Sungguh tragis dan saya ikut prihatin dengan musibah yang saling susul menyusul
menghantam negara kita.
Baru saja di forum ini kita membicarkan tentang pemeliharaan; penjagaan
pesawat dan juga teknisi-teknisi yang bekerja secara transparan dan tidak mudah
disuap. Yang bisa menyatakan dengan tegas bahwa, pesawat tidak layak terbang
karena suatu hal yang akan mengakibatkan kefatalan jika pesawat tersebut tetap
diterbangkan.
Saya rasa bukan karena harga tiket yang mahal maka kita akan mendapatkan
jaminan keselamatan dalam penerbangan, tetapi sekali lagi bagaimana perawatan
dan pengecek-an pesawat-pesawat itu sendiri.
Semoga Garuda akan segera menemukan sebab-sebab terjadinya kecelakaan
tersebut.
Dan semoga keluarga para korban akan mendapatkan ketabahan dalam menghadapi
musibah ini.
Salam,
Yuli
Ronal Baharuddin Hutagaol <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pesawat jenis Boeing 737-400 milik Garuda
terbakar dan meledak di Bandar Udara Adisucipto, Yogyakarta, Rabu (7/3)
sekitar pukul 07.14 WIB. Badan pesawat terbelah memanjang dari bagian kabin
pilot hingga ke ekor pesawat. Sementara salah satu sayap pesawat pecah dan
terbelah dengan posisi turbo pesawat terlepas.
Pesawat dengan nomor penerbangan GA-200 ini lepas landas dari Bandara
Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, pukul 06.00 WIB. Menurut
informasi sementara yang diperoleh Menteri Perhubungan Hatta Rajasa kepada
Metro TV dari 133 penumpang, 76 sudah berhasil dievakuasi.(BEY)
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Be a PS3 game guru.
Get your game face on with the latest PS3 news and previews at Yahoo! Games.
[Non-text portions of this message have been removed]