Semoga cerita ini menjadi renungan untuk diri kita..
^_^ Ikhtiar..Istighfar..Istiqomah ^_^
.:: http://saeppudin.blogspot.com ::.
----- Original Message -----
From: wiwien
To: Yuyun Haryani ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
dessy ; Bambang ; ARIEF ; AMIEN ; accounting
Sent: Saturday, September 30, 2006 2:26 PM
Subject: Fw: "Kerja itu cuma selingan, Untuk menunggu waktu shalat..."
----- Original Message -----
From: Hickarry
To: [EMAIL PROTECTED] ; Kamto ; Miko Nasution ; adhi pujiyanto ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; tya s.a
Sent: Tuesday, September 26, 2006 3:50 PM
Subject: Fw: "Kerja itu cuma selingan, Untuk menunggu waktu shalat..."
----- Original Message -----
From: tita cantik
To: Bang Heri ; edelweiss ; Hickarry ; Sari afin ; ryan-sistek ; Mpok lia
; kang yadi ; Henky ; farah ; devi ; bon2 ; b'evie
Sent: Tuesday, September 26, 2006 6:26 AM
Subject: Fw: "Kerja itu cuma selingan, Untuk menunggu waktu shalat..."
-------Original Message-------
From: Ahmad Rustandi
Date: 09/26/06 15:40:10
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Erdjun
Hadimustika; arzaflan; ER Haryanto; Hidayat; Rizali Noor; Sjahrial Saanin;
Tita; Yana Mulyana
Subject: "Kerja itu cuma selingan, Untuk menunggu waktu shalat..."
Cerita sore.........
Semoga bermanfaat.
"Kerja itu cuma selingan, Untuk menunggu waktu shalat..."
Ketika Pak Heru, atasan saya, memerintahkan untuk mencari klien yang
bergerak di bidang interior, seketika pikiran saya sampai kepada Pak
Azis.
Meskipun hati masih meraba-raba, apa mungkin Pak Azis mampu membuat
kios
internet, dalam bentuk serupa dengan anjungan tunai mandiri dan dari
kayu
pula, dengan segera saya menuju ke bengkel workshop Pak Azis.
Setelah beberapa kali keliru masuk jalan, akhirnya saya menemukan
bengkel
Pak Azis, yang kini ternyata sudah didampingi sebuah masjid. Pak
Azispun
tampak awet muda, sama seperti dulu, hanya pakaiannya yang sedikit
berubah. Kali ini dia selalu memakai kopiah putih. Rautnya cerah,
fresh,
memancarkan kesan tenang dan lebih santai. Beungeut wudhu-an ( wajah
sering
wudhu), kata orang sunda. Selalu bercahaya..
Hidayah Allah ternyata telah sampai sejak lama, jauh sebelum Pak
Azis
berkecimpung dalam berbagai dinamika kegiatan Islam. Hidayah itu
bermula
dari peristiwa angin puting-beliung, yang tiba-tiba menyapu seluruh
atap
bengkel workshop-nya, pada suatu malam kira-kira
lima tahun silam. "Atap rumah saya tertiup angin sampai tak tersisa
satupun. Terbuka semua." cerita Pak Azis."Padahal nggak ada hujan,
nggak
ada tanda-tanda bakal ada angin besar. Angin berpusar itupun cuma
sebentar
saja."
Batin Pak Azis bergolak setelah peristiwa itu.. Walau uang dan
pekerjaan
masih terus mengalir kepadanya, Pak Azis tetap merasa gelisah, stres
&
selalu tidak tenang. "Seperti orang patah hati, Ndra. Makan tidak
enak,
tidur juga susah."cerita Pak Azis lagi.
Lama-kelamaan Pak Azis menjadi tidak betah tinggal di rumah dan
stres.
Padahal, sebelum kejadian angin puting-beliung yang anehnya hanya
mengenai
bengkel workshop merangkap rumahnya saja, Pak Azis merasa hidupnya
sudah
sempurna. Dari desainer grafis hingga jadi arsitek. Dengan
keserbabisaannya
itu, pak Azis merasa puas dan bangga, karena punya penghasilan
tinggi. Tapi
setelah peristiwa angin puting-beliung itu, pak Azis kembali
bangkrut,
beliau bertanya dalam hati : "apa sih yang kurang" apa salahku " ?
Akhirnya pak Azis menekuni ibadah secara mendalam "Seperti musafir
atau
walisongo, saya mendatangi masjid-masjid di malam hari.. Semua masjid
besar
dan beberapa masjid di pelosok Bandung ini, sudah pernah saya
inapi."
Setahun lebih cara tersebut ia jalani, sampai kemudian akhirnya saya
bisa
tidur normal, bisa menikmati pekerjaan dan keseharian seperti
sediakala.
"Bahkan lebih tenang dan santai daripada sebelumnya."
"Lebih tenang ? Memang Pak Azis dapet hikmah apa dari tidur di
masjid itu
?"
"Di masjid itu 'kan tidak sekedar tidur, Ndra. Kalau ada shalat
malam, kita
dibangunkan, lalu pergi wudhu dan tahajjud. Karena terbiasa,
tahajjud juga
jadi terasa enak.
Malah nggak enak kalau tidak shalat malam, dan shalat-shalat wajib
yang
lima itu jadi kurang enaknya, kalau saya lalaikan. Begitu, Ndra."
"Sekarang tidak pernah terlambat atau bolong shalat-nya, Pak Azis ?"
"Alhamdulillah. Sekarang ini saya menganggap bhw yg utama itu adalah
shalat. Jadi, saya dan temen-temen menganggap kerja itu cuma sekedar
selingan aja."
"Selingan ?"
"Ya, selingan yang berguna. Untuk menunggu kewajiban shalat, Ndra."
Untuk beberapa lama saya terdiam, sampai kemudian adzan ashar
mengalun
jelas dari masjid samping rumah Pak Azis. Pak Azis mengajak saya
untuk
segera pergi mengambil air wudhu, dan saya lihat para pekerjanyapun
sudah
pada pergi ke samping rumah, menuju masjid. Bengkel workshop itu
menjadi
lengang seketika. Sambil memandang seluruh ruangan bengkel, sambil
berjalan
menuju masjid di samping workshop, terus terngiang-ngiang di benak
saya :
"Kerja itu cuma selingan, Ndra. Untuk menunggu waktu shalat..."
Sepulangnya dari tempat workshop, sambil memandang sibuknya lalu
lintas di
jalan raya, saya merenungi apa yang tadi dikatakan oleh Pak Azis.
Sungguh
trenyuh saya, bahwa setelah perenungan itu, saya merasa sebagai
orang yang
sering berlaku sebaliknya. Ya, saya lebih sering menganggap shalat
sebagai
waktu rehat, cuma selingan, malah saya cenderung lebih mementingkan
pekerjaan kantor. Padahal
sholat yang akan bantu kita nantinya...(sungguh saya orang yang
merugi..)
Kadang-kadang waktu shalat dilalaikan sebab pekerjaan belum selesai,
atau
rapat dengan klien
dirasakan tanggung untuk diakhiri.
Itulah penyebab dari kegersangan hidup saya selama ini. Saya lebih
semangat
dan habis-habisan berjuang meraih dunia, daripada mempersiapkan
bekal
terbaik untuk kehidupan kekal di akhirat nanti.
padahal dunia ini akan saya tinggalkan..juga ..........kenapa saya
begitu
bodoh..
Saya lupa, bahwa shalat adalah yang utama.
Mulai saat itu saya berjanji untuk mulai shalat di awal waktu..
Kalau Anda tidak mengirimkan email ini ke temen Anda..ya ga papa sih.
Cuma
kalo dikirim mungkin ada gunanya bagi mereka gitu loh.
[Non-text portions of this message have been removed]
Kunjungilah www.swaramuslim.net untuk mengetahui berita-berita serta
artikel-artikel terbaru tentang Islam
Untuk subscribe ke milis sabili kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
Untuk unsubscribe dari milis sabili kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sabili/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/sabili/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.407 / Virus Database: 268.13.0/464 - Release Date: 05/10/2006