beware Prens...

----- Original Message ----- 
From: Rudianto Kusnadi 
To: Undisclosed-Recipient:; 
Sent: Wednesday, January 24, 2007 11:09 AM
Subject: KANGKUNG



Email dari tetangga

 

Jika Anda penggemar kangkung, baik itu ca kangkung,  petis kangkung, kangkung 
cos, dll yang berkaitan dengan kangkung, mungkin cerita  ini dapat menjadi 
pertimbangan bagi Anda pada saat akan mengkonsumsi  kangkung. 
  
Saya mendapat cerita ini dari seorang teman, tapi  Saya lupa tempat persisnya 
di negara mana, yang jelas antara Singapura /   Malaysia . 
  
Pada suatu hari di rumah sakit terkenal, semua  dokter kebingungan hanya karena 
ada seorang anak kecil yang tampan menderita  sakit perut. Anak itu dibawa ke 
rumah sakit oleh orang tuanya setelah 2 hari  menderita diare. Sudah bermacam 
obat sakit perut yang diberikan kepada anak itu,  namun diarenya tidak kunjung 
sembuh. 
  
Di rumah sakit orang tua anak tersebut ditanya oleh  dokter, makanan apa saja 
yang sudah dimakan oleh anak tersebut selama 2 hari  ini. Orang tua anak itu 
kebingungan, karena sejak anaknya diare otomatis anak  tersebut tidak mau 
makan, dia hanya minum susu, itu pun langsung dikeluarkan  lagi. Setelah usut 
punya usut, ternyata sebelum menderita diare, malamnya anak  tersebut baru saja 
diajak makan kangkung cos di restoran oleh orang  tuanya. 
  
Dokter segera melakukan rontgen, ternyata diusus  anak tersebut telah 
berkembang biak lintah dengan anaknya yang kecil-kecil.  Dokter angkat tangan 
dan menyatakan tidak sanggup mengambil tindakan medis  apapun. Akhirnya anak 
kecil tampan yang malang itupun meninggal  dunia. 
  
Usut punya usut, ternyata lintah itu sebelumnya  bersemayam di dalam batang 
kangkung yang besar. Memang, untuk penggemar kangkung  cos yang pa ling enak 
adalah batangnya, apa lagi jika dimasak oleh seorang ahli,  maka kangkung cos 
rasanya akan menjadi renyah. Lintah yang berada di dalam  batang kangkung itu 
tidak akan mati walau dimasak selama apapun, apa lagi untuk  kangkung cos 
prosesmemasak tidak terlalu lama untuk menghasilkan rasa kangkung  yang enak. 
lintah hanya akan mati jika dibakar. 
  
Di dalam usus anak tadi, lintah yang tadinya hanya  1 dalam 2 hari berkembang 
biak dengan cepatnya karena terus menerus menghisap  darah yang ada, otomatis 
dokter juga kebingungan, bagaimana  mematikan/membersihkan lintah yang telaha 
sangat banyak tersebut dari dalam usus  anak malang itu. 
  
Jujur, sejak mendengar cerita itu, kesukaan saya  akan kangkung menjadi 
berkurang, boleh dibilang sudah 1 bulan ini saya sama  sekali tidak 
mengkonsumsi kangkung dalam bentuk apa pun, bukan karena menjadi  paranoid, 
tapi bagi Saya lebih banik menjaga segala kemungkinan yang ada, toh  tidak 
hanya kangkung yang dapat kita konsumsi, masih banyak sayur lain yang  dapat 
kita makan dengan meminimalisir segala kemungkinan "lintah" yang terselip  di 
dalamnya. 
  
Semoga cerita ini dapat menjadi pertimbangan untuk  kita semua pada saat ingin 
mengkonsumsi kangkung. 





--------------------------------------------------------------------------------
Have a burning question? Go to Yahoo! Answers and get answers from real people 
who know.





This message is the property of Draftfcb and contains information which may
be privileged or confidential. It is meant only for the intended recipients
and/or their authorized agents.  If you believe you have received this
message in error, please notify us immediately by return e-mail and destroy
any printed or electronic copies of the message.  Any unauthorized use,
dissemination, disclosure, or copying of this message or the information
contained in it, is strictly prohibited and may be unlawful.
Thank you for your cooperation.
(A)

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
--- berpikir jernih lah sebelum melakukan reply ---
.
To post to this group, send email to [email protected]
To unsubscribe from this group, send email to [EMAIL PROTECTED]
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/forbas
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke