Salam,
RCTI dalam  wawancara dan berita jam 13.30 WIB dengan pengamat 
penerbangan  capt. DUDI SUDIBJO menyebutkan:
1) Kecelakaan A-300 GIA di Medan(Pancur Ratu) tahun 1997.
   Menurut saya tidak disebabkan kesalahan cpt.GA tetapi ATC yang 
memberi    arahan/panduan yang salah.
2) Kecelakaan B-737-300 yang mendarat di Bengawan Solo, memang 
kesalahan capt.karena masuk awan sangat aktif dan engine tidak dapat 
di re start.
Menurut capt. Sudibjo sudah merupakan record yang baik apalagi lihat 
ad 1.
Sedangkan GA-200 hari ini 7 Maret 2007, tentu saja baru men-duga2  
saja tetapi  pasti hard landing lagi disebabkan  mungkin karena wind 
sheer tetapi juga ada instrumen yang kurang sempurna.Dan a.l. juga 
pesawat sudah melebihi runway.
Kalau kata Sultan Hamengkubowono karena r/w terlalu pendek saya kira 
kurang tetapi sudah diperhitungkan terlebih dulu.
Saya sarankan kepada TV atau media lain yang membaca posting ini, 
dalam mencari komentar profesional yang ekspert adalah capt.M.SYAFEI
dengan lebih dari 30 000 jam terbang dan hampir semua type pesawat 
yang pernah terbang di Indonesia dan yang paling utama ialah CLEAN 
RECORD setah 40  tahun terbang.Email address: [EMAIL PROTECTED]
Wsalam,
Wal Suparmo
--- In [email protected], "rzain" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Maaf, yang meninggal jam 06.30 mertua Dien Syamsuddin karena sakit 
> lambung yang diderita sejak lama, beliau tidak tau kalau mantunya 
ke 
> Yojo.
> 
> rzain
> 
> 
> 

Kirim email ke