sebenarnya kita2 ini(read=sebagian perempuan berkarir) juga mengerti arah pertanyaan tersebut tujuan nya 'mungkin' untuk kepentingan perusahaan juga.. hanya saja kata2 nya mungkin juga harusnya gak gitu ya.. (tapi apa ya?).
Betul pertanyaan tersebut muncul dari pihak interviewer laki2 juga ibu2 yang sudah 'rada berumur'...jadi njawab nya juga rada risih.. 'ini pertanyaan ngeledek ato cuman pengen tau aja ya'..pengalaman2 interview seperti itu ternyata juga di alami oleh temen2 yang lain... kebetulan interview pekerjaannya untuk tingkat manajerial level menengah atas. gemes juga ya kalo harus di hadap kan dengan pertanyaan sperti itu. kecuali seperti apa kata pak goen, perusahaan memang harus berpikir dua kali untuk memberikan pekerjaan kepada mereka yang berencana/sudah menikah lalu wondering suami2/pacar2 nya menunggu di parkiran saat pasangan mereka masih kerja. thanks for sharing ya cheers casa ----- Original Message ---- From: goenardjoadi <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Tuesday, March 6, 2007 10:47:38 AM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: KTP --- termasuk 'kenapa belum menikah' pertanyaan itu untuk rekonfirm, apakah memang benar belum menikah? karena beberapa perusahaan membutuhkan karyawan front office yang belum menikah, dengan alasan bisa tugas entertain customer, pulang lembur, dll. kalau jawabnya akan segera menikah, pasti masuknya ke bagian back office, masak entertain customer, ditungguin suami di parkiran? salam, GG
