Sebuah renungan dari milis sebelah..mohon maaf yg tidak berkenan... Subject: Musibah dan Cara Allah mendidik kita Importance: High Ya Saudaraku... Allah berfirman dalam Surat Al-Baqoroh ayat: 155, 156,157 --> 155. Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. 156. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun" 157. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. Hari ini baru aku dapat menemui Kyai tempatku mengaji, dengan usaha yang menurutku cukup susah payah aku mendatangi majelis ilmu - taman surga menurut istilah hadits Rasulullah Muhammad SAW. Kyai mendelik menatapku... " Assalamu 'alaikum wr. wb.!" Aku mendahului dengan salam kepada Kyai dan majelis yang hadir " Wa 'alaikum salam wr. wb. Kemana saja kamu?" Kyai menjawab salam sekaligus bertanya dengan sedikit keras " Mohon maaf Kyai...Saya dikepung air, rumah saya kebanjiran, sekarang saya mengungsi ke rumah mertua...!" Aku menjelaskan " Setinggi apa di rumah airnya?" Kyai bertanya nyinyir " Semata mata kaki Kyai...." Aku menjawab sambil menerawang membayangkan banjir yang mengunjungi rumahku... " Alaaaaah....baru semata kaki aja.....kirain udah seubun-ubun", Kalimat dari Kyai keluar menyelenehku... " Kok Kyai ngomong gitu.....biar bagaimanapun itukan musibah!" Aku mendongkol " Yang begitu musibah?....Apa yang hilang dari kamu, Apa yang kurang dari kamu, Apa yang takutkan? Haah Apa...? Kyai membalas dengan keras juga " Lho kok Kyai gitu....mbok ya empati dikit gitu lho? Saya sedang kesusahan Kyai?" " Kesusahan? Musibah? Apa istrimu harus berhimpit-himpit dengan orang lain di pengungsian?" " Tidak!" " Apa anakmu tidur kedinginan di udara luar?" " Tidak.." " Apa ada anggota keluargamu yang berkurang?" " Ti...dak.." " Apa ada hartamu yang hilang?" Aku menunduk sedih.....Kyaiku tidak punya empati... "Kok diam.....jawab dong!" Kyai mendesakku...sungguh mengesalkan!!! " Sudahkah kamu pernah membaca surat Al-Baqoroh?" " Pernah Kyai..." " Apa definisi musibah di sana...kamu khan pal ayat itu....!" " Iya Kyai.....musibah itu cobaan dari Allah, Kyai..." " Berupa apa?" " Berupa ketakutan akan segala sesuatu, kelaparan, kekurangan (kehilangan) harta dan jiwa, dan juga makanan (buah-buahan)!" " Lalu kamu masuk yang mana?" Aku merenung mencoba mengerti pelajaran dari sang Kyai.....Aku mengerti bahwa sang Kyai hanya ingin mengatakan bahwa janganlah aku membesar-besarkan apa yang telah menimpa diriku, padahal yang aku alami hanya sebatas permukaan, bahkan belum sampai di permukaan, dari penderitaan orang-orang yang benar-benar mengalami musibah (dalam arti dan definisi di atas). " Saya masih hanya mengalami sebagian dari musibah saja Kyai..." aku menjawab lemas karena argumenku anti-klimaks. " Sebagian pun tidak.....sebagian pun tidak.." Kyai-ku kembali mengoceh...hmmmsh Dan aku menerawang meninggalkan Kyai-ku yang berbicara soal hikmah dari sebuah musibah, dikatakannya bahwa dengan mengalami musibah itu sendiri maka kita akan dapat lebih menyelami perasaan orang-orang yang tertimpa musibah, dan diharapkan dengan demikian kita semakin menjadi hamba Allah yang Maha Pengasih. Ingatanku mengembara kesebuah kalimat dalam suatu buku yang berjudul "La Tahzan (Jangan Sedih)" --> Jikalah engkau mengalami musibah janganlah sedih, karena musibah itu dari Allah, dan janganlah sedih karena masih banyak orang yang mengalami musibah yang sama denganmu...dan bersyukurlah kepada Allah karena masih ada orang lain yang mengalami musibah lebih dahsyat dari yang menimpamu.....Wallahu a'lamuu ma nasta'uun.
================================= scanned by Indosat TM-IMSS System --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ --- berpikir jernih lah sebelum melakukan reply --- . To post to this group, send email to [email protected] To unsubscribe from this group, send email to [EMAIL PROTECTED] For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/forbas -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
