mantan  kenek  (kondektur) ya bro dicky...?? "gadung, pondok kopi, senen 
tariiikkkkk" 
kasihan amat "cinta" dibilang bis ngk begitunya bro, kl bro dicky pecinta seni 
kebetulan rekan-rekan IKJ sedang mengelar perlombaan puisi bisa uji nyali bro 
masukan puisi disana sapa tahu bisa menang dan ente dapat Ikwhat lagi jangan di 
millis doank...xiiii...xiii


----- Original Message ----
From: Hersal <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Saturday, July 28, 2007 7:23:34 AM
Subject: [ForBas] Re: Cinta bagai menunggu bis


Dicky dicky..... Gue tinggalin nyari nafkah di sarang yahudi(Dalem nih), 
kelakuan lu masih kagak berubah.....
ini udah bulan july, Ferdi TJT aja udah mau melangsungkan pernikahan tanggal 12 
Agustus ini di utan kayu, lah elu masih betah aja masih jomblo, cepetan nikah 
dari pada nanti kehabisan stok cewe perawan luh(diborong semua tuh perawan sama 
Mod, yang tiap hari santapannya darah perawan)... hik...hik...hik... 

 
On 7/25/07, dicky. dewa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 


 
 
  
 
Cinta itu sama seperti orang yang menunggu bis. Sebuah bis datang, dan kamu 
bilang, "Wah.. terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman neh ! 
Aku tunggu bis berikutnya aja deh."

Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan berkata, "Aduh bisnya 
kurang asik nih, nggak bagus lagi.. nggak mau ah.." 

Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat, tapi seakan-akan dia tidak 
melihatmu dan lewat begitu saja.

Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu 
bilang, "Nggak ada AC nih, bisa kepanasan aku". Maka kamu membiarkan bis 
keempat itu pergi. 

Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke kantor.

Ketika bis kelima datang, kamu sudah tak sabar, kamu langsung melompat masuk ke 
dalamnya. Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki 
bis. Bis tersebut jurusannya bukan yang kamu tuju ! Dan kau baru sadar telah 
menyiakan waktumu sekian lama. 

Moral dari cerita ini: sering kali seseorang menunggu orang yang benar-benar 
'ideal' untuk menjadi pasangan hidupnya. Padahal tidak ada orang yang 100% 
memenuhi keidealan kita. Dan kamu pun sekali-kali tidak akan pernah bisa 
menjadi 100% sesuai keinginan dia. 

Tidak ada salahnya memiliki 'persyaratan' untuk 'calon', tapi tidak ada 
salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di depan kita. 

Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju. Apabila ternyata 
memang tidak cocok, apa boleh buat.. tapi kamu masih bisa berteriak 'Kiri' ! 
dan keluar dengan sopan. 

Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu, semuanya bergantung pada 
keputusanmu. Daripada kita harus jalan kaki sendiri menuju kantormu, dalam arti 
menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi. 

Cerita ini juga berarti, kalau kebetulan kamu menemukan bis yang kosong, kamu 
sukai dan bisa kamu percayai, dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu, kamu 
dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut di depanmu, agar dia 
dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk ke dalamnya. Karena menemukan 
yang seperti itu adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti. 
Bagimu sendiri, dan bagi dia. 
 
 
Lalu bis seperti apa yang kamu tunggu ???
 
 

 
 




__._,_.___ 
 . 
__,_._,___ 



-- 
"A Civilized, Professional, Modern Biker" 

TRiC - 077
HTML - 853
HORNET - 151
INSERT - 006
FSRJ 'ers
----------------------------------------
http://dickydewa.multiply.com 


       
____________________________________________________________________________________
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows. 
Yahoo! Answers - Check it out.
http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
--- We moderators work for free only for your convenience in our milis.
Help us and obey the rules or be gone!  ---
.
To post to this group, send email to [email protected]
To unsubscribe from this group, send email to [EMAIL PROTECTED]
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/forbas
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke