untuk  Inbikers  hati-hati  disamping  Grand  Indonesia  (sudirman  kearah  
monas) ada  got  terbuka  besar  dan  dalam. tadi  pagi sekitar  07.20  ada  
satu  motor  terjungkal  masup  ntu got
jalan  sudirman  pas  didepan gedung  SenaTopas  juga  got  terbuka  lebar, 
belakang  Univ  Atmajaya  got  juga  terbuka...
 
sekali  lagi  hati-hati
waspada  jangan  ngebut  tetapi Benjud
 
adwin  haris
YgSehari-HariLewatSudirman

--- On Wed, 2/4/09, ricky rizkiawan <[email protected]> wrote:

From: ricky rizkiawan <[email protected]>
Subject: [ForBas] Re: Jalanan Jakarta, Betul Betul Tidak Aman Untuk Ngebut !
To: [email protected], "inbike" <[email protected]>
Date: Wednesday, February 4, 2009, 9:00 PM








agree kang Bow,
 
kadang gw juga miris....ngeliat jalan udeh bagus...eh di gali lagi..( 
alesannya) ada proyek..pemasangan kabel..lah ato apalah.
 
emangnya, ngga dipikirin dari awal apa...tata kota nya ya..?
 
apa rata2 orang Indonesia, ber "mental Proyek" yah...?
 
ada Proyek..ada Uang, ngga ada Proyek..ngga dapet Uang.
 
akhirnya : akan muncul proyek-proyek lainnya.
 
yo wes...ati-ati wae lah...ning Djalan....





From: bowie <[email protected]>
To: forbas <[email protected]>; inbike <[email protected]>
Sent: Thursday, February 5, 2009 7:33:59 AM
Subject: [ForBas] Jalanan Jakarta, Betul Betul Tidak Aman Untuk Ngebut !


Oleh TARZAN-KOTA / sekulerliberal.wordpress.com 




Dalam Kondisi Tertentu , Jalan  60-80 Km/j Pun Tetap Tidak Aman 
Sebenarnya kecepatan 60-80 Km/jam merupakan kecepatan paling ideal baik dari 
segi keselamatan maupun kondisi mesin motor itu sendiri. Pertama karena pada 
dasarnya pada kecepatan tersebut antara kemampuan standar motor maupun reflek 
pengendara berada pada titik optimal, dimana mesin motor yang rata-rata 
menggunakan pendinginan udara mendapat cukup suply agar tidak mengalami over 
heat, disaat yang sama keadaan pengendara pada kecepatan tersebut umumnya 
berada pada titik ideal, baik dari segi konsentrasi maupun refleksnya. Tetapi 
untuk kondisi jalan raya jakarta saat ini hal tersebut masih kurang ideal !
Ranjau Darat Yang Menanti Untuk Meledak …
Lupakan skill berkendara anda yang sudah sering mendapatkan masukan melalu 
praktek maupun teori safety riding. Karena kondisi lalu lintas jakarta yang bak 
medan perang  kandahar afghanistan yang menyimpan berbagai bahaya laten bak 
ranjau darat. Berikut bahaya laten yang sulit dilihat bahakan oleh biker handal 
nan berpengalaman dengan kondisi prima sekalipun.
1.Lubang Jalanan : Terutama pada malam hari, meski pemda akhir akhir ini cukup 
rajin melakukan penambalan namun nampaknya lagu Rhoma Irama "Tutup lobang gali 
lobang " terus berlangsung. sebagai contoh, hari ini Mungkin lubang di jalur 
kiri sudah di tambal, jalur tengan ada lubang dan di jalur kanan tidak ada 
lobang, sehingga kita hari itu memilih jalur kanan tetapi bisa saja keesokan 
harinya justru lubang berada di jalur kanan, dan lubang di jalur tengah sudah 
ditambal. Artinya kita tidak bisa mengandalkan ingatan dimana posisi lubang, 
buka mata lebar lebar  !!!
(Solusi) : Pilih lah jalur tengah, karena umumnya jalur tengah paling  jarang 
mengalami kerusakan, tetapi jika ada, anda bisa berpindah jalur ke kanan-ke 
kiri tetapi jangan lupa melihat kaca spion
2.Di Seruduk Dari Belakang : Ini biasa nya terjadi setelah melewati lampu 
merah, umumnya di tengah gerombolan motor, pengendara yang didepan melihat 
adanya lubang, secara reflek ia mengerem, sayangnya pengendaa dibelakanya tidak 
siap mengerem dan tidak jarang ia akan menabrak pengendara didepanya ! 
(Solusi) : Bila anda di posisi ini, jika memungkinkan hindari lubang dengan 
cara memainkan counter steering ketibang mengerem mendadak, bila tidak sempat 
dan lubang tidak terlalu besar ya lindas saja.
3.Bongkahan Lintasan Busway : Biasanya banyak bus kota yang masuk-keluar dari 
jalur busway secara paksa dengan melintasi pembatas, akibatnya beton pembatas 
nya terlempar keluar, jangan kan ditabrak motor, mobil saja bisa patah 
suspensinya karena melindas pembatas beton seperti ini!
(Solusi) Meski melintasi jalur busway yang belum beroprasi diperbolehkan 
(seperti di semanggi dan MT Haryono) hendaknya saat melewatinya pilih lah 
bagian kanan, atau jika berseblahan dengan jalur busway pilih lajur tengah.
Penyebrang  Jalan Sembarangan : Sering terjadi di jalur non protokol, biasanya 
penyebrang  jalan seperti ini tidak peduli ada motor-mobil yang melintas apa 
tidak, mereka akan terus menyebrang sambil cengar-cengir  ketika di klakson 
mereka yang marah duluan  
(Solusi) Gunakan klakson ekstra, jika perlu pakai klakson alami (mulut)  Teriak 
kalau perlu, setidaknya kita bisa memperingatkan mereka, toh secara hukum kita 
berada di pihak yang benarAnak Kecil Nyetir Motor Melawan 
Arah ! : Ini sempat menjadi Isu saat Almarhum Adi Firansyah menjadi korban. 
Anak dibawah umur dibiarkan orang tuanya mengendarai motor tanpa helm, ke jalan 
umum (gang pun tetap merupakan jalan umum) bila sampe berurusan dengan mereka 
biasanya mereka yang akan dibela warga.
(Solusi) Ambil jalur tengah, disamping itu gunakan klakson secara aktif agar 
memberitahu posisi anda
Intinya : … Kita Harus Ekstra Hati Hati … !!!

-- 
IfYouTolerateThisYourChildrenWillBeNext
bowie






      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
--- We moderators work for free only for your convenience in our milis.
Help us and obey the rules or be gone!  ---
.
To post to this group, send email to [email protected]
To unsubscribe from this group, send email to 
[email protected]
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/forbas
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke