Kayaknya emang tidak ada jalan keluarnya Pak Bambang, soalnya memang penyakit
ini sangat diinginkan oleh mungkin 90% Orang Indonesia, mulai dari yang kecil
seperti saya saat ini, sedang korupsi waktu kerja dengan baca milis FPK, sampai
dengan yang besar seperti Pejabat yang menyalahgunakan jabatannya.
Yang memancing adanya korupsi itu menurut saya tidak ada ujungnya jika
ditelusuri, seperti situasi saling membutuhkan saja, satu pihak membutuhkan
bantuan dan satunya membutuhkan bantuan, dan terjadilah kerjasama ilegal saling
menguntungkan.
Jadi sebenarnya selama manusia itu ada, saya rasa sulit buat menghilangkan
korupsi Pak. Gimana bisa hilang kalau ada yang menginginkan dan ada yang
mengijinkan?
Salam
Cahyadi
Bambang Soetedjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Sepertinya kita selalu bengak bengok mengenai berantas korupsi,
ternyata yang melakukan korupsi tenang2 saja malahan ada parade Ferari segala.
Jadi koruptor adalah pengidap penyakit menahun korupsi bagaikan sakit yang
tidak ada obatnya kecuali revolusi kali ya!!!
Salam
BS