Di tempatku bekerja, yang namanya salah menapsirkan jenis batuan dari
cutting bukan hal yang aneh. Pertama dulu tahun 90-an, kita ngebor
granit, tapi geophycisist  dan geologist di kantor nggak percaya. Mereka
yakin bahwa mereka ngebor di limestone, karena mereka lebih percaya
seismik ketimbang wellsite geologist. Setelah dibawa ke lab baru mereka
percaya, yang dibor memang granite yang banyak fracture yang terisi
calcite. 

Lain ceritanya kalau ngebor di basement, kadang kita udah nggak pernah
bisa yakin, apakah kita di granite atau di metasediment atau masih di
konglomerate. Anda bayangkan bagaimana membedakan konglomerat dengan
fragmen granite yang sudah mengalami diagenesis dengan granite itu
sendiri, atau ngebor di granite ada selang seling dengan batuan yang
hitam crystalin yang ketebalannya kurang dari 1 meter (dolerite??)yang
sekilas menyerupai slate?, atau batuan beku yang alterasinya tinggi
sehingga warnanya sudah hijau oleh clorite menyerupai metamorphic. Yang
terjadi, setiap ganti welsite geologist, ganti pula nama batuannya. Yang
lebih repot, ketika batu-batu itu dibawa ke ahli petrografi, seorang
profesor, dia ikut bingung.

Masalahnya bukan karena kita perform atau tidak, kadang-kadang alam
memang sering memberikan kejutan-kejutan dengan hal-hal yang "aneh"
sehingga ilmu kita harus terus diupdate. Saya yakin di profesi yang lain
pun menghadapi hal serupa.

Salam
BPJ

-----Original Message-----
From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: November 04, 2003 2:20 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [fogri] Is geologist a profession ?


Judul diatas adalah judul tulisannya Dick Selley (Prof Emiritus dari
Petroleum Geology of London) yg ada di IPA News letter yg terbaru -
Oktober 2003 (soalnya baru saja aku terima sih :). Sebuah tulisan bagus
utk direnungkan.

Beliau menulis dan menyinggung keprofesian geologi, bagiku mungkin
seperti dibangunkan dari mimpi .... :p. Banyak orang geologist yg sangat
tidak 'performed', bahkan beliau menulis ada 9 wellsite geologist  yg
tidak dapat membedakan granit dengan batupasir sehingga mengebor hingga
200ft. Bayangkan kalau biaya drilling saja sehari 2juta dolar ....ngebor
granit tentunya akan memakan waktu lama .... kejadiannya di Scotland
(West Shetland). Tapi di Indonesia mungkin saja ada looh... :P
Juga beberapa crita ke"bego"an geologist yg ngga bisa membedakan basalt
dengan batupasir .... Dan banyak lagi ke"ngawur"an hasil pekerjaan
geologist yg beliau temukan. Termasuk bagaimana beliau sendiri pernah
merasa malu memberikan kursus serta memimpin field trip di Indonesia
padahal tidak tau menahu kondisi geologi Indonesia. Hanya berbekal IPA
Field guide book ..... dimana ketika melihat shale yg disebutkan sebagai
volcanic bomb di buku tsb ..!

Alinea-alinea berikutnya menyangkut juga "core skills" utk geologist
dipertanyakan ... Juga ada tiga jesnis geologist menurut old engineers
joke .... Ada geologist yg ngerti angka, dan yg ngga ngerti angka serta
yg dibesarkan dengan field based training. 
Sepertinya beliau menyesalkan berkurangnya fieldwork yg menjadi basic
seorang geologist.

Lantas ?

Diakhir alineanya Dick Selley mengawali dengan kalimat : "So if geology
is a profession, should not geologist demonstrate their profesionalism
by seeking a validation by a professional body ? What are the benefit ?
..... " ...

Dan diakhiri dengan kalimat sindiran buat kita semua .... : "So, if you
consider that you are a professional geologist, but have not yet been
validated by professional body, think about it .... Seriusly !!.

mungkin kita hanyalah "tukang" bikin peta atau juru gambar atau malah
tukang ketik .... :(

Salam
RDP
"aku rasa hal yg sama utk geophysics :) dan untuk detilnya coba baca IPA
News Letter edisi Oktober 2003"

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
---------------------------------------------------------------------


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke