Bu Yanti,
  Nasib forign workers bangsa apapun di negara manapun apalagi yang lower 
skilled  ya seperti itu. Dibenci dan sekaligus dilecehkan Anda tentu 
merasakannya sendiri sebagai orang Indonesia ketika sedang di 
Singapura,Malaysia,Saudi Arabia dan Hongkong. Jadi bukan monopoli Singapura 
saja untuk membenci TKI dari Indonesia. Yang ideal dan  harus ditiru adalah 
bagaimana Israel mengirim "TKI berotak" keseluruh dunia khususnya ke negara2 
Barat yang maju dan kemudian "menguasai pemikiran dunia!" .Tentu gampang untuk 
diomongkan dan untuk Indonesia rasanya "nyaris mustahil" untuk dilaksanakan! 
Setuju untuk bahan perenungan khususnya bagi mereka yang pada posisi elite yang 
sedang berkuasa. Salam  Tjuk Kasturi Sukiadi

[EMAIL PROTECTED] wrote:
          QUOTING The Economist’s news article entitled Wandering Workers in 
January
2007, Asia Economic Institute (AEI) in its recent analysis (2/27/2007)
confirms that even in such a modern country like Singapore "over half of
the population opposes more foreign workers."

This is quite alarming for the many lower skilled migrant workers like
from the Philippines and more dangerously from Indonesia, as Singapore
prefers “foreign talent” than these hard working maids.

Singapore is not exactly yet a safe place to work for Indonesian migrant
workers.

Read this article at our blog :
http://ecosocrights.blogspot.com/

Regards
Yanti



Kirim email ke