http://www.kickandy.com/pretopik.asp

Hercules

Rasanya tidak percaya dia preman yang paling ditakuti, setidaknya di kawasan
Pasar Tanah Abang. Tubuhnya tidak begitu tinggi. Badannya kurus. Hanya
tangan kirinya yang berfungsi dengan baik. Sedangkan tangan kananya sebatas
siku menggunakan tangan palsu. Sementara bola mata kanannya sudah digantikan
dengan bola mata buatan.

Tapi setiap kali nama Hercules disebut, yang terbayang adalah kengerian.
Banyak sudah cerita tentang sepak terjang Hercules dan kelompoknya. Sebut
saja kasus penyerbuan Harian Indopos gara-gara Hercules merasa pemberitaan
di suratkabar itu merugikan dia. Juga tentang pendudukan tanah di beberapa
kawasan Jakarta yang menyebabkan terjadi bentrokan antar-preman. Belum lagi
sejumlah tawuran antar-geng yang merenggut korban jiwa atau luka-luka. Sejak
pertengahan 80-an kelompok Hercules malang melintang di kawasan perdagangan
Tanah Abang. Tak heran jika bagi warga Jakarta dan sekitarnya, nama Hercules
identik dengan Tanah Abang.

Walau tubuhnya kecil, nyali pemuda kelahiran Timor-Timur 45 tahun lalu ini
diakui sangat besar. Dalam tawuran antar-kelompok Hercules sering memimpin
langsung. Pernah suatu kali dia dijebak dan dibacok 16 bacokan hingga harus
masuk ICU tapi ternyata tak kunjung tewas.

Bahkan suatu ketika, dalam suatu perkelahian, sebuah peluru menembus matanya
hingga ke bagian belakang kepala tapi tak juga membuat nyawa pemuda berambut
keriting ini tamat. Ada isu dia memang punya ilmu kebal yang diperolehnya
dari seorang pendekar di Badui Dalam. Boleh percaya, boleh tidak.

Di Kick Andy Hercules mengungkapkan awal mula dia masuk ke Tanah Abang,
salah satu wilayah paling keras di Jakarta. Untuk mendapat pengakuan, waktu
itu dia harus mengalahkan kelompok-kelompok penguasa di sana. Hampir setiap
malam pertarungan demi pertarungan harus dia hadapi. "Waktu itu saya masih
tidur di kolong-kolong jembatan. Tidur gak bisa tenang. Pedang selalu
menempel di badan. Mandi juga selalu bawa pedang. Sebab setiap saat musuh
bisa menyerang," ungkapnya.

Ternyata, di balik sosok yang menyeramkan ini, ada sisi lain yang belum
banyak diketahui orang. Dalam banyak peristiwa kebakaran, ternyata Hercules
menyumbang berton-ton berasa kepada para korban. Termasuk buku-buku tulis
dan buku pelajaran bagi anak-anak korban kebakaran.

Begitu juga ketika terjadi bencana tsunami di beberapa wilayah, Hercules
memberi sumbangan beras dan pakaian. Soal beras, memang tidak menjadi soal
baginya karena Hercules memiliki tujuh hektar sawah di daerah Indramayu,
Jawa Barat. Bahkan juga bantuan bahan bangunan dan semen untuk pembangunan
masjid-masjid.

Sisi lain yang menarik dari Hercules adalah kepeduliannya pada pendidikan.
"Saya memang tidak tamat SMA. Tapi saya menyadari pendidikan itu penting,"
ujar ayah tiga anak ini. Maka jangan kaget jika Hercules menyekolahkan
ketiga anaknya di sebuah sekolah internasional yang relatif uang sekolahnya
mahal. Bukan Cuma itu, ketika Lembaga Pendidikan Kesekretarisan Saint Mary
menghadapi masalah, Hercules ikut andil menyelesaikannya, termasuk
menyuntikan modal agar lembaga pendidikan itu bisa terus berjalan dan
berkembang. Hercules pun aktif duduk sebagai salah satu pimpinan di situ.

Di Kick Andy, misteri tentang tokoh yang selama ini lebih dikenal namanya
ini terkuak. Termasuk masa kecilnya ketika menjadi Tenaga Bantuan Operasi
TNI di Timtim saat pergolakan dulu.


-- 
--- Rider B 6537 KCL ---
bicara aman berkendara ada di : http://lampuhijau.wordpress.com/

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
--- We moderators work for free only for your convenience in our milis.
Help us and obey the rules or be gone!  ---
.
To post to this group, send email to [email protected]
To unsubscribe from this group, send email to [EMAIL PROTECTED]
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/forbas
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke