emang hobbynya dia menikung di tikungan tajam.

ga septi riding loe!!


**siap2 cari sasaran baru tanpa diketahui andry*
*
On 2/11/07, Muhammad Harris Pasaribu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>  Awas dick sih andryy mau nelikung tuh kalo lu kelamaan.
>
>
>
> Mod udah napa kasih dicky kesmpatan hahahahaaaaaa
>
>
>
> -----Original Message-----
> *From:* [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] *On
> Behalf Of *dicky.dewa
> *Sent:* Sunday, February 11, 2007 10:20 PM
> *To:* [email protected]
> *Subject:* [ForBas] Re: "Valentine's Day", Apa Perlu?
>
>
>
> jangan sebut nama dong, ga asik loe..!!
>
>
> *"hiks"*
>
> On 2/11/07, *Andry B* <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Gak ngaruh ... Sasha gak mau sama elu yang lelet bergerak !!
>
>
>
>
>
> --- Burn Tera ---
>
>
>
> On 2/11/07, *dicky. dewa* <[EMAIL PROTECTED] > wrote:
>
> dari milis sebelah...
>
>
>
> *"Valentine's Day", Apa Perlu?*
>
>
> Oleh: Surti N.
>
> SEPERTINYA hampir semua orang sudah tahu apa apa yang akan terjadi
> setiap 14 Februari. Ya, Hari Valentine atau Valentine's Day, yang
> katanya merupakan peringatan hari kasih sayang. Asal-usul Valentine's
> Day sendiri ada sejumlah versi. Konon perayaan ini erat hubungannya
> dengan Rudolf Valentino, maestro cinta yang sedang jatuh cinta.
>
> Versi lainnya menyebutkan, perayaan ini berawal dari peringatan hari
> wafatnya Saint Valentine pada 14 Februari 269 M. Dia memang bukan sosok
> biasa, setidaknya bagi masyarakat Kota Temi, Italia. Semasa hidupnya,
> dia merupakan figur berhati mulia yang gemar menolong dan akrab berbaur
> dengan warga miskin.
>
> Warga Temi pun kemudian mendirikan patung sang paderi di tengah-tengah
> kota dan menasbihkan 14 Februari sebagai hari libur yang dirayakan
> setiap tahun. Uniknya lagi, setiap 14 Februari banyak pasangan berjubel
> di sekeliling patungnya itu hanya untuk menciumi wajah sang patung.
> Warga percaya dengan berlaku demikian, perkawinan mereka akan bahagia,
> langgeng, dan awet.
>
> Ternyata, wabah Valentine's Day itu ibarat virus yang dengan cepat
> menyebar ke seantero jagat dan di antaranya ke Indonesia. Semua orang
> yang sudah punya pasangan, katanya, merasa wajib untuk merayakan
> Valentine. Sang laki-laki konon memberikan bunga mawar merah untuk
> dihadiahkan kepada pasangan perempuannya. Sedangkan sang perempuan
> memberikan hadiah pula kepada pasangannya.
>
> Tapi, khusus di Indonesia, ternyata perayaan Valentine itu menimbulkan
> pro dan kontra. Ada yang menganggap bahwa Valentine's Day tidak cocok
> dengan budaya dan kultur kita. Namun, sebagian lagi cuek bebek dan
> mengagungkan hari tersebut. Bagaimana dengan kita?
>
> Ada baiknya jika kita melihat perbedaan itu sebagai persoalan yang harus
> dipecahkan dengan logika yang bijak. Bagi yang mendukung Valentine's
> Day, silakan saja rayakan. Namun, bagi yang katakanlah antipati, silakan
> juga. Tetapi, jangan sampai rasa antipati itu menjurus pada perbedaan
> yang akan membuat jurang pemisah pertemanan.
>
> Memang, di dalam budaya dan kultur bangsa Indonesia tidak ada yang
> namanya merayakan Valentine's Day. Namun, bagaimana kalau kita mengambil
> intisari dari hari tersebut. Sebarkanlah kasih sayang itu tidak hanya
> kepada pasangan atau pacar kita saja. Tapi juga kepada orangtua, kakak,
> dan adik kita. Tidak hanya itu, sebarkan juga kasih sayang kepada teman
> dan sesama yang secara materi kurang dari kita.
>
> Belum lagi jika melihat bencana yang tengah bertubi-tubi menimpa bangsa
> ini. Banjir di Jakarta misalnya. Bagaimana kalau kita membangkitkan
> perasaan empati teman-teman untuk membantu kawan kita yang tertimpa
> bencana. Jika tidak mampu memberi bantuan sekadarnya, ulurkan tangan
> kita untuk sekadar menggandeng para korban agar melupakan sejenak
> bencana yang tengah dialaminya.
>
> Jelas, kasih sayang yang diberikan tidak sekadar hanya memberikan
> sekuntum bunga mawar yang hanya pada 14 Februari. Menebarkan kasih dan
> sayang kini tidak hanya harus kepada cowok atau cewek kita saja.
> Tebarkan kasih dan sayang itu juga kepada mereka yang tengah tertimpa
> bencana. Sehingga, tidak perlu ada lagi pro dan kontra terhadap
> Valentine's Day. Toh, kita bangsa Indonesia lebih kaya karena bisa
> merayakan hari kasih sayang itu setiap saat dan kapan pun juga.
> Bagaimana teman-teman, apa perlu merayakan Valentine's Day pada 14
> Februari nanti? (penulis adalah siswa sekolah menengah atas alfa
> centauri)**
>
>
>
> --
> "A Civilized, Professional, Modern Biker"
>
> TRiC - 077
> InBIKE - 031
> HTML - 853
> HORNET - 151
> INSERT - 006
> FSRJ 'ers
> ----------------------------------------
> http://dickydewa.multiply.com
>
>
>
>
>
>
>
> --
> --- This Is The Age Of The Ride Safe ---
> B 6537 KCL <> InBike 026 <> KHCC 011
> http://safe-ride.blogspot.com/
> http://ridesafe.multiply.com/
>
>
>
>
> --
> "A Civilized, Professional, Modern Biker"
>
> TRiC - 077
> InBIKE - 031
> HTML - 853
> HORNET - 151
> INSERT - 006
> FSRJ 'ers
> ----------------------------------------
> http://dickydewa.multiply.com
>
>
>
>
> =================================
> scanned by Indosat TM-IMSS System
>
>
>
>
> >
>
>
>
> =================================
> scanned by Indosat TM-IMSS System
>
>


-- 
"A Civilized, Professional, Modern Biker"

TRiC - 077
InBIKE - 031
HTML - 853
HORNET - 151
INSERT - 006
FSRJ 'ers
----------------------------------------
http://dickydewa.multiply.com

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
--- berpikir jernih lah sebelum melakukan reply ---
.
To post to this group, send email to [email protected]
To unsubscribe from this group, send email to [EMAIL PROTECTED]
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/forbas
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke