Kenapa sih keluarga Cendana ini masih saja mau mengeruk kekayaan negara dengan 
menyalah gunakan rekening pemerintah. Apakah SBY sebagai presiden tidak mampu 
bertindak dengan tegas karena ini menyangkut nama negara. Kalau langsung ke 
rekening Tommy, barangkali BNP nggak mau transfer, tapi kalau ke rekening 
negara dengan commitment antara pemerintah RI dan BNP, BNP bersedia uang di 
transfer. Ini namanya gerakan tipu bagaikan permainan sepak bola. Tolooooong 
BPK waspada dengan trik2 Tommy yang dari kecil sudah punya akal licik  dan dari 
keluarga Cendana dialah yang paling banyak membawa uang masuk jadi keluarga 
pasti mau bayar berapa saja untuk menarik uang dari BNP. Please...please.. be 
alert, ini adalah trik Tommy dengan pemerintah dan dilakukan oleh kedua menteri 
bersangkutan dan saya pasti atas rekomendasi dari kedua menteri ini uang 
akhirnya bisa di transfer asal ke rekening pemerintah. Ini namanya blunder 
terbesar dalam negara yang sah. Pak SBY silahkan memberi perintah
 untuk menindak para pelaku korupsi gaya baru ini. Maaf kalau saya salah.
   
  Salam 
  BS

Imron <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Lucu juga memang mengamati kora mentar Pak Hamid. Seolah2 masyarakat 
itu 
nggak paham apa yang terjadi dalam tubuh birokrasi. Dimana2 juga tahu, bahwa 
rekening milik negara tidak bisa digunakan sembarangan, apalagi cuma buat 
titip uang lewat. Uangnya milik Tommy lagi. Penggunaan rekeining miliki 
negara pertanggungjawabannya tidak [alh sesimpel itu.

Untuk itu, saya meminta dengan sangat kepada BPK untuk melakukan audit 
kepada rekening milik Dephukham, karena peruntukannya ternyata tidak tepat.

Semenjak Pak Hamid menjadi menteri Hukum, saya tidak merasakan lagi tajamnya 
kritikan beliau thd pelaksanaan hukum di Indonesia. Dia seolah menjadi orang 
yang buta thd pelaksanaan hukum di negeri ini. Idealismenya telah hilang 
sama sekali. Dia bukan lagi Hamid Awaludin yang sudah saya kenal lama.

Ayo BPK, lakukan pemeriksaan atas rekening Pak Hamid ini.

Salam 

[Non-text portions of this message have been removed]



         

 
---------------------------------
Want to start your own business? Learn how on Yahoo! Small Business.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke