Klo pidato presiden Obama ada ga ya?
 - V @ n e e R -
0855-9004182 



________________________________
Dari: [ andry ] <[email protected]>
Kepada: jokealabikers <[email protected]>; forbas 
<[email protected]>
Terkirim: Selasa, 3 Maret, 2009 13:52:38
Topik: [ForBas] Pidato Presiden Bush




---------- Forwarded message ----------
From: Tyo <[email protected]>
Date: 2009/3/3
Subject: [IListeners] Pidato Presiden Bush
To: [email protected]



Pidato Presiden Bush 
Kepada yang terhormat Direktur CIA, FBI, Direktur Bank Dunia, ADB, IMF, CEO 
Haliburton, Exxon Mobil, Freeport, Bangkir2 Internasional, dan semua yang telah 
membantu kami membiayai perang irak, Afganistan, serta menyebarluaskan 
kekuasaan Imperium global, Direktur media dan televisi CNN, ABC, NBC, yang 
telah membantu propaganda kita, kami ucapkan terima kasih.

Hari ini adalah hari yang sangat penting karena pada hari ini saya akan 
melaporkan keadaan Indonesia , negeri yang mayoritas penduduknya Islam, yang 
dulu kita takuti itu, sekarang sama sekali tak berdaya di hadapan kita. 
Pemimpin Indonesia ketika jaman Kenedy dulu sangat kita (USA) takuti, dengan 
Semboyannya Trisakti
1) Berdaulat Secara Politik,
2) Mandiri secara Ekonomi
3) Berkepribadian Kebangsaan & Berkebudayaan.
Semboyan itu sangat membakar semangat Rakyat Indonesia kala itu. Bahkan, 
apabila Trisakti itu diteruskan di Indonesia dan menyebar ke belahan dunia dan 
jika itu dijalankan, Wah.... kita yang menganut paham Kapitalis LiberaL AKAN 
GULUNG TIKAR DI DUNIA INI.

Ingat, lahan kita ada di 3 Benua, Asia , Afrika, Amerika Selatan (Latin), jadi 
jangan biarkan mereka bersatu. Tapi, kini, tak ada satupun yang perlu kita 
takutkan dari negeri itu. Laporan Intelejen mengatakan bahwa tak ada satupun 
bahaya potensial yang akan mengganggu kepentingan kita di Indonesia. Kita tidak 
perlu takut kepada angkatan bersenjata mereka, karena senjata yang mereka 
gunakan adalah kiriman dari negeri kita.

Lihatlah, ketika kita jatuhkan embargo senjata, tentara-tentara mereka seperti 
maung ompong….Ha ha ha ha (penonton tertawa). Yang lebih lucu lagi kemarin 
Presidennya sendiri yang memelas pada kita untuk menghentikan embargo itu. 
Hahaha (penonton tertawa)..kasihan- kasihan. Saat ini di Indonesia sesuai 
rencana kita yang dulu... Pemimpinnya bisa kita kemudikan...

Meski kita juga glontorkan US Dolar..., yang nggak masalah, hanya beberapa 
ratus juta US dolar saja, dengan modal sekecil itu, kita bisa keruk semua 
Sumber Daya Alam Utamanya dan Pasar yang empuk bagi produk-produk kita, lewat 
WTO operator kita. Hahahaha.... . Nota kita yang lewat IMF 
dipatuhi,hik..hik..hik (tertawa meledek). Naikan BBM dalam 1 tahun 2 kali, 
Impor Beras, Freeport di Timika berhasil, Exxon Mobil di Blok Cepu, beres. 
Hahahehe...

Tak perlu takut pada generasi mudanya, rupanya faham materialisme, budaya 
konsumtif, hedonisme, individualisme, yang kita ajarkan itu lewat iklan-iklan 
kita, tayangan-tanyangan televisi kita, film-film kita, propaganda-propaganda 
kita, sudah tertanam pada hati dan pikiran sebagian besar dari mereka. 
Jangankan mereka memikirkan negeri atau umatnya lebih-lebih agamanya, kini 
mereka hanya memikirkan kesenangan diri mereka sendiri.

Bayangkan saja, Negara semiskin itu penduduknya menempati urutan tertinggi 
dalam urusan berbelanja baju ke Singapura, mengalahkan Jepang , Australia, dan 
Cina sekalipun. Ha ha ha (penonton tertawa ).

Tak perlu takut tentang pelajar-pelajarnya, karena mahasiswa-mahasiswa 
terbaiknya selalu kita rekrut dan kita pekerjakan di perusahaan-perusahaan 
minyak atau tambang kita, dan kita menyuap mereka dengan gaji yang besarnya 
sama dengan loper koran di negeri kita, ha ha ha ha... ( penonton tertawa ).

Bayangkan, orang-orang terbaiknya sudah kita rekrut, hadirin. Tak perlu takut 
kepada pemimpin politik dan pejabatnya, karena sebagian besar dari mereka 
adalah orang yang gila jabatan dan sangat mudah untuk disuap. Demi untuk uang 
dan jabatan, mereka bisa kita minta untuk melakukan apa saja sesuai keinginan 
kita. Ha ha ha ha ha ( penonton tertawa ).

Tunggu, tunggu, ada kabar yang lebih menggembirakan lagi. Menurut laporan 
Intelejen yang saya terima, bahwa umat Islam di sana telah terkotak-kotak 
menjadi banyak kelompok dan golongan. Di sana banyak menjamur ormas-ormas yang 
berbasis golongan maupun kesukuan yang bergerak seperti milisi-milisi. 
Tiap-tiap kelompok menjatuhkan yang lain dan mengganggap kelompoknya yang lebih 
baik dari yang lain, ada bibit kebencian yang besar di antara mereka yang dapat 
kita manfaatkan. Sangat mudah bagi Intelejen kita yang berpengalaman untuk 
mengadu domba di antara mereka.

Oh ya, Indonesia juga sudah banyak yang lupa akan Pancasila. Apalagi mereka 
tidak gunakan Pancasila 1 Juni 1945. Generasi mudanyapun banyak yang nggak 
tahu, nggak hapal, apalagi roh Pancasila yang sebenarnya. Ya kita biarkan saja, 
hahaha... Lebih lebih, operasi inteljen kita telah masuk ke intelektual 
Indonesia untuk menggeser Pancasila dengan Idiologi lain, idiologi yang 
mengatasnamakan golongan atau mayoritas tertentu.

Pokoknya Inteljen kita terus bergerak dengan halus sehalus kain Sutra...he he 
he... Mereka intelektual tapi keblinger..Hikhikhi k.., Mereka tidak sadar jika 
mengganti idiologi selain Pancasila, sebetulnya akan lebih menguntungkan kita, 
Amerika, dan kita akan semakin obok-obok lagi. Mereka juga tidak sadar bahwa 
kita mesti akui, Pancasila adalah proses galian yang memang sudah ada dari 
nenek Moyangnya dalam kehidupan sosial masyarakat yang beradab yang kita mesti 
acungkan jempol, apalagi itu bisa satukan Indonesia yang beragam agama, beragam 
suku, beragam etnis budaya, beribu-ribu pulau...

Yang perlu kita perhatikan, di Indonesia Pemerintahan Nasionalis sudah tidak 
memegang. Yang komitment dengan Nasionalis, ditinggal sendirian. Ada yang sebut 
Nasionalis tapi hanya mencatut nama, cenderung pragmatis, ya nggak apa, yang 
model itu yang mesti kita pelihara, hehehe... Kita mesti Ingat, dan ingat 
betul, Indonesia akan menjadi kuat dan kuat bila Pemerintahan and Partai 
Politiknya dipegang oleh kaum Nasionalis yang notabene pasti akan menjaga dan 
mengamankan Pancasila habis-habisan. Intinya, bagaimana kita, negara Amerika, 
bisa mempengaruhi rakyatnya untuk mendukung kelompok atau partai yang berbasis 
golongan maupun sectarian agar kita mudah menyetirnya lagi.

Hehehemmm... . Utang mereka sudah sangat besar dan hampir mustahil bisa mereka 
bayar. 22% APBN mereka habis untuk membayar utang kepada kita, sehingga 
mengurangi anggaran pendidikan mereka, kesehatan mereka, dan pelayanan sosial 
mereka. Sehingga di negeri itu banyak penduduknya yang kelaparan, miskin, sakit 
dan tak mampu berobat, ini merupakan keuntungan bagi kita. Karena semakin lama 
jika kondisi tidak berubah, maka akan tercipta generasi yang lemah dari negeri 
itu. Yang tidak akan mampu melawan kita, seperti yang selama ini kita harapkan.

Kekayaan negeri mereka hampir semuanya kita kuasai, lebih dari 96 % ladang 
minyak mereka telah kita miliki, tambang batu-bara, tembaga, emas, yang 
beroperasi di negeri itu hampir semuanya adalah milik kita. Lebih dari itu, 
mimuman-minuman, makanan-makanan, buku-buku, walau banyak yang mengcopy, 
komputer-komputer, software-soffware mereka, walau banyak yang membajak, bahkan 
odol dan sabun yang mereka gunakan adalah produksi perusahaan2 kita…ha ha ha 
(penonton tertawa).

Indonesia merupakan ladang dollar kita yang harus tetap kita pertahankan 
bagaimanapun caranya. 200 juta lebih penduduk negeri itu merupakan konsumen 
bagi produk-produk perusahaan kita. Singkat kata, Indonesia telah kalah dari 
kita, baik dari segi ekonomi, militer, politik, budaya, teknologi, dan 
lain-lain dan lain-lain.

Untuk menjaga agar kondisi ini tetap berlangsung, maka saya sarankan agar lebih 
mengefektifkan promosi budaya konsumtif dan hedonisme kepada mereka. Kepada 
agen-agen CIA, agar memecah belah umat Islamnya, tebarkan kecurigaan dan fitnah 
di antara mereka, biar mereka terus berkelahi dan tidak punya waktu untuk 
melawan imperialisme kita, terus rekrut generasi muda terbaiknya agar bekerja 
untuk perusahaan-perusaha an kita, sehingga tidak akan banyak gerakan yang 
menentang kita.

Sebelum mengakhiri pidato ini, saya ucapkan terima kasih atas kerjasama yang 
luar biasa ini, kepada seluruh pihak yang telah ikut serta membantu usaha kita, 
perusahaan-perusaha an multinasional, televisi dan media massa, Bank Dunia, 
IMF, CGI, Negara-Negara sekutu, Economic Hit Man, Mafia Berkeley, dan yang 
terhormat pejabat korup Indonesia . Dan lain-lain, dan lain-lain.

Sekian dan terima kasih. President USA George W. Bush 
Regards


Sulistiyo
www.belanjaelektronik.com
indonesia's electronics online shop

Tak usah emosi, tak usah debat kusir, tapi tolong bercermin diri... Ini bukan 
pidato Bush asli, tapi penulisnya sungguh2 jempolan dalam berolah kata... salut 
juga... hehehe!




__._,_.___
Messages in this topic (8) Reply (via web post) | Start a new topic 
Messages | Files | Photos | Links | Polls | Members | Calendar 
MARKETPLACE

________________________________
>From kitchen basics to easy recipes - join the Group from Kraft Foods 
 
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe 
Recent ActivityVisit Your Group 
Yahoo! News
Odd News
You won't believe
it, but it's true
Group Charity
City Year
Young people who
change the world
Cat Fanatics
on Yahoo! Groups
Find people who are
crazy about cats.
. 

__,_._,___


-- 
Communication & Admin Media JDDC
----------------------------------------------
http://www.jddc-online.co.cc/
http://www.jalanraya.net/
http://www.andryberlianto.co.cc/
----------------------------------------------



      Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari 
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
--- We moderators work for free only for your convenience in our milis.
Help us and obey the rules or be gone!  ---
.
To post to this group, send email to [email protected]
To unsubscribe from this group, send email to 
[email protected]
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/forbas
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke