alat penghemat bensin ini berapa harganya plus dengan pemasangan,dan bisa didapat dimana ya bang haji
On 3/3/09, bowie <[email protected]> wrote: > *OTOMOTIFNET* - Panas siang ini (22/2) tidak menghalangi rasa penasaran para > *OTONETTERS* (sebutan untuk para member *Forum > OTOMOTIFNET.COM*<http://www.otomotifnet.com/otoforum/index.php>) > menjajal paket penghemat BBM dari Multi Niaga Solusindo (MNS). MNS ini > sendiri punya sebuah Bajaj Pulsar 200 yang diklaim mampu berjalan 250 > kilometer lebih hanya dengan satu liter bensin. Penasaran dengan hasil ini. > OTONETTERS berniat melakukan pengetesan. > > Berbekal dua buah sepeda motor, Honda Tiger tahun 2006 milik bro mahadiii > dan Suzuki Skywave tahun 2008 milik Imam anak bae. OTONETTERS melakukan > pengetesan ini. Namun pada pengetesan kali ini tidak semua alat penghemat > bahan bakar tadi dipasangkan. Honda Tiger 2006 milik mahadiii hanya > dipasangi lima jenis alat penghemat bahan bakar. > > Semua alat ini langsung dibawa dan dipasang oleh Hendry Martin, pemilik MNS. > Alat yang dipasang di Honda Tiger warna hitam ini ada Xado Anti Carbon > berupa pasta yang dimasukan keruang bakar untuk menghilangkan tumpukan > karbon di ruang bakar. Lalu ada Xado Turbo Nano Tech, berupa campuran oli > yang mampu membuat komponen di dalam motor makin licin dan ringan bekerja. > > Kemudian dipasang juga DC booster, penyetabil arus agar pengapian makin > besar dan mampu membakar sempurna. Ada juga Magic Jet, “Alat ini untuk > memperbanyak pasokan oksigen yang masuk ke dalam ruang bakar dan menghalau > CO2 serta partikel-partikel yang tidak diperlukan dalam pembakaran agar > tidak masuk keruang bakar,” jelas Martin. > > Dan terakhir adalah H20 Product. Seperti yang sudah banyak diuji coba. Alat > ini mengubah air menjadi gas H20 dengan mengaliri arus listrik ke dalam air. > Gas H20 ini menjadi suplemen dalam proses pembakaran. “Gas H2O ini membuat > pembakaran lebih sempurna dan hemat bakan bakar,” tambah Martin yang sarjana > teknik ini. > > > Sedang Suzuki Skywave milik Imam_anak_bae hanya menggunakan Xado Anti > Carbon, Xado Turbo Nano Tech, DC booster dan H20 product. Setelah itu > dilakukan pengetesan oleh para OTONETTERS. Berhubung sore tadi hujan, > apesnya enggak ada yang mau jadi tester. Untungnya Super63 dan Bintang > Pradipta rela berhujan-hujanan demi misi ini. > > Berangkat dari markas *OTOMOTIF GROUP* di Gedung Gramedia Majalah no.8A, > rute yang dilalu adalah menyusuri JL. Panjang ke arah selatan sampai > terminal Lebak Bulus lalu putar balik kembali lagi ke Gedung Gramedia > Majalah. Dengan kondisi jalanan yang padat merayap, Super 63 dan Bintang > Pradipta banyak buka tutup gas dan berakselerasi mendadak dengan keceptan > tak lebih dari 60km/jam. > > Totalnya perjalanan ini menempuh jarak 27,1 km. Dan hasilnya untuk Suzuki > Skywave yang dikendarai Super63 hanya menghabiskan 600 ml bensin. Artinya > satu liter bensinnya sanggup menempuh jarak sejauh 45,16 km. Angka yang > cukup signifikan untuk sebuah Suzuki Skaywave yang pada kondisi standarnya > hanya mampu berjalan kurang lebih 30km untuk satu liternya. > > “Sebenarnya bisa lebih irit lagi. Pada Skywave milik Imam H20 Product nya > menggunakan controller standar yang semburan gas H20nya mengikuti putaran > mesin. Kalau lebih sering jalan kurang dari 60 km/jam seharusnya pakai > controller khusus yang semburan gas H20nya lebih kuat sejak putaran rendah,” > aku Martin. > > Namun sayangnya untuk Honda Tiger milik Mahadiii mengalami trouble pada H20 > product yang di pakainya. Diawal-awal perjalanan, Bintang Pradipta meyakini > bensin pada botol infus sebanyak 500 ml sangat lambat berkurang. Namun > tiba-tiba Bintang kaget karena bensin ternyata tinggal sedikit dan pada > kilometer 22,4 Honda Tiger yang ditumpakinya kehabisan bensin. > > “Tau-tau jadi boros. Saat berhenti dan dilihat ternyata air dalam H20 > Product nya sudah kosong,” aku Bintang Pradipta. Dan setelah dicek ternyata > tabung H20 Product tersebut berlubang di bagian bawahnya. Sampai saat ini > belum diketahui apa penyebab rusaknya tabung H20 Product ini. > > “Kemungkinan karena terlalu panas. Karena prosedur pemasangannya salah. > Seharusnya arus listrik yang diambil untuk mengaliri air di dalam tabung > lewat soket sebelum kiprok. Tapi karena ada yang bermasalah maka arusnya > langsung diambil dari sepul magnet,” prediksi Martin > > -- > IfYouTolerateThisYourChildrenWillBeNext > bowie > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ --- We moderators work for free only for your convenience in our milis. Help us and obey the rules or be gone! --- . To post to this group, send email to [email protected] To unsubscribe from this group, send email to [email protected] For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/forbas -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
