Sebaiknya kita dorong agar kerajaan bbm didorong untuk Dismomasi. Ada beberapa alasan perlunya hal itu Dilakukan. pertama, rakyat akan merasa teraniaya oleh suatu Kekuasaan yang yang tak bedanya dengan otoritarianisme Militer seperti jaman orde baru. kedua, akan meningkatkan kepercayaan terhadap Kerajaan bbm, yang makin diminati masyarakat luas. ketiga, terlihat jelas tiadanya selaras antara Perkataan dan perbuatan dalam menyampaikan perlunya Kebebasan berpendapat, yang seakan hanya merupakan Tebar pesona dan nyatanya tak bisa menerima.ini Seperti jaman otoriter militer di masa orde baru yang Penguasanya sering mengatakan sangat diperlukannya Kebebasan berpendapat yang diembel-embeli kebebasan Yang bertanggungjawab yang di masa itu 'bertanggung Jawab" berarti tidak boleh menyentil kekuasaan. jadi maju terus kerajaan bbm. Masyarakat luas dan Solidaritas media pasti di belakang anda. Merdeka!!!
--- budi satria <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Karena itu saya sangat heran-seherannya, aparatur > pemerintahan negara ini yang tidak beres pimpinannya > atau para pembantunya? > Peribahasa yang cocok untuk orang seperti model > Sofyan-Aburizal-Yusril-HamidAw-Kalla adalah "buruk > muka cermin dibelah". Mereka seolah tidak paham > hakikat demokrasi, tidak menjiwai makna kebebasan > berpendapat, dan lebih menyedihkan lagi mereka para > pejabat dan pimpinan nasional tidak intropeksi apa > yang telah mereka lakukan demi negara sebagai > imbalan atas gaji dan fasilitas serta kepercayaan > masyarakat terhadap mereka, sunggugh menyedihkan > kelakuan pimpinan nasional seperti ini. > > Sejak awal; bravo Republik BBM! > Saatnya presiden dan pembantunya bercermin atas > "dandanan" mereka yang tidak elok. > > fight corruption > fight stupidity cause high school fee > ibud
