Kalau saya, lebih melihat ke density-neutron-nya daripada GR-nya. Menurut
saya, GR seringkali "menipu" kita dlm interpretasi. Saya pernah jumpai GR
sangat tinggi, tetapi ada x-over density--neutron, dan ada HC-nya. Efek GR
yg tinggi bisa macam-macam, bisa dr mud, atau mungkin air formasi yg ada
unsur-2 radioaktif, atau mungkin clay yg ada dlm formasi/reservoir tsb.
Kalo hole yg rugose ato wash out biasanya bisa dilihat dari log N-Dnya dan
calipernya. Biasanya agak "aneh" gitu kalo dilihat.
thanks,
fw
KARTIKO-SAMODRO Ferdinandus
<Ferdinandus.KARTIKO-SAMODRO To: <[EMAIL
PROTECTED]>
@total.com> cc:
Subject: RE: [fogri]
Petrophysicist .... beware !!!
04/27/2004 09:49 AM
Please respond to fogri
wah jadi cuma ngetest nih....?
Mas ....
cleaning up ward, 12 m, blocky....apa lingkungannya ya...?
biasanya kalau tebal blocky itu channel kan cleaning down ward....?
jadi kapan kita "mulung " sama - sama....?
Regards
Ferdinandus Kartiko Samodro
TOTAL E&P Indonesie Balikpapan
DKS/TUN/G&G
0542- 533852
Bambang Murti <[EMAIL PROTECTED]>
04/27/2004 10:16 AM
Please respond to fogri
To: [EMAIL PROTECTED]
cc:
Subject: RE: [fogri] Petrophysicist .... beware !!!
He he justru itu, kita mah sudah aware....cuma, banyak orang yang "dulu"
kelihatannya kurang teliti pada saat membuat decission P&A.
Tools tahun 90-an awal kan sudah termasuk bagus..jadinya shoulder effect
sudah bisa dikoreksi dengan baik,lagian sand-nya lumayan tebal, sekitar
12-an meter, blocky lagi....(dari log yang baru, kalau dari pattern
neutron-density cross-over dari log dulu menunjukkan cleaning up-ward).
Kalau GR-readingnya dengan adanya unsur K, mereka sudah aware,
resistivity-nya itu lho yang kecolongan.
Jangan-jangan kalau kita jadi "pemulung", mungkin masih bisa dapetin
exploratory well yang dulu-dulu dideclare sebagai P&A karena reservoirnya
wet, jangan-jangan karena mud-systemnya yang kurang baik atau boreholenya
sangat rugous...dua-duanya menyebabkan retardasi wireline log.
-----Original Message-----
From: KARTIKO-SAMODRO Ferdinandus
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, April 27, 2004 8:53 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [fogri] Petrophysicist .... beware !!!
Mas Bambang
kalau pakai KCL kan sistem mudnya jadi lebih saline( KCL kan garam )
....nah karena mudnya lebih saline menyebabkan pembacaan resistivity jadi
lebih rendah (terutama untuk shallow reading karena pengaruh invasion)
....mungkin bisa dibandingkan deep reading yang lama dengan yang baru (
untuk menghindari effect invasion di resistivitynya ...apakah pembacaannya
juga berbeda jauh...?)
Belum lagi kalau well tua yang menggunakan tool yang vertical
resolutionnya lebih rendah sehingga pembacaan resistivitynya jadi lebih
rendah karena dipengaruhi volume yang lebih besar ( yang kalau di shaly
shand merupakan mixing antara RTshale dan RT sand)..
Untuk Gr tinggi karena dipengaruhi oleh K (Potassium ) di dalam mud
tersebut , karena GR membaca radioactive dari Potassium, Uranium dan
Thorium, sehingga dengan pertambahan Potassium maka pembacaan GR lebih
besar....
Untuk development reservoir, mungkin bisa dicek dengan Gas data waktu
drillingnya ...umumnya penggunaan water base mud memiliki pembacaan gas
yang lebih besar karena gas lebih mudah berexpansi...
Regards
Ferdinandus Kartiko Samodro
TOTAL E&P Indonesie Balikpapan
DKS/TUN/G&G
0542- 533852
Bambang Murti <[EMAIL PROTECTED]>
04/27/2004 09:10 AM
Please respond to fogri
To: [EMAIL PROTECTED]
cc:
Subject: [fogri] Petrophysicist .... beware !!!
Rekan-rekan,
Saya mau tanya nih...dalam kaitannya dengan berkembangnya teknologi
wireline acquisition dan kemungkinan juga pemakaian borehole fluid yang
berbeda.
Pada era 80-an akhir hingga 90-an awal kegiatan pengeboran banyak
mempergunakan aditif KCl-Polymer sebagai clay swelling inhibitor. Umumnya
pembacaan GR akan menunjukkan anomali, kalau dikalibrasikan dengan
density-neutron, kita sering bisa melihat adanya porous section yang tidak
muncul pada GR reading, sehingga kita sering menyebutnya sebagai
"hot-sand".
Yang ingin saya share:
Ada yang memperhatikan tidak kalau pembacaan resistivity (baik induction
maupun laterolog, kebetulan dua-duanya di-run pada saat tersebut) juga
terpengaruh (mengalami retardasi) oleh aditif tersebut ? Caliper
menunjukkan washout sangat minimum. Berdasarkan evaluasi terdahulu, zone
tersebut kemudian di-isolasi.
Dari evaluasi estimasi free water level dari offset well seharusnya
reservoir tersebut masih jauh diatas fluid contact.
Re-evaluasi berdasarkan estimasi free water level "memicu" operator untuk
melakukan re-entry di sumur tersebut, kali ini mempergunakan oil base mud
dan array induction. Reservoir tersebut dijumpai sedikit down dip, tetapi
it does present dalam artian GR-nya menunjukkan adanya reservoir dan
resistivitynya juga "menjanjikan", hal mana sangat kontradiktif terhadap
apa yang di record oleh sumur sebelumnya. Production test menghasilkan 98%
minyak dan 2 % air.
Ada yang punya pengalaman sejenis ?
Salam,
Bambang S Murti
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
---------------------------------------------------------------------