bisa berakibat buruk 
terhadap kesehatan fisik dan emosional seseorang bahkan berakibat kematian dini.

Kesepian dapat melemahkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Angka kematian 
yang tinggi dari mereka yang mengalami kesepian secara terus menerus selama 6 
bulan sesudah kehilangan seseorang yang dicintainya. Kesepian seperti itu 
berakibat seseorang mengalami stress atau tertekan sekaligus dapat untuk bisa 
mengenali diri kita yang hakiki. Betapapun sakitnya kesepian itu adanya namun 
dapat menjadi sebuah pencarian batin yang efektif, saatnya untuk mencari makna 
hidup dan yang paling penting adalah mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa 
ta'ala. Dengan sholat dan doa, menyerahkan diri secara total kepada Allah maka 
beban hati anda tersalurkan dan Allah Subhanahu Wa Ta'ala tidak akan membiarkan 
anda berjalan dalam kesendirian dan kesepian. 'Cukuplah Allah menjadi penolong 
bagi kami dan Dialah sebaik-baiknya pelindung.' (QS. Ali Imran :173).

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Yuk, hadir di kegiatan 'Amalia Sejukkan Hati (ASAH)' jam 8 s.d 11 siang, 
Ahad,24 April 2011. Bila  berkenan berpartisipasi buku2, Majalah, buku 
Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai. Kirimkan ke Rumah Amalia.  Jl. 
Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & 
partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: [email protected] atau SMS 
087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com/

Kirim email ke