tidak ada jaminan bahwa gasmann equation dapat bekerja baik pada
sandstone.
dalam rock physics, velocity bukanlah dipengaruhi oleh bentuk grain
matriks
tapi lebih kepada modulusnya.
oleh karena itu, kalau kita lihat persamaan Gasmann atau Kuster-Toksoz,
semuanya selalu berawal dari prediksi
modulus (tidak langsung ke velocity).

salah satu permasalahan dalam persamaan Wyllie adalah persamaan ini
terlalu empirik.
setahu saya tidak ada penurunan rumusnya, hanya berdasarkan dari hasil
pengukuran yg pernah
dilakukan oleh Wyllie.

Persamaan Gasmann dapat berjalan baik pada frekuensi rendah sedangkan
Kuster-Toksoz
baik pada frekuensi tinggi sehingga persamaan gasmann banyak dipakai
pada
frekuensi seismik sedangkan Kuster-Toksoz lebih ke frekuensi utk
pengukuran laboratorium.

Sialnya, pada batuan dgn permeabilitas rendah (less than
10mD), frekuensi seismikpun sudah terhitung frekuensi tinggi. akibatnya
persamaan Gasmann kadang tidak bekerja baik. Untungnya, disini kita bisa
pakai
persamaan Kuster-Toksoz.
jadi sekalipun berada di lingkungan sandstone, bukan berarti bisa begitu
saja langsung
menggunakan persamaan gasmann, liat dulu permeabilitasnya.

intinya, fluid substitution bukan sekedar meng-aplikasikan rumus yg ada,
perlu tahu juga limitasi dari masing2 persamaan. Hal ini akan memberikan
keuntungan dimana
-. kita dapat mengetahui kapan bisa menggunakan persamaan yg ada; dan
-. lebih fleksible karena kita tidak terpaku kepada satu persamaan saja
(hanya Gasmann saja atau hanya Kuster-Toksoz saja).


salam,

Paulus



> maaf, ikutan diskusi
> menurut apa yang saya kerjakan ttg FRM pada saat TA. bahwa
> pada dasarnya ada 3 persamaan yang biasa kita gunakan untuk
> menentukan transit time: 
> 1. wyllie eq.
> persamaan ini sangat sederhana dan tidak sama sekali
> memasukkan bentuk grain matriks (yang seharusnya akan sangat
> mempengaruhi velocity dan mungkin akan menambah intergranular
> porosity). sehingga faktor bentuk grain sama sekali tidak include
> dalam wyllie eq. wyllie biasa digunakan untuk menentukan porosity
> dari data log sonic. dan efek fluid content juga saya pikir tidak
> terlalu mengambil peranan dalam wyllie
> 2. Biot-Gassmann
> kelebihan dari persamaan ini bahwa dengan mengasumsikan
> bentuk grain matriks adalah seragam berupa spherical grain.
> artinya dibandingkan dengan wyllie, persamaan ini sudah
> memasukkan faktor geometri grain dari matriks. ditambah lagi
> dengan memasukkan bulk modulus dari masing2 matriks content
> dan fluid content. membuat Biot-Gassmann lebih preferable
> 3. toksoz-kuster (is right to spell???)
> persamaan ini lebih baik daripada Biot-Gassmann, mereka
> memasukkan faktor geometri yang lebih bersifat mixing
> (artinya tidak homogen seperti Biot-Gassmann). karena ada
> faktor aspect ratio disini. geometri lebih bisa kita kontrol
> dengan variasi harga aspect ratio ini
> 
> lalu kenapa wyllie tidak terlalu bagus? menurut saya karena
> memang (mungkin salah satunya) wyllie tidak memasukkan asumsi
> dari grain matriks itu sendiri yg jelas2 sangat mempengaruhi velocity
> dari seismic. 
> 
> apa yang saya kerjakan dengan Biot-Gassmann juga menunjukkan
> asumsi awal dari Biot-Gassmann bahwa grain adalah homogen
> spherical memberikan impact persamaan ini hanya akan
> memberikan  hasil baik pada reservoir sandstone (karena
> matriks lebih dominan spherical) dibandungkan dengan karbonat.
> ini karena asumsi tersebut sangat cocok dengan sandstone dan
> kurang cocok dengan karbonat (bukan intergranular porosity)

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke