Selain time window, biasanya kita membutuhkan horizon.
Jadi minimal kita bisa tebak ada dimana body of interest kita
dalam seismic.

Yang menarik buat saya adalah biasanya ketebalan dari suatu
layer itu direpresentasikan dalam notch yang berada dalam
envelope dari spectrumnya seismik. Kalau turbidite-nya bisa
dilihat di 120Hz, apa ini berarti seismic-nya high frequency
dan menggunakan sampling interval yang kecil seperti 1 ms ?

LL

-----Original Message-----
From: NOOR Yuriza [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, March 25, 2004 5:16 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [fogri] R�f. : RE: [fogri] spec decomp

Persoalannya buat saya dan membuat saya bingung adalah semisalnya seperti
kasusnya turbidit serawak yang tunenya di 120 Hz ( tentunya tipis sekali)
dan window perhitungan misalnya 200 ms, dimana tepatnya dalam interval
window 200 ms itu si turbiditic body itu berada .... apalagi kalau  punya
stacking turbiditic bodies di well pengontrolnya ... yang mana turbiditic
body yang kita lihat di map itu  .....





                    Bambang Murti
                    <[EMAIL PROTECTED]        Pour :  [EMAIL PROTECTED]
                    om>                  cc :
                                         Objet :      RE: [fogri] spec
decomp
                    25/03/2004
                    09:26 AM
                    Veuillez
                    r�pondre �
                    fogri






Wah, itu pertanyaan bagus banget...sebegitu jauh yang pernah aku coba pada
suatu carbonate build-up, dapatnya malah regular pattern yang setelah
dikalibrasikan dengan sumur, diinterpretasikan sebagai paleosinkhole yang
terisi oleh paleosol...ini yang menyebabkan ketidak cocokan pada saat
matching antara sumur dan seismik, padahal ada VSP-nya...jebul-e (maksudku:
ternyata)masalahnya karena metode picking-nya (antara geologist dan
geophysicist) beda.
Lha dirimu mau pakai untuk melihat apa ?
Bambang
-----Original Message-----
From: Allo, Paulus T [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, March 25, 2004 8:13 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [fogri] spec decomp


kalau itu sih udah ada licensenya Mas 8-)

btw, ada yg pernah make spec decomp di carbonate?

--
paulus
ConocoPhillips Indonesia


Once upon a time Bambang Murti wrote :

> Paulus,
> Udah pernah coba Spectral Decomposition ? Resolusinya memang tetep 1/4
> lambda, tapi pada discrete frequency, jadi kalau objeknya memang
> tipis, dia akan tuned-in pada frequensi yang lebih tinggi. Case di
> offshore Sarawak, ada turbidite body yang terlihat (tuned in) pada
> frequency 120 Hz, nah silahkan konversikan aja dah ketebalan
> temporalnya. Minta aja sama Russel buat request demo license. So far
> baru untuk seismik 3D aja.
> Have fun
> Bambang

---------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id

FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/

---------------------------------------------------------------------


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
---------------------------------------------------------------------






--------------------------------------------------------------------- To
unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit FOGRI Website:
http://fogri.or.id FOGRI Archive:
http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/ ----------------------------
-----------------------------------------


---------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id

FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/

---------------------------------------------------------------------


Kirim email ke